Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘sdit al ikhlas 86 bekasi’

“Ayo kak.. ayo kak… lurus.. lurus.. ” teriak saya waktu menyemangati Alifa yang ikut lomba renang.Sudah kayak tukang parkir..hehehehe… soalnya pas gaya punggung, dia tidak bisa melihat garis pembatas, jadi kadang suka mepet gitu ke garis pembatas.Alifa yang minggu lalu, ikutan lomba renang 4 gaya untuk tingkat Sekolah Dasar sekecamatan Bekasi Selatan.Lomba renang ini buat Alifa yang pertama kali dan mungkin juga yang terakhir untuk tingkat SD, karena kelas 6 sudah tidak diperbolehkan lagi ikutan lomba yang sama tahun depan.

Begitu sampai di lokasi, ” Mah, aku deg-degan nih” kata Alifa kepada saya, saya juga sebenarnya deg-degan, tapi saya berusaha tenang dan memberikan pandangan ke Alifa, kalau lomba ini, anggap saja seperti kamu balapan sama adik kamu pas renang sama-sama, ngga usah terlalu dibawa beban.Lomba itu pasti ada yang menang dan ada yang kalah, jadi ngga masalah, apalagi kamu ngga ikut club renang seperti peserta yang lain, atau punya kolam renang sendiri, les renang juga hanya seminggu sekali dengan guru olah raga sekolahnya.Jadi saya tidak terlalu mengharapkan dapat juara, tapi ya kalau pas Alifa bertanding.. tetap dong saya berdoa biar Alifa menang.Menang ya Alhamdulilah.. kalah ya ngga papa, it’s no problem at all.

Perwakilan dari sekolah SDIT Al Ikhlas 86, Bekasi Selatan untuk Olimpiade Olahraga ini hanya diwakilkan dua anak, yaitu Alifa kelas 5 dan Azria kelas 3.Untuk 4 gaya yang dipertandingkan, menurut guru Olah raganya, Pak Dira, calon pesertanya terbatas, kalau bisa 3 gaya, kami banyak calonnya, begitu ungkap pak Dira.

siap-siap lomba renang dulu ya..

Teman Alifa, si Azria karena kalah di awal lomba yaitu gaya bebas, dia sudah ngambek, ngga mau ikutan lagi, padahal sudah dibujuk-bujuk, yang dihitung itu detiknya nanti diakumulasi, jadi ngga papa, ini buat latihan dan biar tahu berapa menit, pokoknya harus sampe finish ya.. bla bla.. itu yang saya tangkap beberapa kalimat penyemangat dari guru dan orang tua Azria, tapi saya kebayang deh, namanya anak kelas 3 SD, anak saya aja masih suka ngambek, nangis yang bontot itu, jadi pas lomba saat itu, dan kalah di awal, anak- anak udah down duluan,  ada yang seperti itu, mereka maunya selalu menang, padahal kan yang penting ikutan buat pengalaman, dan ini juga menjadi salah satu bagian dari mendidik anak-anak agar mereka sportif, tidak curang,jujur, bisa menerima kekalahan dan kesedihan, tidak selalu kita mendapatkan apa yang kita inginkan.

Saatnya pengumuman pemenang.. eng ing eng…..sambil berdoa dalam hati, semoga Alifa menang dan bisa menyumbangkan medali buat tambahan koleksi sekolahnya. Juara disebutkan mulai dari juara 3 putri.. pemenangnya adalah: ALIFA dari sekolah Al Ikhlas…..horeeeeee.. horeeeee… alhamdulilah ya nak.. good job, I am so proud of you.

Juara lomba renang, yang juara 1, udah body perenang banget, kulitnya aja udah mencerminkan sekali anak itu, setiap hari kena panas matahari

Banner lomba renang di kolam renang Jaka Permai Bekasi

 

Iklan

Read Full Post »

Tak ada orang tua yang menginginkan keburukan untuk anak-anaknya, walaupun sering tanpa sengaja malah berakibat buruk terhadap mereka.

Tak ada orang tua yang menginginkan kegagalan untuk anaknya, walaupun cara mendidik kita sebagai orang tua malah bisa memicu sang buah hati mengalami kegagalan.

Menjadi orang tua jaman sekarang, sudah bukan saatnya harus otoriter, karena tindak tanduk kita menjadi panutan anak-anak untuk mengambil keputusan.

Beruntung kita sebagai orang tua jaman sekarang,banyak informasi yang tersebar di mana-mana, asal kita mau mengambilnya.Buku-buku parenting banyak dijual di toko buku.Jangan pelit berinvestasi ilmu dengan membeli buku-buku semacam itu.

Sebagai ibu bekerja, saya amat berharap bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak-anak, tetapi kenyataannya, pulang kerja, seringnya sudah lelah, dan kita harus memotivasi diri sendiri, untuk terus kuatkan niat demi tujuan agar bisa lebih dekat dengan anak-anak.

Jangan sampai tau-tau anak-anak sudah besar, dan belum banyak waktu kebersamaan yang kita lalui.

Dalam soal pelajaran sekolah, terus terang, saya tidak bisa maksimal untuk menemani mereka belajar, bisa membujuk si bontot untuk membereskan buku sekolahnya saja, itu sudah perjuangan besar, apalagi disuruh membaca pelajaran, waahhh… saya harus teriak-teriak dulu baru didengar, hehehe.

Saya tidak terlalu menargetkan anak-anak harus bagus semua nilai pelajarannya, karena sadar diri, saya orang tuanya aja, boro-boro bisa semua pelajaran, guru saja juga megang hanya 1 atau 2 bidang mata pelajaran kan? masa’ anak-anak harus dipaksa untuk bisa/bagus nilainya di semua bidang.

Alhamdulilah, di sekolah anak-anak, setiap tahun diadakan kegiatan lomba-lomba seperti calistung, tahfiz, story telling, MC, dll.Dan Alhamdulilah baru tahun ini, kedua anak saya bisa diikutkan sebagai calon peserta lomba.

Alifa ikutan pembinaan untuk lomba tahfiz, dia harus hapal jus 30, yang surat-surat pendek, sedangkan adiknya Dammar terpilih untuk ikutan lomba Calistung.

Saya tidak mengharuskan mereka menang, tetapi lebih mementingkan prosesnya untuk ikut lomba tersebut, bagaimana anak-anak harus belajar lebih giat dari temannya, dan bagaimana menyiapkan mental untuk menjadi sportif, dan kalau menang, itu bonus.

Dalam acara menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharam yang lalu, Alifa berkesempatan ikut lomba pidato, dan alhamdulilah dia menang juara 1, semoga makin rajin, tidak sombong, rajin sholatnya, taat sama ortu, sehat, bahagia di dunia dan akherat.

Calon pemimpin bangsa

menikmati masa kanak-kanak

menikmati masa kanak-kanak

 

Calon pemimpin bangsa

Calon pemimpin bangsa

 

calon pemimpin

calon pemimpin

Read Full Post »

Ekskul

Kalau saya ingat-ingat, jaman saya SD, kegiatan ekskul itu cuma ada Pramuka, dan acara persami atau kemping di Ragunan adalah acara yang paling spektakuler..hehehe…saya ingat waktu dulu, naik truk hujan-hujanan pakai baju pramuka, berangkat ke Ragunan, kemping satu malam dan senangnya minta ampun. Jaman sekarang ekskul itu sudah beragam macam pilihan yang bisa kita ambil, contohnya saja di sekolah Alifa sekarang, SDIT Al Ikhlas 86, Bekasi, ada kegiatan ekskul yang harus diambil oleh siswa sebanyak dua ekskul ( wajib). Alifa saya pilihkan untuk ikut ekskul melukis di hari Sabtu pagi, dan untuk Karate di hari kamis sore.

Kasihan juga sebenarnya, takut kecapean, karena selain ekskul di sekolah, Alifa juga ikut belajar Iqra di TPA di Mesjid Jannatul Firdaus di dekat rumah, Alhamdulilah sudah sampai Iqra 3, dan mulai setelah lebaran ini,Dammar juga saya minta ikutan belajar, buat persiapan dia masuk SD, biar sudah mengenal dan bisa baca huruf Arab.

Jaman saya kecil dulu, memang susah juga disuruh istirahat siang, senangnya kalau pulang sekolah pasti main sama teman sebaya, saya punya tetangga banyak juga dan kita main sampai sore, saling berkunjung ke rumah masing-masing lalu pulang sore hari menjelang Magrib, kadang masih lanjut lagi mainnya setelah Sholat Magrib, tergantung ada PR atau ngga.

Di lingkungan tempat tinggal kami sekarang, agak jarang anak-anak sebaya yang main ke rumah atau main di taman, karena mungkin jadwal sekolahnya yang mulai padat, atau ekskul yang banyak, seperti les bahasa Inggris, les Kumon, les musik, dan lain-lain.

Semakin banyak kompetisi, dan anak-anakpun harus siap untuk menghadapi masa depan mereka, “Didiklah anak-anakmu sesuai jamannya” , soooo.. semoga saja anak-anak bisa siap dan menjadi orang yang bermanfaat bagi dirinya, keluarganya dan juga masyarakat luas. Sebagai orang tua, kitapun harus terus belajar untuk bisa menjadi orang tua idaman.

Read Full Post »

Mulai tanggal 16 Juli 2012, adalah awal masuk pertama untuk tahun ajaran baru.Alifa mulai sekolah di Sekolah SDIT Al ikhlas 86, yang berlokasi di Jl.Nakula C6, Bekasi Selatan. Alasan saya memilih sekolah tersebut, saya ingin menyekolahkan anak saya di sekolah yang pelajaran agamanya bisa lebih banyak dari SD Negeri yang hanya satu minggu satu kali,maklum deh Emak Bapaknya ngga bisa ngajarin ngaji dan sholat secara intensif, jadi kalau sekolahnya yang umum, takutnya nanti pas SMP dia malah belum bisa baca Al Quran dan belum bisa sholat sendiri, menyedihkan bukan?

Alasan kedua, adalah lokasi yang tidak terlalu jauh, bisa dijangkau dengan bersepeda apabila tidak bisa diantar pakai kendaraan oleh kami orang tuanya, alasan ketiga, adalah uang pangkal sebesar Rp.8,5 juta, dan masih terjangkau. Ada beberapa pilihan SDIT di dekat rumah, seperti Al Azhar di Jaka Permai, ada Darussalam di Pekayon, tapi biayanya agak-agak tinggi menurut saya, Al Azhar bisa sampai 20 jutaan, sedangkan Darussalam bisa 15 jutaan, padahal dua tahun lagi, Dammar juga akan masuk SD, it means, saya harus menyediakan uang diatas 30 juta dalam dua tahun ini? hmmm.. kok ya ga worthed2 amat gitu ya? ini masih SD lho, belum SMP, belum SMA dan masih jauh buat persiapan kuliah.

Perpindahan dari TK ke SD, yang cukup significan menurut saya adalah buku pelajaran, dalam sehari, mata pelajaran ada 4 macam, dan masing-masing pelajaran ada buku cetak, buku tulis dan buku LKS, belum lagi bawa bekal makanan dan minumannya. Jadi, di hari Senin, tanggal 23 Juli, sudah mulai efektif belajar, dan bawa buku pelajaran lengkap, begitu pulang sampai rumah, tasnya jebol, hehehe….kasian banget sih ya, mana anaknya imut, trus bawa buku berat-berat, kelasnya di lantai dua, lumayan juga tuh, beban di punggungnya.

Hari ini, bapaknya antar Alifa dan ketemu dengan salah seorang guru piket, sempat bilang,”kok buku anak kelas satu banyak amat dan berat-berat, jadi kasian bawa tasnya kalau keberatan gitu”, dan jawaban pak Guru, ” iya memang begitu pak, biasanya orang tuanya yang bawain tasnya ke kelas di atas, dan begitu juga pada waktu pulang, tasnya dibawain lagi sama orang tuanya. Nah lho, iya kalau di antar atau dijemput tiap hari,kalau misalnya pulang sendiri dan jalan kaki, gimana coba? hadeeuuuuh…..tabahkan hatimu ya nak? memang menuntut ilmu itu banyak pengorbanannya, tapi semoga mama dan bapak ngga salah pilih sekolah ya?

 

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travelling books and travelogue. Write travel articles for media. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family travelling with kids/babies.

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

RedDoorz

Your Traveling Buddy

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination