Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2017

Kenapa banyakan foto Hamish Daud sih dari pada pemeran utamanya? hahaha.. ketauan kan, kenapa?

” Eh buset mbak, muka loe sampe bengep gitu?” kata si Ipep, temen kantor, pas kami keluar bioskop. ” Iya, akting Reza ama Adinia yahud banget, sampe ikutan nangis gue”, jawab gue sambil berusaha melap sisa-sisa bengkak di mata. “Iya bener, akting mereka beneran punya chemistry dan menghayati peran banget ya, keren deh”, tambah teman gue.

Nunggu film ini tayang hampir setahun karena gue follow twitternya Ika Natassa, si penulis novel Critical Eleven ini, jadi udah tau nih novel mau dibikin film,  dan yang memang salah satu penulis favorit gue banget.Sudah cukup lumayan lah buku dia gue koleksi, dari si Very Yuppy Wedding, Divortiare, Antalogi Rasa, The Architecture of Love, semuanya bikin gue ngga cukup baca sekali doang, saking sukanya sama gaya penulisan Ika dan jalan cerita juga tokoh-tokohnya terutama.

Si Ika selalu berusaha menampilkan tokoh pria yang tentunya idola wanita sejuta umat, orangnya ganteng, anak baik-baik, kerjaannya ok, dan penuh perhatian sama ceweknya.

Pas pemutaran premier di Grand Indonesia, ngga sampai setengah hari, udah sold out 500 tiket, yaaah ngga kebagian lah eike, padahal kan sekalian pingin banget foto bareng sama Hamish…hhahaha.. dasar emak2 rempong.

Awalnya penasaran juga sih, si Hamish jadi siapa ya di film ini, dan katanya jadi Donny, sahabatnya Anya, tapi diingat-ingat kok ngga ada tokoh Donny deh, mungkin hanya penambahan karakter dan pengembangan cerita agar disesuaikan di film, tapi bodo amat lah, mau jadi siapa kek, yang penting ada Hamish…uhuk uhuuuk.. dimarahin Raisa lho.. aah paling kata Raisa, biarin aja, yang penting dia udah jadi milik gue, silahkan berpatah hati nasional, paling gitu…hahaha.

Adegan yang paling gue suka yaitu saat si Ale di pesawat, awal ketemu sama Anya dan juga waktu Ale nangis saat pertama kali masuk ke ruangan bayi Aidan yang sudah meninggal.Aktingnya lucu dan mengharukan, ngga heran si Reza bisa menang berkali-kali sebagai pemain film pria terbaik.

Jadi inti ceritanya, si Ale dan Anya ketemu di pesawat, di tiga menit pertama adalah kesan yang amat krusial dan delapan menit terakhir juga penting, karena itu bisa menentukan, hubungan akan berlanjut atau ngga.Akhirnya mereka menikah, dengan penuh cinta, lalu Anya hamil, tapi bayinya tidak selamat padahal hanya tinggal menunggu hari. Di saat kekecewaan dan ketidakberdayaan yang dirasakan oleh Anya, dan amat membutuhkan dukungan moril dari Ale, tapi Ale malah mengucapkan sesuatu yang amat menyakitkan hati Anya. ” Coba kalau kamu dulu ngga sibuk kerja, Aidan pasti masih hidup ya”. Anya ngga nyangka, orang yang selama ini mencintainya justru malah menyakiti hatinya dan Anya bertahan selama 6 bulan untuk tidur terpisah dan tidak berkomunikasi sampai dia yakin kalau Ale tidak akan menyakitinya lagi.

Karena rasa cinta keduanya dan kekuatan cinta yang mereka punya, perasaan rindu dan sayang yang terpendam, rasa ingin dicintai, dirindukan semakin lama semakin membuat Anya dan Ale tak tahan.Terjadilah hal-hal yang diinginkan oleh mereka berdua.

Lalu… Anya hamil lagi anak kedua, dan happy ending. Anya yang belum pernah berkunjung ke makam anaknya, memberanikan diri berziarah dan juga Ale yang tidak mau ke kamar anaknya, mulai mau mengunjungi kamar anaknya yang belum pernah ditempati.

Puas deh nontonnya dengan berurai air mata, ayo yang belum nonton, dan masih percaya pada kekuatan cinta, jangan sampai ngga nonton ya.

 

Foto taken from Instagram

 

 

 

 

 

Iklan

Read Full Post »

Ngga pernah mau nonton drakor, alasannya karena takut kecanduan.Pernah nonton film seri di TV, judulnya “Chef” dan diputar setiap sore hari di tv swasta.Setiap hari, saya berusaha pulang cepat, dan kalau pergi-pergipun, saya maunya sampai rumah masih kebagian nonton si serial drakor ini.

Sudah sebulanan ini saya nonton drakor, awalnya karena banyak teman-teman yang cerita film Goblin, saya tanya apaan sih Goblin, dan diceritain lah kalau itu drama korea, pemainnya cakep, ceritanya mengharukan tapi happy ending, nah ini yang penting, udah nangis-nangis tapi ujungnya ngga happy ending yang paling males banget.

Saya emang gitu orangnya..hehehehe sekalinya suka sesuatu, bisa terus-terusan, tapi begitu stop, ya cukup lama juga istirahatnya.Contohnya kalau lagi senang baca novel, bisa teruuuuusss baca novel, dan begitu berhenti, untuk mulainya agak perlu waktu cukup lama sampai mood datang.

Beberapa serial drama korea yang sudah saya tonton secara marathon judulnya: DOTS (Descendant of The Sun), 1% of Anything, On the way to airport.Saya suka semuanya sampai nontonnya lebih dari sekali, mumpung belum bosan, hehehe.

Sekarang ini karena sudah masuk bulan ramadhan, jadi fokus dulu sama ibadah ya, kan kita ngga tau apakah tahun depan masih bisa ada umur untuk bisa ketemu lagi dengan bulan yang penuh ampunan ini.Jadi, nontonnya nanti aja setelah lebaran ya, kan masih libur tuh, jadi bisa puas-puasin deh.

 

Read Full Post »

Anak-anak jaman sekarang, sepertinya sudah menganggap orang tua seperti layaknya seorang teman, tanpa malu dan ragu, anak-anak bisa leluasa berbicara, berdebat bahkan mengomel kepada orang tuanya, ataupun gurunya.

Beberapa kali saya mengalaminya, dan pernah juga saya menjadi saksi di saat ada kegiatan sekolah, anak-anak akan berangkat camping, lalu ada salah satu guru yang ingin bergabung di mobil truk, tapi oleh anak-anak ditolak, ” Bapak jangan di sini dong, pindah aja, di sini udah penuh nih, sempit, bla bla bla” si pak guru hanya senyum dan tetap ikut di truk tersebut. Saat itu saya yang menyaksikan langsung bagaimana anak-anak bisa sangat cueknya mengusir gurunya, dan saat itu juga saya langsung tegur anak saya, bahwa tindakan tersebut tidak sopan dan menyakiti perasaan guru tersebut. Walaupun yang berteriak ke guru tersebut bukan hanya anak saya, tetapi sebagai orang tua, ya saya harus menegur anak saya terlebih dahulu. Anak saya langsung pasang muka cemberut, ngga suka ditegur oleh saya.

Memang sih anak-anak sekarang lebih kritis, cerdas dan mampu mengungkapkan ide-ide mereka secara langsung tanpa malu-malu, yang kadang cenderung tidak sopan kalau menurut saya. Apabila hal ini terjadi dengan saya, di saat saya menyuruh anak saya melakukan sesuatu dan dia protes, bicara yang tidak sopan, tentunya saya langsung protes,” yang sopan ya bicara sama orang tua” , dan seketika, anak saya akan langsung sadar kalau itu tidak baik.

Mendidik anak-anak agar bisa mempunyai budi pekerti yang baik, sopan, suka menolong tentunya tidak mudah, harus diulang berkali-kali, jangan merasa bosan dan patah semangat.Kita juga harus berdoa kepada yang maha pencipta,agar bisa mempunyai ilmu, kekuatan dan kesabaran juga kelembutan hati untuk bisa menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak kita.

Minggu lalu, kami pergi menginap ke puncak, di hotel Seruni,Cisarua, dan sekarang setelah sekian tahun tidak menginap di sana, ternyata sudah bertambah fasilitas untuk bermain anak-anak.Ada kolam renang baru dengan perosotan, dan flying fox di atas pasir, lebih seru dan menyenangkan.Ada satu kejadian yang membuat saya bangga terhadap anak saya yang bontot, di saat ayah saya yang sekarang usianya tentu sudah tidak muda lagi, sudah hampir 73 tahun, ayah saya berjalan menuruni tangga untuk menuju kolam renang di seruni 1, sedangkan kami menginap di seruni 3, lokasinya lumayan jauh bila berjalan kaki. Ketika ayah saya berjalan di belakang saya, tiba-tiba Dammar yang berjalan di depan, menghampiri ayah saya, dan langsung mengambil bawaan plastik yang berisi baju ganti ayah saya dan menggandeng tangan ayah saya.

Tanpa bicara sepatahpun, dengan tindak tanduk yang sangat membanggakan saya sebagai orang tua tentunya dengan perhatian anak saya kepada datuknya. Saya langsung memberikan pujian kepada anak saya, ” waah adek pintar ya, baik banget sama datuknya”.

Alhamdulilah semoga anak-anak saya mempunyai perhatian dan concern terhadap orang yang lebih tua, orang yang membutuhkan bantuan dan juga terhadap lingkungan sekitarnya.

 

 

 

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination