Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘emak2blogger’

MENGENANG ALMARHUMAH MAMA DIEN

Pasangan serasi, Alm.Bapak Shindu dan Alm.Mama Dien

Pasangan serasi, Alm.Bapak Shindu dan Alm.Mama Dien

Sebagai istri dari suami yang berprofesi ABRI,tentunya dituntut juga untuk ikut berperan mendukung kegiatan suami,dalam berorganisasi maupun dalam kegiatan para istri-istri ABRI.
Mama Dien selain aktif dalam kegiatan organisasi, beliau juga senang memasak, pintar merias diri dan amat memperhatikan penampilan agar tampil baik di muka umum.

Karena kepribadian beliau yang aktif, luwes dan dengan bentuk badan yang proporsional, Mama Dien pernah ditunjuk menjadi komandan upacara untuk 4 Angkatan ( AU,AL,AD dan Polisi) serta 12 Organisasi Persatuan Istri pada saat Bapak Mertua ditugaskan di Medan pada tahun 1964.

Foto Mama Dien saat menjadi komandan upacara

Mama Dien saat memimpin upacara

Mama Dien saat memimpin upacara

Mama Dien  dengan seragam ( nomor 3 dari kiri)

Mama Dien dengan seragam ( nomor 3 dari kiri)

Selain pernah menjadi komandan upacara, beliau juga sering diminta untuk menjadi instruktur bagi para istri-istri ABRI lainnya dalam hal merias dan merawat diri.Beliau memang pernah membuka usaha salon wanita di rumah, anak-anaknya sering dijadikan proyek percobaan untuk praktek beliau.

Saat memberikan pengarahan cara membuat sanggul

Saat memberikan pengarahan cara membuat sanggul

Sebagai menantu perempuan satu-satunya, tentunya saya juga berkeinginan mempunyai hubungan yang dekat dengan ibu dari suami tercinta.
Membayangkan anak laki-laki saya yang dari kecil sudah hidup bersama saya, saya asuh,saya didik dan begitu menikah, anak saya malah melupakan ibunya…hikss hiksss.. (ketok ketok meja 3 x), jangan sampai ya…Nah saya ngga mau seperti itu, oleh karena itulah, saya tidak ingin menjauhkan suami saya dari ibunya.Begitu menikah, saya tetap tinggal di rumah mama mertua.Ada beberapa teman yang bertanya, ” gimana tinggal satu rumah sama mertua, atau gimana di mertua indah, enak ngga?” alhamdulilah ya, saya mah fine-fine aja tuh, tidak pernah sekalipun kami cekcok.Sebagai pendatang baru di rumah tersebut, saya juga mikirlah, ngga mungkin saya mau ngatur-ngatur kondisi rumah yang sudah dari dulunya begitu, sok mau mengatur makanan, atau bertindak tidak sopan atau menyinggung perasaan beliau dan lain-lainnya, nanti dibilang menantu kurang ajar lagi…hehehe.

Walau bagaimanapun, seenak-enaknya tinggal di rumah mertua indah, tentunya saya ingin juga mandiri, untuk bisa mengurus rumah tangga sendiri.Setelah melahirkan anak pertama,saya pindah dari rumah mertua dan mencoba belajar menjadi ibu dan istri yang baik.

Saya ngga pernah lho membayangkan nantinya tuh mertua saya seperti apa, atau mertua saya orang apa, tetapi pada saat saya pertama kali mendengar suara mama Dien di telpon ( saat itu saya telpon ke rumah untuk mencari anaknya, mas Eko ( yang sekarang sudah menjadi suami saya) dan kebetulan mama Dien yang angkat telponnya).
Saat itu kami belum pernah bertemu, tetapi saya sudah mempunyai kesan yang nyaman dengan suara mama yang lembut, sopan dan perhatian.

Di dalam keluarga saya, sosok mama Dien adalah sosok perempuan yang tangguh, dilahirkan dari keluarga sederhana dengan 12 bersaudara, semasa remaja beliau menumpang di rumah kakaknya yang kebetulan sudah menikah lebih dahulu.Setelah Mama Dien menikah,gantian adiknya yang belum menikah yang ikut mama Dien.
Dalam berbagai acara kumpul-kumpul, Mama Dien selalu jadi “Center of Attention”, beliau selalu menampilkan kesempurnaan.Beliau akan menjamu tamu-tamu dengan masakan beliau yang terkenal lezat, rumah yang rapi dan penampilan yang anggun.

Kebayangkan gimana jadi menantunya, saya orangnya agak-agak tomboy, malas dandan, sebelum menikah belum pernah masak kecuali masak air dan masak mie instan.Kalau di posisi saya, dapat mertua seperti mama Dien adalah anugrah tetapi di posisi mertua, jangan-jangan, dapat menantu seperti saya malah musibah…hahahahaa.( Semoga ngga lah ya Mah?….)

Pernah waktu saya masih baru beberapa hari menikah, saya diajak ikut ke pesta pernikahan salah satu kerabat, dan karena saya biasa memakai celana panjang dan atasan saja, ya.. saya pakai itu saja dong.
Ketika saya keluar kamar, saya bertemu Mama Dien di ruang tamu, dan Mama langsung mengajak saya ke kamarnya, beliau mengeluarkan beberapa koleksi baju-baju, sambil memberi saran kepada saya”Dis, menurut mama, kamu itu lebih pantas pakai baju-baju seperti ini dan apalagi sekarang sudah menjadi istri,…. lebih baik kalau ke acara resmi, pakai rok ya, jangan pakai celana panjang” kata beliau.

Dan karena saya ingin menyenangkan hati beliau, saya nurut-nurut saja, lalu baju terusan warna coklat muda yang menjadi pilihan saya.Dalam hati sih saya membatin, ” iih ini kan, bukan gue banget, bukan selera gue nih”, tapi apa daya, demi menyenangkan hati mama mertua.
Memang udah takdir ya, saya harus rela dipinjami baju mama, ternyata bajunya seukuran dengan saya, padahal body saya, body belum punya anak, sedangkan mama mertua, sudah punya cucu 4 orang saat itu ( sekarang sudah menyusul dua cucu lagi dari saya).
Tapi bajunya seukuran, sodara-sodara sekalian?? kebayang kan mama mertua pintar banget jaga badan walaupun sudah menjadi nenek-nenek.

Alhamdulilah, ternyata satu kali dikasih pinjam baju, eh malah jadi keterusan pakai rok panjang.Apabila ke acara resmi, saya memang lebih nyaman pakai rok panjang, lebih kelihatan aura perempuannya gitu jeng…

Setuju ngga kalau saya bilang, di acara perkawinan itu, adalah ajang para tamu untuk pamer, para suami akan pamer, ini lho istri saya, dan khususnya saya sebagai menantu, saya juga kasihan kalau sampai terdengar, “itu menantunya mbak Dien ya?, kok cuek begitu penampilannya”. Jadi lebih baik saya menyenangkan hati mertua dan bikin bangga beliau karena ngga malu-maluin, itu termasuk pahala,bukan?. Jadi beliau bisa dengan percaya diri memperkenalkan ke teman-teman atau kerabat, ” ini lho, menantu saya”.

Ada lagi sisi positif lain dari Mama Dien, walaupun beliau punya uang cukup,dan sering diajak jalan-jalan ke luar negeri oleh teman-temannya, beliau sering menolak dengan alasan, uangnya untuk tabungan anak dan cucu-cucu, sayang kalau dihamburkan untuk foya-foya.Kata beliau,”Saya sudah cukup puas waktu dulu masih ada bapak, saya sudah pernah pergi ke Amerika, Australia, Jepang, Arab, China dll, jadi sekarang lebih baik ada simpanan dipergunakan sebaik-baiknya”.
Beliau amat perhatian terhadap keluarga, anak-anak, cucu-cuku, adik, kakak, keponakan dan juga para tetangga sekitar rumah beliau.Di saat pohon mangga di halaman berbuah, tetangga pasti kebagian, di saat pohon rambutan berbuah, tetangga juga ngga ketinggalan ikut menikmatinya.

mama Dien bersama saya dan keluarga mas Gugun

mama Dien bersama saya dan keluarga mas Gugun


Mama Dien bersama saya, Alifa, Lucky dan kakak perempuan Lucky

Mama Dien bersama saya, Alifa, Lucky dan kakak perempuan Lucky

Terima Kasih ya Allah, Engkau telah mempertemukan kami,……

Mama Dien, terima kasih sudah melahirkan putra yang amat sayang terhadap keluarga, dan terima kasih sudah merestui anakmu untuk menjadi Bapak dari anak-anak saya.Di saat laki-laki lain masih mikir-mikir untuk serius mau menikahi saya, sedangkan anakmu bersedia tanpa ragu-ragu untuk mengikat janji menjadi sepasang suami istri.

Tak kan pernah cukup ungkapan terima kasih kami kepadamu atas segala kebaikan, perhatian dan contoh bagaimana menjadi ibu yang baik dan eyang putri yang begitu dicintai oleh cucu-cucu.

Almarhumah Mama Dien bersama ke enam cucu

Almarhumah Mama Dien bersama ke enam cucu

Tulisan ini dibuat untuk ikut meramaikan event KEB ( Kumpulan Emak2 Blogger) yaitu menyambut hari Kartini dengan tema tentang Mama Mertua.Posting serentak dari anggota emak-emak blogger, dimulai dari tanggal 19 April 2015 – 21 April 2015.

#K3BKartinian posting serentak Hari Kartini

#K3BKartinian posting serentak Hari Kartini

Read Full Post »

Hari ini,27 Oktober katanya hari blogger nasional ya? ya ampun, kok saya baru tahu ya? hehehehe… kemana aja kemarin-kemarin?

Sebenarnya sih, saya tidak terlalu mempersoalkan ada hari blogger atau tidak, tetapi saya amat berterima kasih buat internet yang mempermudah orang untuk menulis, bukan menulis coret-coretan di kertas, lalu akan hilang karena lupa naroh.Dengan adanya blog, membuat setiap orang yang berkeinginan menuliskan apapun dalam pikirannya dapat menjadikan blog sebagai catatan harian, sebagai tempat berbagi kepada siapapun yang membaca tulisan tersebut dan malah menjadi sumber penghasilan.

Sebenarnya sih, tulisan saya di blog sudah dimulai dari beberapa tahun yang lalu di Multiply,isinya kebanyakan foto-foto anak pertama saya, video-video anak saya, dan kumpulan resep-resep.Sejak multiply mengharuskan penggunanya membayar dan dikhususkan untuk tempat berjualan, otomatis blog saya di multiply tertutup, tidak bisa diakses lagi.Saya tidak sempat memindahkan isi blog ke blog baru saya di WordPress ( masih di blog gratisan..hehee)

Bergabung dengan Komunitas Emak-emak Blogger, semakin membuka mata saya, ternyata menulis itu selain bisa mengurangi stress, menjadi tempat curhat, juga bisa menjadi ajang melatih kemampuan menulis.Di KEB juga saya pertama kali mengikuti kegiatan kopdar dan langsung berpartisipasi ikutan acara Fashion Show.Padahal sebelumnya ngga pernah ikutan acara kopdar, waktu daftar untuk acara Fashion Show tahun lalu pada acara ulang tahun KEB yang pertama, saya agak-agak kurang PEDE sih, tapi ya sok di PEDE PEDE in aja.
Dalam acara tersebut, semuanya dikelola oleh para pengurus, mereka bersedia dengan rela dan ikhlas mengorbankan waktunya demi terselenggaranya acara tersebut, tanpa bayaran lho.Saya amat mengapresiasi teman-teman yang disela-sela kesibukannya mengurus rumah tangga, pekerjaan dan tetek bengek lainnya, masih bisa berbagi waktu dan tenaga untuk acara Srikandi Blogger.
Terharu pada saat monolog dipentaskan, dan cerita tersebut adalah kisah hidup dari salah satu pengurus di KEB.Terpesona saat ada yang menyanyikan lagu “Bunda” dan penyanyinya sedang hamil, tetapi suaranya membahana syahdu dan menyentuh.Surprise waktu ada peserta yang usianya sudah tidak muda lagi, dan tetap rajin ikut acara-acara dan rajin menulis di blognya.

Mengenal secara langsung teman-teman anggota KEB yang suka menulis, suka membuat cerpen, pernah menerbitkan novel, memenangkan lomba menulis di blog, belum lagi, teman-teman yang sering banget dapat hadiah gadget, voucher belanja yang tak habis-habisnya dan lain-lain, juga membuat saya semakin terkagum-kagum dengan semangat para ibu-ibu/calon ibu, ikut bersemangat dengan pesatnya perkembangan dan kegiatan yang bisa dilakukan para blogger.

Menurut saya yang terpenting dari semua kegiatan yang kita lakukan, adalah niat kita, niat kita untuk berbagi kepada sesama, dan bisa bermanfaat buat yang membutuhkan.Tidak semua bisa dihargai dengan uang ataupun barang, tetapi kepuasan batin juga menjadi hal yang penting bagi kehidupan sosial manusia.

Ini foto waktu acara Srikandi Blogger, dan kopdar pertama saya, aaaiiihhh senangnya… momen yang tak terlupakan, miss you mak, dan sukses, sehat, bahagia dan tetaplah semangat untuk berbagi.

Pose dulu aaah

Pose dulu aaah


heboh di belakang panggung

heboh di belakang panggung

Selamat Hari Blogger Nasional buat para blogger di manapun berada.

Read Full Post »

selamat ulang tahun KEB

selamat ulang tahun KEB

Genap satu tahun saya baru mengenal KEB.Tahun lalu tepatnya di bulan April, saya sedang browsing artikel, bertemulah saya dengan blog emak2 blogger.Saya memang sudah beberapa tahun lalu menulis blog.Awalnya di multiply, lalu pindah ke wordpress.Kenangan-kenangan seperti foto anak-anak banyak yang saya simpan di blog, karena saya yakin ngga akan hilang selama internet akan ada terus.Beda kalau saya simpan di disket atau di komputer, kalau komputernya kena virus atau rusak, hilang deh tuh foto-foto.

Ternyata menjadi blogger sekarang banyak sekali keuntungannya, apalagi kalau blogger yang aktif.( Jangan ngelirik saya ya, saya mah ngga aktif).Baru tahu tuh kalau emak-emak member KEB itu banyak banget prestasinya.Saya juga kenal banyak member KEB yang juga ternyata member komunitas lain yang saya ikuti juga.
Wah, pokoknya seru banget deh, sebenarnya sih saya ngga terlalu aktif ikut acara-acara kopi daratnya, tetapi rasa kebersamaan di saat kita bertemu betul-betul seperti keluarga lho.

Dari komunitas inilah saya juga tahu para penulis cerita yang ceritanya sudah dibukukan,ceritanya sudah difilmkan ( La Tahzan by Ellnovianti Nine), yang kebetulan pernah satu kantor sama saya.Ada yang rajin ikut lomba blog,rajin kirim cerita ke majalah/ koran, lalu hadiah-hadiah bertaburan yang diterima oleh teman-teman.Jujur sih ngiri banget, hehehe, tetapi bukan ngiri yang negatif lho, tetapi ngirinya itu, saya harus bisa lebih rajin dan lebih aktif agar bisa seperti teman-teman member yang lainnya.

Tahun lalu, di acara srikandi blogger, adalah acara kopdar pertama saya, saya pertama kali bertemu dan kenal langsung yang namanya mak Mira Sahid sebagai foundernya, ada mak Irma susanti, ada mak Yati rahmat, mak Haya, mak Dina Begum, mak Oline,mak Fadlun, mak Dwina, mak Nchi Hanie, mak Mety, mak Echa,mak Ichul,mak Jul,mak Ani Berta, dan para mak-mak panitia, yang ngga bisa saya sebut semuanya satu persatu.

Saking saya ingin bisa berpartisipasi langsung di acara Srikandi Blogger kemarin, saya nekat ikutan acara fashion show bareng memakai produk busana merk Azza.
Anak-anak dan suami juga ikutan nonton, anak-anak saya sampai bingung ngapain emaknya tuh berlenggang lenggok di panggung, dan anak saya yang paling kecil sampai mau ikutan naik panggung, hehehe.
Seingat saya, didandanin sama tim rias itu waktu acara nikahan, dan itu hampir 9 tahun lalu.Di acara ulang tahun KEB, saya dirias oleh tim rias dari Wardah sebagai salah satu sponsor acara.Senangnya bisa dirias oleh tim make up artis sinetron,hehe, gaya deh loe, dan senangnya bisa berkumpul di acara KEB.

Sekali lagi, saya bangga bisa menjadi bagian dari komunitas KEB, terima kasih buat mak founder dan emak-emak pengurus yang bersedia repot, bersedia berbagi tanpa bayaran.Kami yakin para emak mempunyai niat yang tulus, bukan hanya menjadi inspirasi anak-anak kita, tetapi tentu bisa menjadi inspirasi bagi yang lainnya.

Sampai bertemu di acara kopdar berikutnya ya, tetap semangat teman-teman, saling berbagi inspirasi, saling berbagi doa dan perhatian. Semoga kita sebagai perempuan, bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Read Full Post »

Terakhir nonton bareng film Indonesia, yaitu film La Tahzan, penulis cerita aslinya adalah teman saya sendiri, yaitu teh Ellnovianti Nine. Beruntung dapat tiket nonton gala premiernya di Epicentrum, Kuningan pada waktu itu.

Dan malam ini berkesempatan dapat jatah dari KEB, untuk nonton bareng sponsor dari minyak goreng sehat Sunco. Pagi-pagi di inbox oleh mak Fadlun menawarkan mau ikutan nobar film Soekarno apa ngga, waaah.. kebetulan banget nih, saya,jujur kacang ijo, buta dan kurang paham sejarah bangsanya sendiri, husssh.. cukup,… cukup menghinanya.. ( tutup muka).Khususnya cerita bagaimana perjuangan dan kehidupan presiden pertama Indonesia, Bung Karno pada jaman sebelum kemerdekaan.Walaupun banyak buku-buku yang beredar tentang Bung Karno, tetapi karena saya lebih tertarik dengan novel, apalagi tuh novel karangan Sydney Sheldon,hehehe.. kan booming banget waktu jaman aku SMA,… aduuuh maaaak, ngga bisa nolak.Baca biography Soekarno mah berat eeuuuy. Jadilah, karena ngga pernah baca, maka mau ngga mau ya, pemahaman saya amat terbatas.Saya hanya sering mendengar dari cerita ibu saya kalau beliau dulu ikut berdemonstrasi semasa beliau sekolah, atau dari pelajaran sekolah, “Siapakah Presiden pertama Indonesia?” semua orang pasti tahu jawabannya. ” Ir.Soekarno”.Satu lagi yang saya pahami, selain poster yang dipajang oleh Ayah saya, kekurangan bapak presiden pertama kita itu yaitu beliau tidak tahan godaan terhadap wanita.Begitu cerita orang-orang yang saya dengar.

Begitu banyak fans bapak Soekarno sampai sekarang ini, ibu Megawati sebagai salah satu anak dari Soekarno yang juga berkesempatan bisa menjabat sebagai Presiden, tidak lepas dari kharisma ayahnya.Partai Politik PDIP yang diketuai oleh ibu Megawati, selalu ada gambar bapak Soekarno di bendera atau spandung-spanduk untuk kampanye.Masih ingat kan waktu bundaran HI dipenuhi oleh lautan merah bergambar banteng? tentu tak lepas dari pengaruh yang amat besar atas kharisma Soekarno, sebagai ayah dari Megawati yang begitu mendalam bagi rakyat Indonesia.

Banyak anak-anak muda yang tidak begitu tertarik dengan sejarah bangsanya sendiri, padahal tidak bisa kita berdiri di bumi Indonesia apabila Bung Karno dan Bung Hatta tidak berani memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Film Soekarno dimulai dengan nyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya, kami semua yang menonton ikut berdiri bernyanyi bersama-sama lagu kebangsaan kami tersebut.Alhamdulilah, saya masih hapal, padahal sudah bertahun-tahun tidak ikut upacara.Rasa nasionalisme kita langsung terbangun, terharu dan merasa bersyukur atas perjuangan para pejuang jaman dulu demi terwujudnya kemerdekaan Indonesia.Kami para penerus pejuang bangsa yang hidup di era tahun 2013, yang berjuang bukan dengan senjata, tentunya akan terus berjuang demi membangun bangsa dan negara agar bisa menjadi bangsa yang bermartabat dan dihormati oleh bangsa lainnya.

Pemeran Soekarno diperankan oleh Ario Bayu, aktor muda berbakat, ini komentarnya mengenai film Soekarno,”“Saya melihat urgensi kenapa film Soekarno harus dibuat. Bagaimanapun Soekarno adalah tokoh yang layak dijadikan panutan, ideologinya, semangat kebangsaannya, kecintaannya pada negeri ini, hingga keberaniannya melawan penindasan, dan beliau harus hidup dari penjara dan penjara. Sampai ajal pun beliau juga harus dalam keadaan terpenjara.” Ungkap bintang film Java Heat, Dead mine, dan Serangoon Road ini.

“Yang jelas, tokoh Soekarno di film ini benar-benar memperlihatkan sisi manusianya. Dia bukan super hero. Soekarno bukan manusia sempurna. Dia womanizer (pecinta wanita). Dan harus diakui punya sisi lemah dalam hidupnya. Ini yang harus kita pahami dan terima dari ketidaksempurnaan seorang Soekarno. Bahwa dia adalah Bapak Bangsa, Pemimpin Besar dan Proklamator itu harus kita akui.

Bagi saya sebagai wanita, saya ikut merasakan, adegan dimana ibu Inggit yang diperankan oleh Maudy Kusnaedi harus rela bercerai karena tidak mau dimadu. Dia harus bisa menerima suaminya mencintai wanita lain.Semua mengakui peran bu Inggit amat banyak dalam diri Soekarno sebagai politikus yang disegani.Akhirnya Soekarno menikahi Fatmawati dan melahirkan anak-anak mereka,diantaranya Guntur sebagai anak laki-laki pertama.

Ditengah-tengah perdebatan tentang film Soekarno ini, walaupun ada yang kecewa terutama keluarga Soekarno sendiri, tetapi menurut saya, film ini sudah membangkitkan semangat nasionalisme kita sebagai bangsa yang mempunyai satu kesatuan.Salut dengan Hanung Bramantyo yang bisa mensetting suasana, orang-orang pada jaman dahulu, dari baju-bajunya, kendaraannya,seperti mobil dan kereta, dan properti-properti pendukung lainnya.

Saya bersama teman-teman KEB, diantaranya mak Vemma, mak Fadlun, mak Dwina, mak Elisa, mak Aulia, mak Sumarti,mak Aprilda, dll, kami amat menikmati setiap adegan.Ocehan seperti,” mang Engkus galau”, hehehe…di saat Soekarno duduk merenung.

Yang pasti ngga ketinggalan, pepotoan dong aaaah….acara narsis bareng.
nobar sunco film Soekarno
film soekarno di blok M Square

Dukung film Indonesia bermutu, semangat muda terus berjuang di berbagai bidang.
film-soekarno-3
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya.
“Hormatilah musuhmu karena mereka mengetahui kelemahan-kelemahanmu”
(Foto dan kutipan diatas diambil dari web filmsukarno.com)

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

RedDoorz Blog

Blog Traveling dan Tips

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata, Rasa, dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination