Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘penerjemah’

kartu anggota HPI

kartu anggota HPI

Sebenarnya modal kartu anggota HPI, buat saya adalah modal untuk memotivasi diri agar bisa menjadi penerjemah sungguhan.Diharapkan dalam 2 tahun kedepan, saya sudah bisa bekerja sebagai penerjemah.

Banyak PR yang harus saya lakukan, diantaranya:

1.Mengulang kembali pelajaran grammar, kalau perlu kursus grammar lagi sama pak Evand Halim yang terkenal itu

2.Membaca dan mendengarkan pidato dalam bahasa Inggris atau sebaliknya lalu dicoba terjemahkan

3.Latihan bicara setiap hari, kalau perlu direkam, gunakan intonasi yang tepat agar enak didengar

4.Latihan bicara dengan logat bahasa asli, pronunciation harus jelas

5.Banyak membaca artikel dalam bahasa Inggris, lalu dicari artinya

6.Mendengarkan berita dalam bahasa Inggris di TV, agar uptodate terhadap kata-kata baru

Masih banyak persiapan yang harus dilakukan untuk bisa dan pd terjun langsung ke lapangan.

Semoga bisa terlaksana

 

Read Full Post »

lowogan sbg penerjemah

lowongan penerjemah

Sepertinya saya sudah mulai berada lagi di titik jenuh dalam pekerjaan yang saya jalani sekarang ini.Apalagi dengan kemacetan luar biasa saat pergi dan pulang dari kantor.Sebagai emak-emak yang masih punya anak SD, rasanya kepingin banget bisa lebih punya waktu dan tenaga untuk bisa dekat dengan anak-anak.Saya ingin bisa meluangkan waktu untuk membantu mereka belajar kalau malam hari, bukan sisa tenaga setelah lelah di perjalanan pulang kantor.
Biasanya emosi tinggi, apabila kita sudah merasa lelah, bawaannya pingin rebahan sebentar, sudah umur diatas 40 nih, rasanya pinggang gampang banget encoknya..hehehe.

Ide untuk mencoba menjadi profesi penerjemah datang ketika saya sedang ngobrol dengan tetangga yang kebetulan kantornya dekat dengan kantor saya, jadi saya sering nebeng beliau.Tetangga saya cerita, ada temannya yang buka usaha translation, dan sekarang juga masih kursus di Atmadjaya.Waaah.. seru juga ya kayaknya bisa jadi penerjemah, apalagi di kantor saya, yang saya tahu untuk mencari penerjemah kadang agak sulit, kadang tidak sesuai jadwalnya, harga yang kemahalan, atau tidak bisa untuk long term period.

Mempunyai profesi sebagai penerjemah, bisa saya lakukan di rumah tanpa harus pergi setiap pagi ke kantor, bermacet-macetan, atau buru-buru meninggalkan anak yang kadang masih tertidur pulas.

Saya kontak ke pusat belajar bahasa di Universitas Atmadjaya, dan kebetulan sekali, kursus dimulai minggu depan ( saat itu bulan Mei), saya langsung daftar dan bayar uang kursusnya melalui transfer.
Pokoknya semangat banget deh….dan ngga terasa, 8 kali pertemuan, sudah selesai.Instrukturnya, yaitu Bu Rita, sudah pengalaman, dan baik sekali beliau mau berbagi tips-tips untuk persiapan menjadi penerjemah.Di sela-sela kursus, beliau sering bercerita saat beliau bekerja dan bertemu dengan bapak/ibu Menteri atau pernah juga saat Konferensi Asia Afrika beberapa waktu yang lalu.

Saat kursus, kami diberikan latihan untuk bisa menerjemahkan langsung, dan catatan dari beliau, kita tidak harus setia terhadap kata-kata, lain masalahnya apabila kita menerjemahkan ke dalam bentuk tulisan, maka kata-kata memang amat diperhatikan.Sedangkan untuk Interpreter konsekutif, ataupun simultan, kata-kata pembicara, kita masukan ke dalam otak kita, lalu kita keluarkan lagi dalam satu kalimat yang mudah dimengerti dan disimpulkan, bukan menerjemahkan satu kata per kata.

pedoman-bagi-penerjemah-rochayah-machali-3-728

PR buat saya dari ibu Rita, saya harus belajar grammar lagi, banyak baca buku atau menonton film dalam bahasa Inggris, latihan untuk menerjemahkan setiap hari, bisa lihat dari youtube, lalu kita terjemahkan, bisa kita rekam sendiri ocehan kita, lalu kita dengarkan kembali, dan kita bisa tahu intonasi, dan kecepatan kita dalam menerjemahkan.

harus beli nih

harus beli nih

Sebagai penerjemah, tugas kita adalah menerjemahkan, dan jangan sekali-kali kita ambil bagian dan ikut campur apabila kita memang mengetahui topik yang sedang dibahas, karena sekali lagi, fungsi kita, dihire sebagai petugas alih bahasa,bukan sebagai peserta seminar atau diskusi.
Karena saya pernah dengar dan dapat masukan dari ibu Rita, ada beberapa teman penerjemah beliau, yang senang tampil, dan membuat si klien agak terganggu.
Dan, ini kejadian nyata, ada penerjemah yang sampai pada tahap, “not recommended” by kantor saya, karena ya itu tadi, sering sok akrab dan ikut campur selama meeting dengan klien/konsultan.
interpreter

Dalam bekerja, kita juga harus menyesuaikan dengan klien kita, karena pernah waktu itu, ibu Rita diminta menjadi penerjemah untuk aktivis perempuan, dan jangan sampai kita memakai baju yang heboh, sedangkan si para aktivis memakai lipstikpun tidak.Berusahalah menempatkan diri bukan sebagai center of attention, tetapi adalah orang kedua setelah pembicara.Sebagus apapun hasil terjemahan kita, tetap saja, pembicaranya yang lebih hebat.

Di session terakhir, kami berlatih untuk menggunakan alat simultan, karena ini baru pertama kali buat saya, padahal ini cuma latihan, tetap saja, perut saya mules, dan mulut sepertinya susah banget diajak kompromi, suara apa kabarnya??? “suaaaraaaa dengarkanlah aku..”, disaat waktu giliran saya menerjemahkan, otak saya langsung blank, suara ngga keluar, dan ngga bisa konek antara isi otak dan ucapan.. aaahhhhhgg..
Bu Rita sih ngasih semangat, kata beliau,” jangankan kamu yang belum pernah, sayapun tiap mau bekerja, selalu ada rasa deg-degan dan there’s butterfly on my tummy.
contoh alat simultan

Setiap orang, berbeda-beda tingkat kecepatannya dalam belajar, ada yang ngga sampai setahun udah bisa jadi penerjemah, ada yang sampai 3 tahun, pokoknya yakin saja, bakat itu nomor kesekian, yang utama adalah mau belajar dan berlatih.

Ayoo ah semangat-semangat….sampai kapanpun kita tidak akan berhenti untuk selalu belajar, dan bidang penerjemah justru dituntut untuk terus belajar agar kita bisa menambah perbendaharaan kata-kata yang kita tidak tahu dan kata-kata yang baru diadaptasi.

Ini beberapa link penerjemah yang saya dapat dari milis Bahtera, bisa dibaca-baca sebagai bahan belajar.

https://femmys.wordpress.com/terjemahanku/cara-menjadi-penerjemah/

http://dinabegum.com/2013/06/27/order-terjemahan/

https://nursalam.wordpress.com/2011/07/05/jangan-takut-jadi-penerjemah/

http://www.rinurbad.com/proofreader/

http://adeindarta.com/2010/08/26/mengelola-portofolio-klien/comment-page-1/

http://ivan.lanin.org/

http://lamfaro.com/2014/12/01/wordfast-classic-untuk-menerjemahkan-novel/

http://mradhi.com/pendapatan-300-juta-setahun-dari-menerjemahkan-saja/

Happy translating!

Note: gambar diambil dari berbagai sumber di internet

Read Full Post »

Dream or Wish? itu sama ngga sih? intinya sih sama kayaknya ya, yaitu sesuatu keinginan atau mimpi yang ingin diwujudkan.

Dengan adanya mimpi/keinginan justru akan membuat hidup kita jadi lebih terarah dan lebih fokus untuk bisa menggapai mimpi tersebut.
Cuma sering kali, mimpi tinggal mimpi, karena tidak ada keseriusan dan ketegaran,keuletan untuk bisa mencapainya dan sering kali halangan-halangan akan membuat demotivasi seseorang mencapai mimpi-mimpinya.

Setiap saat wish kita itu berubah, menurut pengalaman saya lho ya, berubah karena tiap tahun akan ada keinginan atau ide baru yang muncul, tetapi sering juga wish tersebut ngga berubah karena masih belum tercapai karena setiap tahun berjalan tetapi masih tetap pada wish yang sama alias masih jalan di tempat.

Untuk wish saya yang masih belum berubah setiap tahunnya yaitu, “RESIGN” , saya akan resign 3 tahun lagi,berarti tahun 2018, kalau bisa lebih cepat ya lebih baik.

Dream saya yang lain yaitu:

1.Kursus menjadi Penerjemah Bahasa Inggris, Insya Allah tahun ini dimulai, di Univ.Atmajaya katanya ada
2.Bikin kontrakan lagi 10 pintu,di Bintara, Insya Allah paling lambat tahun depan, 2016 dimulai
3.Bikin taman bacaan di tanah kontrakan,Bintara
4.Bikin sekolah PAUD gratis/murah di tanah kontrakan, Bintara
5.Umroh sekeluarga,Insya Allah kalau bisa 2017
6.Bikin rumah baru buat orang tua

Untuk mimpi-mimpi tersebut, tentunya butuh modal yang tidak sedikit, dan step by step saya akan coba memulai langkah awal dari yang mudah dan terjangkau terlebih dahulu.
Diantara langkah awal yaitu, saya mau cari orang yang bisa menggambar untuk keperluan bangunan taman bacaan dan rumah kontrakan beserta taman di tengah-tengahnya, juga perhitungan RAB untuk keperluan rencana tersebut.

Semua dimulai dari satu langkah, dan semua dimulai dengan niat, semoga saya bisa masih diberikan kesempatan untuk bisa berguna bagi orang banyak.

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

blog belalang cerewet

berbagi inspirasi, menguatkan harapan

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

RedDoorz Blog

Blog Traveling dan Tips

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Personal Blog - Jejak Mata, Rasa dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination