Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2017

Kebutuhan manusia selain kebutuhan biologis, kebutuhan rohani alias psikis juga sangat penting.Setelah dua bulan tidak pakai pembantu yang menginap, dimana saat kami harus berjibaku dengan kegiatan sehari-hari yang cukup sibuk.Anak saya yang besar karena sudah kelas 6, dia ikut bimbingan belajar seminggu 3 kali, belum adiknya juga ada les renang dan aikido.Bapaknya yang pontang panting antar jemput anak-anak.Saya sudah pakai catering rumahan untuk makan siang bapaknya tapi kadang dia ngga selera, jadi suka beli makanan di luar juga.

Makan siang anak-anak, bapaknya juga yang siapin, dari makanan yang tersedia di rumah, makanan catering atau kadang beli lauk di warung padang.Setiap hari saya bangun jam 4 pagi, tetapi itu hanya bertahan beberapa hari dalam seminggu, sisanya saya teler berat, ngga sanggup sama ngantuk dan lelah badan.

Siapin sarapan, siapin bekal buat makan siang saya, bikin jus, manasin masakan sisa, masak air, masak nasi, belum lagi bangunin anak-anak biar ngga telat, itu semua harus dilakukan di saat pagi hari sebelum saya berangkat ke kantor.Seringnya kalau sudah agak telat, saya langsung pergi, menyerahkan tugas semua ke bapaknya anak-anak.So far sih, dia ok-ok saja, tetapi ya lama-lama kecapean sendiri juga dan akhirnya jadi ngga sehat jasmani dan rohaninya.

Beberapa bulan lalu, saya sudah pesan tiket dan hotel untuk jalan-jalan ke Bali bersama keluarga, sebenarnya kondisi suami saat itu agak kurang sehat, kepala kliyengan, mata berkunang-kunang, lemas dan seperti mau jatuh kalau berjalan.Tetapi karena tiket sudah dipesan, sudah bayar, begitu juga dengan hotel, mau ngga mau tetap harus berangkat dari pada hangus kan? Alhamdulilah kami menginap di Sanur, Mercure resort hotel, pakai compliment dari member Accorplus, hanya nambah 150 ribu, dapat kamarnya yang suite lho, yang harga jualnya 3 juta rupiah.Suami yang biasanya susah tidur selama dua bulan terakhir ini, di Bali dia malah bisa tidur nyenyak, dan sehari setelah stay di Bali, dia agak mendingan, kepala ngga terlalu kliyengan karena tidurnya cukup nyenyak, ngga ada gangguan, ngga harus mikir antar jemput, siapin bekal, dll.

Disela-sela kegiatan rutin apalagi dengan kondisi fisik yang lemah, maka sering ada saatnya kita secara psikis menjadi ikutan lemah karena depresi dan beban yang tak terasa ikut terbawa secara tidak sadar.

Liburan 4 hari, 3 malam di Bali, lumayan cukuplah buat merefresh pikiran, agar bisa kembali semangat menjalani rutinitas.

Alhamdulilah sekarang untuk makan siang anak-anak, saya dapat dapat info katering dari teman, dan ternyata anak-anak cocok dengan masakannya, cukup variatif dan disukai anak-anak.Asisten Rumah Tanggapun juga ada yang menginap, semoga makin lancar semua dan sehat wal-afiat.

 

 

Iklan

Read Full Post »

Salah satu yang menurut saya keuntungan saya dipindah dari accounting section ke project section, yaitu saya bisa ikut menemani kunjungan kerja dari Mission team yang datang ke Indonesia.

Salah satunya kunjungan ke bendungan Bili-Bili, yang jaman dulunya agak terjadi masalah dan protes dari masyarakat sekitar dan juga LSM yang ikut berdemo.

Tujuan Mr.Jin Sato dari Universitas Tokyo adalah ingin mengumpulkan data tentang sejarah bantuan Jepang ke negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

Beliau mengunjungi Bendungan Bili-Bili, Koto Panjang, Borobudur Prambanan juga ke Universitas Indonesia.

Pengetahuan saya juga jadi bertambah, karena saya jadi penerjemah dadakan, saya ikut mewawancara salah satu penduduk lokal yang dulu tinggal di kawasan Bendungan dan dipindahkan ke daerah transmigrasi, lalu kembali lagi ke daerah sekitar bendungan.Daeng Makka, salah satu penduduk yang terbilang hidupnya sekarang lebih baik, dia membuka warung lesehan di sekitar bendungan, dan pendapatannya jauh lebih banyak dari gaji bulanan saya..hahahha. Kata beliau, seminggu bisa dapat Rp.6 juta.

Gerbang lesehan warung ikan di sekitar bendungan Bili-Bili

Penduduk lokal ada yang memang masih menetap di daerah transmigrasi, ada juga yang kembali ke daerah sekitar bendungan.Mereka yang memang masih punya uang, membeli kembali tanah di sekitar bendungan dan membuka warung sebagai mata pencarian mereka.

Selain itu saya juga mewawancara pak Rais, yang namanya masuk koran Jepang, karena beliau ikut dengan beberapa LSM dan pergi ke Jepang untuk protes, dibiayai oleh Ninja, salah satu LSM Jepang yang pada saat itu kontra terhadap bentuk bantuan Jepang.Kami menanyakan, mengapa dia ikutan berdemo, apa yang dituntut dan mengapa bukan ke pemerintah Indonesia, tetapi malah ke Jepang.Menurut pak Rais, karena mereka sudah mengadu ke berbagai elemen pemerintah di Indonesia, seperti ke Gubernur, DPR dan lain-lain, tetapi tidak ada respons positif.Dan saat ada LSM dari Jepang dan bekerja sama dengan beberapa LSM lain, mereka berangkat ke Jepang untuk menyuarakan aspirasinya.Tuntutan mereka adalah karena daerah transmigrasi yang mereka dapatkan, tidak ada fasilitas yang layak, banjir dan lebih kecil dari yang dijanjikan, juga tidak ada fasilitas air bersih untuk masyarakat sekitar yang kena dampak dibangunnya bendungan tersebut.

Tetapi sekarang, kondisi masyarakat sudah jauh lebih baik, sudah tersedia saluran PDAM, dan penduduk lokal di sekitar bendungan bisa membuka warung lesehan, yang cukup ramai karena banyak dilewati para penduduk yang ingin berwisata di daerah bendungan atau ke Malino.

Selama tugas ke luar kota, salah satu tujuan utama sebagai salah satu bagian dari fun yaitu mencoba makanan asli dari sana, dari Makassar yaitu ikan bakar, tapi apa daya, karena waktunya terbatas, jadi hanya sempat makan coto makassar di hotel, kalau bos baru malah makan coto makassar di Airport Makassar.

Coto Makassar

Untuk oleh-oleh orang kantor, bos beli otak-otak bu Elly yang katanya terkenal itu,  satu pak isi 15, harganya Rp.90,000,-.

 

Jadi,.. harus ada next trip lagi ke sana ya.

Nice View, Fresh Air, Beautiful Scenery…..

Read Full Post »

Setelah cuti lebaran, kembali bekerja lagi tanggal 3 Juli, dan bos dapat undangan untuk menghadiri acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang baru yaitu pak Irfandi Yusuf dan pak Nova Iriansyah yaitu pada tanggal 5 Juli 2017.

Karena pak Ando, Chief Representative ngga bisa hadir karena banyak jadwal yang ngga bisa ditinggal, jadi bos saya yang mau datang, dan dia menawarkan saya untuk ikutan.

Saya langsung book tiket dan langsung issued, karena kami harus berangkat tanggal 4 Juli sore, mengingat acaranya tanggal 5 Juli itu di pagi hari, kalau untuk pesawat pagi-pagi dari Jakarta ke Aceh di tanggal 5 Juli, tentunya tidak cukup waktu untuk bisa datang tepat waktu di acara pelantikan tersebut.

Acara dimulai jam 9 pagi, undangan harus masuk ke ruang sidang DPR Aceh, 30 menit sebelum acara dimulai, dan untuk menuju lokasi ada beberapa ruas jalan yang ditutup, jadi kami harus memutar.Setelah sumpah jabatan yang dipimpin oleh bapak Menteri Cahyo Kumolo, pembawa acara mengumumkan bahwa presiden Jokowi akan menyempatkan hadir untuk memberikan ucapan selamat kepada Gubernur dan wakil Gubernur terpilih sebelum beliau berangkat ke Turki.

Ketika berangkat, di pesawat Garuda, banyak yang ternyata beberapa penumpang yang saya temui di pesawat, saya bertemu lagi di hotel dan di acara pelantikan itu.Karena undangan yang diterima  mepet waktunya, jadi banyak calon tamu yang ngga kebagian tiket karena full. Dari Kedutaan Jepang juga tidak bisa hadir, dan ditugaskan staf yang ada di Konjen Medan, tetapi katanya juga tidak kebagian tiket. Jadilah, perwakilan dari negara Jepang, hanya bos saya dari JICA.

Saya sempat berkenalan dengan direktur di Medco, dan seharusnya menurut saya dia biasa naik kelas bisnis, tetapi karena penuh, mungkin dia terpaksa naik kelas ekonomi, dan duduk bersebelah dengan saya yang memang biasa naik kelas ekonomi.

Walaupun hanya satu malam, saya berusaha menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Mesjid Raya Baiturrahman yang baru selesai renovasi.Tahun lalu di bulan November, mesjid tersebut belum selesai renovasi masih ditutup untuk umum.Di hari raya Idul fitri tahun ini, mesjid raya itu sudah bisa digunakan oleh warga Banda Aceh dan sekitarnya malah katanya ada juga yang sengaja datang dari luar kota Banda Aceh.

Makan siang sebelum kembali ke Jakarta, ya apa lagi kalau bukan Mie Aceh? mampirlah kami ke Mie Aceh Razali.

Sampai ketemu lagi Banda Aceh City.

 

 

Read Full Post »

Tumben-tumbenan si bapak Eko ngajakin pergi di waktu weekend dan agak jauh dari rumah, yaaak kita ke Cileungsi, tepatnya ke Taman Buah Mekarsari.

Duluuuu banget, waktu anak-anak masih kecil, kira-kira 8 tahun lalu deh, sempat juga kesitu,dan sekarang mau ajak anak-anak lagi siapa tahu ada yang baru dan belum pernah dikunjungi.

Pagi-pagi jam 8 an udah berangkat, sampai di sana hampir jam 9 an lah.Ada warung bakso, mie ayam dan masakan padang.

Harga makanan terbilang lebih mahal, karena semangkok mie ayam harganya 25 ribu rupiah, anak saya yang cowok, nyeletuk, kok mahal ya mah? dan saya jawab, memang biasa kalau di tempat hiburan harga-harga makanan dan minuman itu lebih mahal karena biaya sewa tempat mereka juga cukup mahal, jadi harus disesuaikan.

Tempat pertama yang dikunjungi, ada tempat untuk belajar bersama profesor, seperti di ruang theater gitu, dan pengunjungnya hanya kami..hehehe VIP ceritanya.

Anak-anak diajak belajar cara membuat salju palsu terbuat dari bahan popok dan dicampur air.

 

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination