Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘ceritaku’ Category

Memasuki usia di atas 40 tahun, mulai banyak ada perubahan yang dialami oleh tubuh kita, salah satunya adalah rambut yang mulai memutih, alias uban. Orang tua saya mulai beruban sepertinya sekitar usia 50 tahunan, dan katanya sih kapan numbuh ubannya juga itu ada factor gen juga.

Maksudnya gen disini, kalau uban orang tua kita numbuhnya pas di usia muda, biasanya anaknyapun sama, rambut ubannya akan mulai ada di usia muda, misalnya di usia 20-30 tahunan.

Ada temen kantor juga gitu, padahal usianya masih dibawah 30 tahun, tapi rambutnya sudah penuh dengan uban, jadi dia sering agak iri dengan saya yang usianya lebih tua tapi rambut saya belum ada uban waktu itu.

Saat ini memasuki usia menjelang 46 tahun, rambut saya sudah mulai ada tuh satu satu yang berwarna putih, dan teman saya senangnya bukan main, hahaha, kata dia, ” akhirnya numbuh juga uban di rambutnya mbak Anita”, dan dia happy banget, karena akhirnya ada temennya, hehe.

Sampai saat ini sih saya belum kepikiran untuk mencat rambut saya, ngga tau ya kalau nanti-nanti, karena seumur-umur saya belum pernah ngecat rambut. Teman-teman lain kan ada yang dicat warna burgundy, warna ungu,hitam atau coklat tua, tapi dasarnya saya itu orangnya ngga gitu suka dandan yang aneh-aneh, jadi ya ngga pernah berkeinginan untuk ngecat rambut.

Jaman waktu SMP, ibu saya kan ikutan kursus salon, jadilah saya itu sebagai kelinci percobaan. Untuk naik tingkat, ibu saya harus ikut ujian, seperti potong rambut, keriting rambut, mencat rambut dll. Nah, untuk ikut ujian, harus ada orang yang dibawa untuk jadi modelnya selama test berlangsung.

Rambut saya dikeriting, tapi poni nya ngga, jadi lucu deh,. poni lurus dan rambut keriting, hehehe. Ada fotonya waktu pas di ijazah smp, rambut saya agak ikal gitu, padahal aslinya lurus banget, dan itu hanya sekali dikeriting, sudah itu ngga mau lagi.

Lagi mikir, gimana caranya buat nutupin uban tanpa harus dicat? pake kerudung…hahaha

 

 

Iklan

Read Full Post »

Kalau kita baca artikel soal persiapan masa tua, pasti ngga jauh-jauh dari tabungan atau asuransi kesehatan. Karena pada umumnya masa tua akan sering mengalami sakit dan perlu pengobatan yang tidak murah, makanya diperlukan asuransi kesehatan.Untungnya sekarang sudah ada program pemerintah yaitu BPJS Kesehatan, dan menurut saya program itu amat membantu masyarakat khususnya masyarakat yang tidak punya asuransi kesehatan swasta yang iurannya lumayan mahal.

Contohnya orang tua saya, karena punya penyakit Diabetes Melitus sudah menahun, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan juga jantung jadi setiap bulan, mereka harus control ke dokter spesialis penyakit dalam dan juga spesialis jantung.Setiap bulan diberikan obat seperti insulin, obat darah tinggi, obat kolesterol, obat vertigo, dll, juga sebelum konsul ke dokter, harus dilakukan cek lab yaitu gula darah puasa dan tidak puasa. Kebayang kan kalau semua biaya dari cek lab, konsul ke  dokter spesialis, obat-obatan itu harus dibayar sendiri sebagai pasien umum, bukan sebagai peserta BPJS? setiap bulan saya rasa bisa lebih dari satu juta rupiah yang harus dikeluarkan. Iuran BPJS itu per orang sebagai berikut:

1. Iuran BPJS Kelas 1 adalah Rp. 80.000
Bagi Anda yang memilih keanggotaan BPJS Kesehatan kelas 1, maka fasilitas yang bisa didapatkan adalah kamar rawat inap setara dengan kelas 1 yang jumlah pasien per kamarnya maksimal adalah 2-4 orang.
2. Iuran BPJS Kelas 2 adalah Rp. 51.000
Biaya iuran BPJS Kesehatan mandiri ini naik sebanyak Rp. 8.000 dari penetapan sebelumnya, di mana peserta di kelas ini akan mendapatkan fasilitas kamar rawat inap setara dengan kelas  2 yang jumlah pasien maksimal dalam satu kamar adalah 3-5 orang.
3. Iuran BPJS Kelas 3 adalah  Rp. 25.500
Untuk peserta kelas 3 tidak mengalami perubahan biaya iuran dari sebelumnya, dan akan mendapatkan fasilitas kamar inap yang maksimal dalam satu kamar ada 2-6 pasien.
Untuk kedua orang tua saya, pilih yang kelas 2 jadi setiap bulan saya bayarkan hanya 102 ribu rupiah untuk berdua, cukup terjangkau kan?

Alhamdulilah selama masih jadi karyawan sih memang saya dicover asuransi kesehatan swasta dan juga BPJS Kesehatan, dan sampai saat ini belum pernah dipake BPJS Kesehatannya karena selalu pakai yang asuransi swastanya.

Untuk iuran BPJS karyawan, dipotong setiap bulan dari gaji sebesar Rp. 80,000,- dan disubsidi dari kantor sebesar Rp.320 ribu rupiah yang harus disetor ke kantor BPJS Kesehatan.

Jadi menurut saya, walaupun asuransi BPJS saya tidak dipakai dan diwajibkan, uang setoran tersebut bisa menjadi subsidi pemerintah untuk peserta mandiri seperti contohnya orang tua saya.Saya yakin banyak juga perusahaan lain melakukan hal yang sama.

Selain asuransi kesehatan, tentu saja dibutuhkan tabungan masa tua yang kita bisa gunakan untuk kebutuhan kita sehari-hari, ngga ada niatan saya untuk minta bantuan dari anak nantinya.Berdasarkan pengalaman saya dan juga pengalaman orang sekitar, banyak dari orang tua kita yang tidak mempunyai tabungan dan akhirnya jadi beban anak untuk memberikan jatah bulanan. Anak-anak kita tentunya juga akan berusaha membantu orang tua tetapi alangkah akan lebih baik apabila mereka bisa lebih focus mempersiapkan tabungan selama masa usia produkftif, misalnya tabungan untuk membeli rumah, biaya sekolah anak, kendaraan, dan kebutuhan lainnya.

Selain urusan materi yang harus dipersiapkan, kita juga sebaiknya menyiapkan mental, ini jauh lebih penting.Banyak orang yang sudah pensiun dan tidak ada kegiatan rutin dan juga tidak ada pemasukan, pasti akan sangat diperlukan adaptasi atas kondisi saat itu.Biasanya sih makin usia bertambah, makin sering melakukan kegiatan spiritual, karena udah mulai mikir, udah mau deket mati..hehehe…

Kegiatan seperti ikut majelis taklim, sholat sunah, puasa sunah, baca Al Quran, adalah diantaranya kegiatan spiritual yang bisa dilakukan selama usia pensiun. Ketika bekerja full time, sampai rumah sudah lelah karena macet di jalan, setelah itu urus rumah tangga, suami dan anak-anak, tentunya kegiatan spiritual tidak terlalu bisa dilakukan karena keterbatasan waktu.

Banyak contoh para pejabat yang setelah selesai menjabat, mereka mengalami post power syndrome, gejalanya biasanya jadi uring-uringan ngga jelas, masih pingin jadi orang yang dihormati dan susah diajak kompromi.

Jadi memang idealnya kita harus mempersiapkan usia pensiun ( semoga masih ada umur, Aamiin), agar di masa tua kita bisa menikmati dan menjalaninya dengan sebaik-baiknya.

 

 

 

Read Full Post »

Petir Di Kala Hujan

Paling takut nih sama yang namanya petir alias gledek atau thunder Bahasa Inggrisnya.

Kenapa??? yaaa biasa lah kalau pernah kejadian yang tidak mengenakan dan sampai sekarang terkenang-kenang selalu, kejadiannya itu lagi hujan deres terus ada petir yang bunyinya seperti mau membelah bumi.

Waktu kecil, ya ngga kecil-kecil banget sih, sekitaran usia SD gitu lah, waktu itu hujan turun disertai angin dan petir. Angin yang cukup kencang, membuat pohon mangga depan rumah tumbang, terbelah dua, dan saat itu sedang lebat-lebatnya berbuah.Pohon tetangga, pohon kecapi yang tinggi dan besar juga tumbang dan menimpa kabel listrik perumahan, saya melihat langsung percikan api dari kabel yang terputus karena tertimpa pohon tersebut.

Nah ini ceritanya kenapa kalau ada petir itu bikin saya gelisah juga takut, saya ingat banget yaitu ketika saya disuruh ibu saya untuk mencabut kabel radio yang masih nempel di colokan. Karena hujan lebat dan kamar juga udah ada air yang netes-netes dari genteng karena bocor, takutnya terjadi korsleting, dan ibu saya minta saya mencabut colokan radionya.Tanpa berpikir panjang, saya masuk ke kamar, dan langsung nyabut kabel dari colokan yang nempel di radionya, karena takut kan kalau nyabut dari colokan langsung, tapi apa cobaaa?? malah keluar kayak petir warna putih gitu dari kabelnya, saya langsung loncat karena tangan saya kesetrum, tau kan rasanya buat yang pernah kesetrum? dan selain rasa sakit, saya juga kaget karena ngga nyangka bakalan kesetrum gitu. Kalau di film-film kartun kayaknya bakalan berdiri deh rambut saya, hahaha. (Sekarang bisa ketawa, tapi saat itu rasanya ketakutan yang amat sangat).Katanya lagi, karena saya ngga pakai alas kaki, dan  kaki basah jadi mudah kesetrum.

Sekarang nih kalau hujan disertai petir menggelegar sampai langit bisa bercahaya karena petir itu, saya mulai resah dan gelisah, masih terekam di otak, bagaimana kejadian dulu, hujan disertai angin, pohon tumbang, kabel listrik mengeluarkan api, dan saya kesetrum.

Setiap orang pasti ada aja kan traumanya, walaupun menurut orang lain sepele tapi belum tentu menurut kita, begitu juga sebaliknya.

Ada yang takut sama kecoa, padahal kecil banget, diinjak aja juga mati dia,..hehe.. tapi kalau yang emang takut sama kecoa, begitu liat gambarnya udah ketakutan, hehehe.

 

 

Read Full Post »

WOMAN IS SPECIAL

Sebagai wanita bekerja dan juga sekaligus ibu Rumah Tangga, tentunya kita ingin sekali mendapatkan tips seputar bagaimana menjalani kehidupan sebagai wanita bekerja dan juga ibu Rumah Tangga dengan sebaik-baiknya.Menjadi pegawai yang profesional dan juga jadi ibu yang ideal buat anak-anak serta istri yang baik buat suami, pastinya itu dambaan semua ibu bekerja deh ya? naaah karena jujur saya masih jauh kalau dibilang ibu ideal sekaligus karyawan yang baik, tentunya ikut acara-acara seperti “Woman Talk” kemarin yang diadakan oleh mbak Futri Zulya akan sangat membantu sebagai penambah wawasan kita.

Sedikit cerita latar belakang mbak Futri Zulya, dia seorang ibu dengan dua anak dan juga mempunyai bisnis dibawah bendera perusahaan Batin Group, yang usahanya bergerak dibidang kesehatan, Alat rumah tangga dan kecantikan. Anak tertua dari bapak Zulkifli Hasan ( Ketua MPR) dan istri dari Mumtaz, anggota DPR ,anak dari Amin Rais.Tentunya sebagai anak dan istri pejabat, kalau bicara soal uang, pastinya ngga kurang ya? tetapi karena pada dasarnya seorang Futri Zulya bukanlah tipe wanita yang betah diam di rumah, ketika sebelum menikah, dia juga sudah info ke calon suami kalau dia orangnya aktif berkegiatan di luar rumah, dan calon suami sangat mengerti asal tahu batasan dan kodratnya sebagai ibu dan istri.

Acara talk show yang diadakan di Kemang VI no.2 sabtu lalu bertajuk, ” Woman Talk” dengan Tema: Balance Life for Working Mom” , dipresentasikan oleh mbak Futri Zulya yang cantik dan anggun, dan juga ramah.

Futri Zulya sebagai nara sumber

Wanita adalah makhluk yang special, dan biasa disebut MOM yang bisa disingkat menjadi ” Master of Multitasking”, wanita apalagi berstatus ibu bekerja dan ibu Rumah Tangga memang secara naluri dan kebiasaan akan bisa mengerjakan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.Dari pagi ibu bekerja harus bangun lebih awal, menyiapkan sarapan untuk keluarga, mengecek menu buat makan siang, mandi, persiapan berangkat ke kantor dan tetek bengek lainnya yang seringnya kalau pagi itu justru lebih repot dan waktu berjalan sangat cepat.Selain sebagi Master of Multitasking, wanita juga sebagai “Chief Financial Officer”, kita harus bisa mengatur berbagai pengeluaran harian, mingguan, bulanan, kita juga harus pintar mengelola pemasukan dan pengeluaran secara seimbang, jangan sampai berhutang karena needs dan wants yang sering bertabrakan.

MENJADI WORKING MOM? WHY NOT?

Banyak sekali alasan untuk menjadi ibu bekerja diantaranya:

  1. Mempunyai tambahan penghasilan untuk keluarga
  2. Menambah wawasan
  3. Penghasilan yang pasti
  4. Update terhadap ilmu dan pengetahuan
  5. Sebagai secondary support
  6. Alat penyalur hobi/bakat
  7. Personal growth

Apakah bisa  sukses menjadi ibu bekerja dan ibu rumah tangga yang baik?

Kegiatan sehari-hari yang cukup banyak, apalagi sebagai karyawan dan ternyata sedang banyak pekerjaan lalu ada jadwal anak sekolah yang harus didatangi oleh orang tua, misalnya ambil raport, pertemuan orang tua murid dengan guru kelas, atau event lainnya, dan ini tentunya akan membuat ibu menjadi dilema dan memiliki perasaan bersalah yang akhirnya bisa menimbulkan stress.

TIPS HOW TO CREATE BALANCE LIFE FOR WORKING MOM

  1. Let go of your guilt: Hilangkan rasa bersalah yang mengganjal, dan rasa bersalah ini bisa kita siasati dengan cara, kita harus punya ART yang bagus, karena ART adalah perpanjangan tangan kita, jadi kita juga sebagai ibu harus punya support system yang bagus, ya salah satunya harus punya ART yang bisa dipercaya, jangan  asal pilih ART, dengan alasan, coba-coba dulu deh,,.,. karena dari awal rekrut ART, paling tidak sudah dipilih dan diinterview.Mbak Futri biasanya akan menyimpan jaminan seperti ijazah, kartu keluarga dan KTP si ART, setelah mereka berhenti bekerja akan dikembalikan.Calon ART juga harus paham pola asuh anak-anak kita.Setelah ART diterima, setiap hari mereka harus bikin daily report yang sederhana, contohnya berapa kali anak-anak pup/pee, makan apa saja, berapa kali, kondisi anak, apakah rewel atau tidak, dan lain-lain yang berkenaan dengan kondisi anak di hari itu.
  2. Let’s get organized: Siapkan satu malam sebelumnya seperti baju seragam anak-anak, baju kerja suami dan baju sendiri, menu makanan. Siapkan budget mingguan dan rencana belanja, Siapkan jadwal anak-anak seperti menu makanan, ke dokter, kegiatan sekolah dan juga yang sering terlewat adalah bayaran bulanan, jadi sebaiknya jadwal bulanan seperti bayar telepon, bayar listrik, langganan TV kabel, bayaran sekolah anak, bisa langsung pakai auto debit saja jadi ngga terlewat.
  3. Komunikasikan dengan HRD di kantor: Apakah bisa ambil cuti ketika anak ambil raport, dan juga HRD mengetahui status kita sebagai ibu dan jarak rumah ke kantor, hala-hal tersebut harus kita komunikasikan dengan HRD dan tentunya sangat beruntung apabila HRD dan bos di kantor mendukung dan memahami status kita sebagai ibu bekerja dan juga ibu rumah tangga.
  4. Set Priority: Karyawan dan Ibu Rumah Tangga secara bersamaan tentunya ada beberapa hal atau kegiatan yang harus kita jadikan prioritas.Sekarang ini belanja online begitu mudahnya, tetapi kadang malah jadi bumerang karena menghabiskan waktu untuk sekedar melihat-lihat barang yang akan dibeli, jadi kurangi langganan belanja online. Kongkow alias nongki-nongki cantik di cafe juga harus dikurangi, jadi ya memang akan ada beberapa kegiatan yang dikurangi dan ngumpul sama teman-teman juga jadi jarang, itu salah satu resiko yang memang harus kita jalani karena urusan prioritas.  Ketika di kantor, kita harus profesional, jangan campurkan urusan rumah ke kantor begitu juga sebaliknya, ketika di rumah,jangan membawa-bawa pekerjaan kantor, jadilah ibu rumah tangga yang fokus ke kebutuhan anak-anak dan suami.
  5. Cermat Merencanakan Keuangan Keluarga: Pengeluaran keluarga harus diatur secermat mungkin, jangan sampai gaji habis di tengah bulan, dan malah jadi ngutang, jangan belanja pakai kartu kredit, usahakan belanja kebutuhan harian memakai kartu debit.Pemakaian kartu kredit untuk belanja sering tidak terkontrol, di tabungan masih banyak padahal tagihan kartu kredit juga banyak.Memakai kartu debit untuk belanja justru lebih bisa mengontrol pengeluaran harian.

FINANCIAL GOALS

Sebagai manusia, kita selalu mempunyai cita-cita atau mimpi, dan untuk mewujudkan mimpi tersebut, kita harus punya rencana dan action agar mimpi tersebut menjadi kenyataan.Contohnya saja dalam 5 tahun kedepan, ingin punya tabungan di bank 100 juta, dalam 5 tahun ke depan ingin punya mobil, biaya kuliah, ibadah haji, liburan dan lain-lain.

Mengapa Kita Harus Mengelola Uang? Karena uang sebagai arus kas mempunyai fungsi likuiditas, fungsi anti inflasi, capital growth.

Mengelola Arus Kas dibedakan menjadi 3 bagian : Saving, Playing and Living

  • Potongan Gaji 10%                    : Saving
  • Potongan GAji 5%                     : Dana Darurat
  • Potongan Gaji 5 %                    : Dana Zis/sosial
  • Potongan Gaji 30%                   : Cicilan
  • Potongan Gaji 40%                   : Biaya bulanan (Living)
  • Potongan Gaji 10%                   : Gaya Hidup (Playing)

Bedakan antara NEEDS and WANTS, untuk sandang, pangan dan papan itu adalah Needs, sedangkan belanja keperluan diluar needs yang hanya karena ingin, harus dikurangi, khususnya kurangi belanja online yg amat mudah dilakukan dengan aplikasi HP, dan bayar menggunakan kartu debit, jangan kartu kredit.

SIKLUS KEHIDUPAN KEUANGAN, biasanya usia antara 20 – 40 adalah saatnya pengumpulan tabungan, karena usia tersebut adalah usia produktif.

Usia antara 40-50 tahun, usia matang, menikmati hasil dan biasanya banyak yang ingin menjadi pengusaha.

Bagaimana untuk bisa menjadi pengusaha? Yang pasti, jangan ikut trend, siapkan mental, mulai benahi ritme kerja, pilih yang masuk akal.

Naaah tulisan di atas adalah presentasi yang disampaikan oleh mbak Futri Zulya, bermanfaat banget kan? walaupun saya berumah tangga udah cukup lama, 13 tahun, tetapi kadang mengatur keuangan itu harus disiplin, dan harus konsisten kalau memang kita mempunyai goals seperti liburan, biaya sekolah anak, pergi haji dan lain-lain.

Setelah acara talk show yang seru dan bergizi, mbak Futri juga mengadakan demo make up, ngga nyangka ya, dia pinter make up juga, yang dimake up juga kelihatan makin cantik, walaupun memang aslinya juga udah cantik sih, tapi didandanin tipis-tipis aja bukan yang model kayak topeng, kelihatan banget kecenya.Tips untuk memulai make up yaitu: awalnya kulit harus bersih dulu, dibersihkan dengan kapas dan cairan pembersih, gunakan pelembab, setelah itu jangan lupa primer, foundation, eye shadow, bulu mata, dan bedak tabur juga jangan sampai ketinggalan.

 

Group Batin juga punya tempat treatment kecantikan namanya Z Glow, dan rencana akan dibuka cabang baru  di Grand Galaxy, Bekasi. Tidak jauh nih dari rumah saya, kapan-kapan bisa mampir untuk melakukan perawatan agar wajah kita yang sering terkena polusi, AC juga kurang lembab, bisa lebih terawat dan enak dipandang.

What a fruitful activity kan? Sebagai emak-emak jaman sekarang, harus pinter pilih kegiatan, kalau misalnya ngga bermanfaat, mending ngga usah deh, apalagi cuma ngumpul di cafe trus nggosip, trus belanja yang belum tentu kepakai, jadi mending ikut acara kayak gini, buat nambah wawasan kita sebagai ibu bekerja.

 

Read Full Post »

Sering kan kita baca atau dengar, sebelum menegur atau protes, sebaiknya ngaca dulu, kita sendiri udah bener apa belum, seringnya sih belum, hehehe.

Tetapi sebagai orang tua, tentunya sudah menjadi tugas kita memberikan instruksi kepada anak seperti mengerjakan PR, sholat, membersihkan kamar dan lain sebagainya.Khususnya buat memaksa anak melakukan sholat, dan di saat si anak protes, kok kenapa bapak dan kakaknya ngga sholat, atau kok kakaknya sholatnya cepet banget, saya sering jawab,” dek,,, kamu ngga usah ngurusin orang lain dulu, kamu perbaiki kamu dulu baru negur orang lain, kamunya udah rajin belum sholatnya?” dan anak saya jawabnya, ” mamah juga udah perbaiki diri belum?”.

Ini saya bingung mau responsnya, antara saya harus merenung karena memang saya masih  jauh dari ibu yang baik, atau saya harus omelin karena ngga sopan bicaranya terhadap orang tua.

Yaaa balik lagi karena saya sebagai orang tua memang harus belajar terus untuk menjadi lebih baik dan contoh yang nyata buat anak-anak.

Anak-anak sekarang itu kritis banget, banyak informasi yang dia bisa serap apalagi gadget dengan fasilitas internet di rumah, tentunya anak-anak dengan mudahnya menonton tayangan, bacaan dan lain-lain dalam genggaman tangannya.

Anak-anak generasi masa kini merupakan generasi digital native, yaitu mereka sudah mengenal media elektronik dan digital sejak lahir. Mereka lebih cenderung terbuka, blak-blakan, dan berfikir agresif. Mereka cenderung ingin memperoleh kebebasan.Mreka tidak suka diatur dan dikekang.Mereka ingin memegang kontrol dan internet menawarkan kebebasan berekspresi. Generasi digital selalu mengakses dengan Google, Yahoo atau mesin pencari lainnya. Kemampuan belajar mereka jauh lebih cepat karena segala informasi ada di ujung jari mereka.

Tugas orang tua diharapkan mampu melindungi anak-anak dan ancaman era digital, tetapi tidak menghalangi potensi manfaat yang bisa ditawarkan.

 

 

Read Full Post »

Baru kali ini akhirnya bisa juga ikut latihan Yoga. Sudah lama kepingin, tapi selalu aja banyak halangan. Males ke tempat latihannya, apalagi kalau hari kerja, akan selalu banyak alasan untuk tidak pergi ke tempat latihan yoga.

Sebenernya pingin latihan yoga buat scoliosis saya, kata orang-orang bisa membantu mengurangi gejala sakit pinggang yang sering saya rasakan. Tapi kan untuk cari tempat yoga yang khusus buat scoliosis aja,aduuuh.. PR banget ngga sih?

Dan ternyata semesta mendukung, ada temen yang biasa latihan yoga di kantor PUPR, ada guru yoga, perempuan yang bersedia mengajar ke kantor-kantor, dan jadwalnya masih bisa untuk ngajar orang kantor saya. Perbulan biayanya 2 juta, dan maksimal peserta itu 12 orang, jadi kita bayar sharing untuk gurunya, jadilah saya ikut latihan yoga di kantor, dan sampai saat ini sudah berjalan satu tahun lho… ngga berasa banget, karena latihannya cuma seminggu sekali, harusnya tuh minimal 3 kali seminggu, biar ototnya lemes dan ngga kaku lagi. Kalau sekarang, begitu selesai yoga, otot pada merengkel semua, sakit karena kaget kali ya? kalau setiap hari, yakin deh ngga akan kejadian otot pada sakit kayak abis lari marathon, hehe.

Walaupun dalam hitungan hari, latihan yoga udah setahunan, tapi gerakannya masih basic banget, belum bisa yang agak susah, masih ngga jauh-jauh dari downdog, child pose, tree pose, plank, cobra, dancer pose, pokoknya gerakan pemula banget lah. Masih jauh untuk bisa berdiri terbalik, hahaha.

Sekarang ini, jadwal yoga di kantor dilakukan pas jam makan siang, jadi orang lain istirahat, kita beryoga ria, makannya setelah yoga, dan biasanya niiih.. kalau udah capek yoga, terus makan terus apaaa?? yaaak anda benarr.. trus ngantuk.. hahahha… jadilah kalau diajak ngomong ama bos agak kurang semangat, biar kata bosnya lagi baik, lagi manis, lagi pake baju cucok… tetep aja mata dan badan saya lemes.

dancer pose dan pose angkat bokong

Niat sih mau nambah jadwal yoga pas weekend gitu, mau nyari tempat latihan deket dari rumah, semoga niatnya terlaksana ya, ada aammin disini? aamiin ya Rabbal alamin.

Alhamdulilah, minggu lalu ada kegiatan fun yoga, yang ngajar temen di Komunitas Emak Blogger tapi dia emang ngajar yoga juga.Pas banget liat postingan si Mira Sahid ini di FB, saya langsung daftar. Lokasinya ngga jauh dari rumah, di Jaka Permai, samping Super Indo supermarket, Kalimalang, ada tempat ngopi baru, namanya saya_kopinuansa, yang punya mbak Aya, temennya mbak Mira Sahid jadi sekalian promosiin tempatnya juga, dan emang bener, kopinya enak, jadi silahkan mampir ya…

abis yoga, trus ngopi di saya_kopinuansa

Gerakan dasar yang bisa dilakukan untuk pemula, sebaiknya tiap hari, diulang 20 kali masing2 gerakan

 

 

Read Full Post »

Dammar: Mah,  selamat ulang tahun ya… Ini aku ksh kado,  sisa uang THR aku dan tabungan aku,  ambil semua aja.

Saya: waah makasih ya dek… kok semuanya?  Berapa ini?  550 rb,  lhoo banyaaak amaat.

D: iya ga papa.

S: mamah sih ga perlu kado.. yg penting doa dari anak2 mamah,  dan anak mamah jd anak yg baik, dan berbakti sama orang tua aja mamah udah seneng banget,  itu kado paling berharga buat mamah ( sambil brebes mili, terharu beneran)

D: ooh ya udah kalo gitu.. Balikin lagi uang aku…

S: laaah kok diminta balik… Ga bisa kalao udh diksh ga boleh diminta lagi.

D: yeee kok mamah galau katanya yg penting doanya tadi.

Dan saya bertahan tetep ga mau balikin uangnya.. Lagian pas ditanya ikhlas apa ngga,  kata dia ikhlas,  hehe.

Angpau lebaran dia kebeli mainan dan sisanya bingung beli apa jadi dikasih ke emaknya aja.. Alhamdulilah… Rejeki ga kemana❤

 

Read Full Post »

Older Posts »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travelling books and travelogue. Write travel articles for media. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family travelling with kids/babies.

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

RedDoorz

Your Traveling Buddy

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata, Rasa dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination