Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘orang tua’

Anak-anak jaman sekarang, sepertinya sudah menganggap orang tua seperti layaknya seorang teman, tanpa malu dan ragu, anak-anak bisa leluasa berbicara, berdebat bahkan mengomel kepada orang tuanya, ataupun gurunya.

Beberapa kali saya mengalaminya, dan pernah juga saya menjadi saksi di saat ada kegiatan sekolah, anak-anak akan berangkat camping, lalu ada salah satu guru yang ingin bergabung di mobil truk, tapi oleh anak-anak ditolak, ” Bapak jangan di sini dong, pindah aja, di sini udah penuh nih, sempit, bla bla bla” si pak guru hanya senyum dan tetap ikut di truk tersebut. Saat itu saya yang menyaksikan langsung bagaimana anak-anak bisa sangat cueknya mengusir gurunya, dan saat itu juga saya langsung tegur anak saya, bahwa tindakan tersebut tidak sopan dan menyakiti perasaan guru tersebut. Walaupun yang berteriak ke guru tersebut bukan hanya anak saya, tetapi sebagai orang tua, ya saya harus menegur anak saya terlebih dahulu. Anak saya langsung pasang muka cemberut, ngga suka ditegur oleh saya.

Memang sih anak-anak sekarang lebih kritis, cerdas dan mampu mengungkapkan ide-ide mereka secara langsung tanpa malu-malu, yang kadang cenderung tidak sopan kalau menurut saya. Apabila hal ini terjadi dengan saya, di saat saya menyuruh anak saya melakukan sesuatu dan dia protes, bicara yang tidak sopan, tentunya saya langsung protes,” yang sopan ya bicara sama orang tua” , dan seketika, anak saya akan langsung sadar kalau itu tidak baik.

Mendidik anak-anak agar bisa mempunyai budi pekerti yang baik, sopan, suka menolong tentunya tidak mudah, harus diulang berkali-kali, jangan merasa bosan dan patah semangat.Kita juga harus berdoa kepada yang maha pencipta,agar bisa mempunyai ilmu, kekuatan dan kesabaran juga kelembutan hati untuk bisa menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak kita.

Minggu lalu, kami pergi menginap ke puncak, di hotel Seruni,Cisarua, dan sekarang setelah sekian tahun tidak menginap di sana, ternyata sudah bertambah fasilitas untuk bermain anak-anak.Ada kolam renang baru dengan perosotan, dan flying fox di atas pasir, lebih seru dan menyenangkan.Ada satu kejadian yang membuat saya bangga terhadap anak saya yang bontot, di saat ayah saya yang sekarang usianya tentu sudah tidak muda lagi, sudah hampir 73 tahun, ayah saya berjalan menuruni tangga untuk menuju kolam renang di seruni 1, sedangkan kami menginap di seruni 3, lokasinya lumayan jauh bila berjalan kaki. Ketika ayah saya berjalan di belakang saya, tiba-tiba Dammar yang berjalan di depan, menghampiri ayah saya, dan langsung mengambil bawaan plastik yang berisi baju ganti ayah saya dan menggandeng tangan ayah saya.

Tanpa bicara sepatahpun, dengan tindak tanduk yang sangat membanggakan saya sebagai orang tua tentunya dengan perhatian anak saya kepada datuknya. Saya langsung memberikan pujian kepada anak saya, ” waah adek pintar ya, baik banget sama datuknya”.

Alhamdulilah semoga anak-anak saya mempunyai perhatian dan concern terhadap orang yang lebih tua, orang yang membutuhkan bantuan dan juga terhadap lingkungan sekitarnya.

 

 

 

Read Full Post »

Setiap pulang kerja, sampai rumah udah kecapean.Abis mandi, makan malam, sholat lalu ngantuk.Ngobrol sama anak dan suami juga sedikit banget, kadang jadi sedihnya gini, nanya ke anak cuma ga jauh dari soal beresin buku udah belum, mandi udah belum, sholat udah belum… nah itu tiga poin utama pertanyaan begitu saya sampai di rumah.

Padahal kadang pingin ngobrol panjang lebar soal kegiatan anak-anak seharian, mengenai teman-teman sekolahnya, gurunya, pelajarannya, dan lain lain.Tetapi ya gitu deh, niat tinggal niat, karena badan udah pegal gara-gara macet di jalan, kepala udah puyeng karena lama di mobil.

Jadi saya mau cerita soal anak saya yang paling kecil nih, walaupun laki-laki tapi dia lebih cerewet dari kakaknya, lebih suka protes dan lebih kritis. Minggu lalu, dia tidak mau sikat gigi sebelum tidur, dan itu sudah dua hari berturut-turut, padahal saya sudah siapkan sikat gigi beserta odolnya di kamar mandi, dia tinggal sikat aja, srekk sreeek.. gitu kan? tapi ya itu, walaupun udah janji mau rajin sikat gigi, tapi sering dilanggar sama dia.Saya marah dong, dan saya pura-pura mau kirim sms ke wali kelasnya, tapi dia ngga terima, dan malah mau buang samsung tablet ke tempat sampah.Waaah.. tau sendiri dong, makin marahlah saya, saya makin teriakin dia dan bilang, ngga boleh nonton tv dan ngga boleh liat komputer lagi.

Sambil nangis dia bilang..” huuuuuuhuuuu.. kalau ada lomba mamah tergalak sedunia.. huuuhuuu mamah pasti menang,huuuuu….

Suami sambil senyum-senyum melirik saya, dalam hati sih saya ngebatin, nih anak ada-ada aja…hahahhaa.. tapi saya ngga mau kalah sebagai orang tua saya jawab,” bagus dong kalau menang.. kan mamah bisa dapat hadiah, siapa tau dapat mobil atau rumah”…. eh dia lanjutin nangisnya…”huuuhuuu.. mentang-mentang jadi orang tua, bisanya marahin anak melulu,,,,huuu huuuu” sambil masih nangis gitu.

Saya putuskan ngga mau dilanjutin, saya langsung merem siap-siap tidur, dan ada rasa feeling guilty  dalam hati, setelah dia bilang kok jadi orang tua bisanya cuma marah-marah doang.. jleb banget ngga tuh?, kok ya,….. yang ada di pikiran anak saya, jadi orang tua itu bisanya cuma ngomel-ngomel aja…hiiksss.. sedih kan ya?

Esok paginya, begitu bangun tidur, saat saya masih belum mandi, anak bontot saya bangun, trus kucek mata, dia bilang, ” Mah.. maafin aku ya semalam,”….wiiiih.. so sweet ya.. langsung deh saya cium pipinya yang empuk itu, dan saya juga bilang sambil peluk dia,” mamah juga minta maaf ya dek.. mamah marah kan pasti ada sebabnya dan tujuannya baik buat adek” sambil masih mengantuk, dia mengangguk-angguk. Senangnya hatiku….. ternyata dia juga feeling guilty kayaknya.

ooh my boy….

My Boy

My Boy

dammar-1

Read Full Post »

Kenalilah Orang Tuamu

Baru selesai telpon ke rumah orang tua, dan bicara denga Ibu saya, disela-sela obrolan, tiba-tiba selalu ada sesuatu hal yang membuat saya kesal, entah itu dari cara bicara yang ketus, atau juga pikiran negatif yang diungkapkan beliau. Dan setelah tutup telpon, dalam batin saya bergejolak, kenapa ya ibu saya itu sering membuat saya kurang sabar menghadapi omongannya, dan saya langsung teringat, bagaimana ya nanti hubungan saya dengan anak perempuan saya, apakah anak saya bisa mengerti saya, apakah dia bisa sayang terus terhadap saya, apakah dia bisa memaklumi saya sebagai ibunya yang telah melahirkannya? sungguh, saya menyesal dan harus lebih sering bersabar menghadapi orang tua saya, mereka pun manusia biasa, ada kekurangan dan kesalahan, tetapi janganlah kita fokus terhadap kekurangan dan kesalahan mereka, tetapi fokuslah pada kebaikannya.

Maafkan saya Ma’ dan Ayah, kalau selama ini saya kurang perhatian dan kurang banyak membantu, ingin sekali membahagiakan mereka, ingin sekali menghajikan mereka, ya Allah, berikanlah mereka kesehatan, tambahkanlah iman mereka, sayangilah mereka dan apabila Engkau panggil, panggilah dengan husnul khotimah, Aamiiin….Ya Rabb…

Terharu baca postingan pak Jamil di blognya, tentang Kenali Orang Tuamu, sempat berlinang bila mengingat bahwa saya masih punya orang tua, masih diberi kesempatan untuk berbakti terhadap mereka, jadi manfaatkanlah waktu yang ada, apalagi mereka sekarang sudah tua tetapi masih saja direpotkan untuk urusan cucu-cucu dan kebutuhan anak-anaknya.

Kenali Orang Tuamu

By jamilazzaini ⋅ August 25, 2011 ⋅ Post a comment
 

Banyak orang yang tinggal di Jakarta tetapi belum pernah ke Monas. Banyak orang yang tinggal di Bogor tetapi belum pernah ke Kebun Raya. Banyak pula orang yang tinggal satu rumah dengan orang tuanya tetapi dia tidak mengenal baik siapa orang tuanya. Karenanya, agar suasana “sungkeman” saat Hari Raya nanti lebih bermakna, kenalilah dengan baik siapa orang tua Anda.

Setiap orang memiliki kelemahan, termasuk orang tua kita, namun fokuslah selalu pada kebaikannya. Ibaratnya jika baju putih bagian sakunya ternoda tinta hitam, maka jangan hanya memperhatikan noda hitamnya. Bukankah bagian lain yang berwarna putih jauh lebih banyak? Jadi, walaupun orang tua kita memiliki kekurangan namun fokuslah pada kebaikan-kebaikannya.

Mari kita mulai menyelami kebaikan-kebaikan dari ayah kita. Bayangkanlah wajahnya. Dia adalah sosok lelaki yang rela berjuang bermandi keringat demi kehidupan keluarga agar lebih bermartabat.

Sesekali ia jatuh sakit karena lelah mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk menafkahi anak dan istrinya. Suatu waktu ia juga pernah meminjam uang demi kelangsungan hidupmu. Ia harus banting tulang untuk menyekolahkanmu. Ia pernah menanggung malu karena ulahmu. Ia terus menjagamu dan merawatmu walau kadang kau menyakiti dengan kata-kata dan tindakanmu.

Sekarang bayangkanlah perjuangan ibumu. Berbulan-bulan, ia membawamu di dalam perutnya kemanapun ia pergi. Ia bertaruh nyawa ketika melahirkanmu. Tatkala orang lain terlelap, ia rela bangun malam menyusui dan mengganti popokmu. Manusia mana yang bersedia merawatmu hingga berbulan-bulan tanpa pernah mengeluh kecuali ibumu?

Saat kau berulah dan menangis, ia dengan sabar merayumu, menggendongmu dan juga mengusap rambutmu. Ketika kau sakit tak berdaya, dengan setia dia menemanimu, menjagamu dan merawatmu. Ia rela kehilangan waktu berharganya demi mendampingimu.

Kini kedua orangtuamu telah renta atau bahkan beberapa dari kita sudah tak memilikinya. Bagi Anda yang sudah ditinggalkan orang tua doakanlah mereka selalu. Bagi mereka yang beruntung masih memilikinya, sekaranglah saat yang tepat untuk membahagiakan mereka walau dengan cara yang sangat sederhana.

Ayo kenalilah orang tuamu dengan mengingat semua kebaikannya. Saat Hari Raya nanti haturkan sungkem dengan penuh kedalaman cinta. Ucapkanlah terima kasih dan permohonan maaf karena sampai kapanpun kita tak akan mampu membalas kebaikannya…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

BBC | Blog Belalang Cerewet

semua dicatat agar awet

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination