Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2016

Pertama kali ke Surabaya, waktu kira-kira 5 bulan setelah menikah, jadi sekitar masih tahun 2005.Ada keluarga dari suami saya yang memang tinggal di Surabaya, jadi kami menginap di rumah om suami ( adik dari mamah mertua saya).Kami juga jalan-jalan ke Malang saat itu diantar oleh sepupu kami yang memang saat itu juga tinggal di Surabaya.

Kesan pertama tentang kota Surabaya, yaitu kotanya ramai, panas dan kalau untuk makanan khas sana, saya tergila-gila dengan makanan tahu campur, apalagi beli di daerah aslinya.Pertama kali tahu soal makanan tahu campur itu dari tetangga saya.Ada yang jual makanan khas Surabaya di pinggir jalan di Kali Malang, kalau ngga salah nama warungnya Ojo Lali, dan pertama ngerasain, ya langsung cocok gitu deh, rasanya pedas manis gurih.

Minggu lalu saya berkesempatan lagi ke Surabaya bersama suami dan kedua anak saya, mereka belum pernah ke Surabaya sebelumnya, karena waktu saya dan suami ke Surabaya, mereka belum lahir..hehehehe.

Hari pertama setelah makan siang, kami naik taxi mau makan es krim Zangrandi yang legendaris, tapi ternyata tokonya tutup, karena dengar dari supir taxinya, ada bonek yang akan lewat, jadi berdasarkan pengalaman sebelumnya, mereka takut rombongan bonek akan mampir ke toko tersebut untuk mengambil makanan tanpa bayar.Jadilah mereka tutup dari pada nanti rusuh,.. yaaah.. nasib deh ngga kesampaian makan es krim itu.

Dan akhirnya kami mampir ke Monumen Kapal Selam yang letaknya tidak jauh dari lokasi hotel kami di Quest Hotel.

Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam

img_20161112_151944 img_20161112_152053

Setelah lebih dari 10 tahun,saya bisa merasakan lagi makanan khas Surabaya langsung dari kota aslinya.Hari pertama kami datang ke Surabaya, dijemput oleh keluarga suami, yaitu mas Arwi sebagai panitia dari pernikahan anaknya mbak Maya ( sepupu suami).Kami diajak dulu mampir untuk makan siang yang sudah disiapkan oleh pihak pengundang, yaitu rujak cingur dan nasi Krawuh.Tentu saja, saya pilih rujak cingur dong.

Rujak Cingur

Rujak Cingur

Malam harinya, kami juga dijemput lagi untuk diajak makan di kantornya Sono Kembang Catering.Makanan untuk makan malam hari itu, apa coba??? nah kali ini, makanan favorit anak saya, Nasi Rawon……waaaah anak saya si Dammar langsung lahap deh makannya.Dan….. pilihan saya tahu campur mak nyusss ini.

img_20161113_184708

Esok paginya, kami menghadiri pernikahan di  Graha Samudro Bumimoro di Komplek AL, dan saya takjub dengan dekorasi yang ada, sangat indah, sangat detail dan penuh dengan bunga-bunga yang membuat mata kami menjadi teduh dan serasa di negeri dongeng.

img_20161113_090756

Wedding Decorattion by Sono Kembang Catering

Wedding Decoration by Sono Kembang Catering

img_20161113_091049 img_20161113_091100

Acara berlangsung dengan sukses, pengantin yang ganteng dan cantik, para tamu undangan juga sangat puas menikmati jamuan makan siang yang tidak habis-habis.Maklum, yang punya hajat yang punya kateringnya…hehehee… jadilah all out ya boooo….

Malamnya, kembali kami dijemput untuk menikmati makan malam di Graha Sono Kembang, dan menu malam itu ada Bakso Malang, Garang asam ayam, es kelapa muda, sate ayam dan domba panggang…wiiiihhh yummy.

Sebenarnya sore harinya kami mau jalan-jalan melihat jembatan Suramadu yang ke arah Madura itu, tapi mata udah ngantuk, mau istirahat dulu, eh malah ketiduran, dan bangunnya udah kesorean kalau mau jalan ke Suramadu.

Hari ketiga, waktunya kami kembali ke Jakarta, pagi harinya saya order taxi online untuk mengantar kami ke Madura, sambil melewati jembatan Suramadu tersebut kami ingin menikmati makanan khas Madura yaitu bebek Madura.Kami mampir ke warung bebek Sinjay yang katanya terkenal itu.Berhubung hari itu adalah hari Senin dan masih jam 10 pagi, jadi tidak terlalu ramai pengunjung, katanya kalau weekend, kami harus menunggu 1-2 jam sampai makanan bisa dinikmati.Alhamdulilah, pilihan waktu yang tepat.

Bebek Sinjay

Bebek Sinjay

img_20161114_092549

Berfoto dengan latar Jembatan Suramadu yang kelihatan dari jauh

Berfoto dengan latar Jembatan Suramadu yang kelihatan dari jauh

Setelah kenyang menikmati nasi bebek Sinjay, kami kembali ke Surabaya dan mampir untuk beli sedikit oleh-oleh buat ibu dan adik-adik saya di Jakarta.

Packing selesai, cek out dari hotel tapi masih ada waktu, lalu kami mampir ke rumah om suami, yang berlokasi di Upajiwa, kami naik taxi dari hotel.Setelah bersilaturahmi sebentar, kami pergi ke bandara untuk kembali ke Jakarta dengan pesawat Batik Air menuju ke Halim Airport.

Alhamdulilah semua sehat, selamat dan senang bisa menikmati liburan sambil bersilaturahmi dengan keluarga besar.

Iklan

Read Full Post »

Di Indonesa, tanggal  25 November, ditetapkan sebagai Hari Guru Nasional, diperingati bersama hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hari Guru Nasional bukan hari libur resmi, dan dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa bagi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Guru di Indonesia dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.[4]

Dari sekian guru yang pernah mengajar saya, pasti ada dong guru idola.Waktu jaman di Sekolah Dasar, ada satu guru yang menjadi idola kami semua, dan alhamdulilah sampai saat ini kami masih bisa bersilaturahmi dengan beliau.Nama guru kami tersebut adalah pak Efi.Hampir semua murid mengidolakan beliau karena sehari-harinya, beliau berpenampilan enak dilihat, baju rapi, rambut rapi, dan baik hati.

Beliau mengajar IPA untuk kelas 4,5 dan 6.Dan juga beliau pernah menjadi wali kelas saya ketika saya kelas 5 SD.Pak Efi saat itu masih bujangan, dan kalau diingat-ingat, lucu juga lho, karena ternyata banyak yang naksir…hehehehe… saya sih ngga naksir, cuma memang suka cari perhatian aja ke beliau.Pak Efi dulu tinggal di faviliun di dekat sekolah, dan beliau juga memberikan les tambahan pelajaran untuk anak muridnya, khususnya kelas di mana beliau menjadi wali kelasnya.Sore hari, kami biasa berkumpul di faviliun, ada satu ruangan khusus untuk anak-anak belajar tambahan.

Selama beliau menjadi guru di SD kami yaitu SDN Pela Mampang 08 pagi, prestasi di sekolah kami cukup banyak lho, piala yang di pajang di ruang Kepala Sekolah berderet rapi sebagai juara berbagai lomba.Saya ingat ketika kami mengikuti lomba senam antar Sekolah Dasar di Jakarta Selatan, hampir tiap hari kami latihan senam kesegaran jasmani untuk diperlombakan.Senangnya begitu selesai lomba yang diadakan di Balai Rakyat di Pondok Jaya, diumumkan sekolah kami memenangkan juara pertama….yeeeyyyyy…. terbayarkan kelelahan dan pengorbanan pak Efi sebagai pelatih dan pendamping kami saat persiapan lomba.

Masih banyak lagi prestasi yang didapat dari sekolah kami tersebut saat kami bersekolah di sana kira-kira tahun 1984-85 dan beberapa tahun berikutnya saya dengar sekolah kami masih meraih prestasi yang cukup memuaskan berkat pelatihan dan kerja keras dari pak Efi.

Setelah berpuluh tahun, kami berkesempatan lagi bertemu dengan guru idola kami tersebut.Beliau menikah dengan salah satu guru juga di sekolah kami saat itu yaitu ibu Yus.

Reuni yang mengasikan, karena ternyata pak Efi masih ingat semua kelakuan anak didiknya ketika masih menjadi muridnya.Beliau masih ingat saat salah satu teman saya yang memang tomboy, tidak bisa diam, dan selalu berlari, tidak pernah jalan saking ngga bisa diamnya itu anak…hehehehe.Dari soal bau rambut yang lepek karena keringetan, bau ayam rebus, dan macam-macam kejadian yang saya sendiri sudah tidak ingat lagi.

Kata beliau, saya juga pernah pingsan pas saat upacara, dan saya seringnya  berdiri di barisan paling depan, jadi deh yang di belakang saya suka kerepotan pas kejadian pingsan itu.Mulai dari situ, saya ngga boleh lagi berdiri paling depan kalau pas upacara.

Dan lagi-lagi, saya ngga ingat tuh kalau saya pernah pingsan…hehehehe.

Alhamdulilah sekarang pak Efi punya kehidupan yang jauh lebih baik dibanding saat beliau masih jadi guru SD.Ketiga anak beliau, semua bersekolah di Jerman, sedangkan pak Efi sekarang sudah pensiun dan menjalankan usaha dengan membuka tempat minum khusus minuman kesehatan yaitu Herbalife.Lokasi rumah sehatnya ada di gedung Jamsostek di jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Pak Efi adalah salah satu guru yang patut dicontoh bagi kami semua.Kegigihannya, keuletannya, keramahan dan kebaikan beliau tidak pernah bisa kami lupakan.

Jasa beliau sebagai guru kebanggaan kami tak kan pernah lekang oleh waktu, doa kami selalu buat kebahagiaan, kesehatan dan kemakmuran beliau.

Sehat-sehat terus ya pak…..

Guru Idola

Guru Idola

pak-efi-1

Read Full Post »

Setiap pulang kerja, sampai rumah udah kecapean.Abis mandi, makan malam, sholat lalu ngantuk.Ngobrol sama anak dan suami juga sedikit banget, kadang jadi sedihnya gini, nanya ke anak cuma ga jauh dari soal beresin buku udah belum, mandi udah belum, sholat udah belum… nah itu tiga poin utama pertanyaan begitu saya sampai di rumah.

Padahal kadang pingin ngobrol panjang lebar soal kegiatan anak-anak seharian, mengenai teman-teman sekolahnya, gurunya, pelajarannya, dan lain lain.Tetapi ya gitu deh, niat tinggal niat, karena badan udah pegal gara-gara macet di jalan, kepala udah puyeng karena lama di mobil.

Jadi saya mau cerita soal anak saya yang paling kecil nih, walaupun laki-laki tapi dia lebih cerewet dari kakaknya, lebih suka protes dan lebih kritis. Minggu lalu, dia tidak mau sikat gigi sebelum tidur, dan itu sudah dua hari berturut-turut, padahal saya sudah siapkan sikat gigi beserta odolnya di kamar mandi, dia tinggal sikat aja, srekk sreeek.. gitu kan? tapi ya itu, walaupun udah janji mau rajin sikat gigi, tapi sering dilanggar sama dia.Saya marah dong, dan saya pura-pura mau kirim sms ke wali kelasnya, tapi dia ngga terima, dan malah mau buang samsung tablet ke tempat sampah.Waaah.. tau sendiri dong, makin marahlah saya, saya makin teriakin dia dan bilang, ngga boleh nonton tv dan ngga boleh liat komputer lagi.

Sambil nangis dia bilang..” huuuuuuhuuuu.. kalau ada lomba mamah tergalak sedunia.. huuuhuuu mamah pasti menang,huuuuu….

Suami sambil senyum-senyum melirik saya, dalam hati sih saya ngebatin, nih anak ada-ada aja…hahahhaa.. tapi saya ngga mau kalah sebagai orang tua saya jawab,” bagus dong kalau menang.. kan mamah bisa dapat hadiah, siapa tau dapat mobil atau rumah”…. eh dia lanjutin nangisnya…”huuuhuuu.. mentang-mentang jadi orang tua, bisanya marahin anak melulu,,,,huuu huuuu” sambil masih nangis gitu.

Saya putuskan ngga mau dilanjutin, saya langsung merem siap-siap tidur, dan ada rasa feeling guilty  dalam hati, setelah dia bilang kok jadi orang tua bisanya cuma marah-marah doang.. jleb banget ngga tuh?, kok ya,….. yang ada di pikiran anak saya, jadi orang tua itu bisanya cuma ngomel-ngomel aja…hiiksss.. sedih kan ya?

Esok paginya, begitu bangun tidur, saat saya masih belum mandi, anak bontot saya bangun, trus kucek mata, dia bilang, ” Mah.. maafin aku ya semalam,”….wiiiih.. so sweet ya.. langsung deh saya cium pipinya yang empuk itu, dan saya juga bilang sambil peluk dia,” mamah juga minta maaf ya dek.. mamah marah kan pasti ada sebabnya dan tujuannya baik buat adek” sambil masih mengantuk, dia mengangguk-angguk. Senangnya hatiku….. ternyata dia juga feeling guilty kayaknya.

ooh my boy….

My Boy

My Boy

dammar-1

Read Full Post »

Pertama kali berkunjung ke Banda Aceh yaitu saat setahun setelah Tsunami besar mengguncang Aceh tahun 2004.Kantor saya JICA menyewa satu rumah di sana sebagai tempat markas untuk orang Kedutaan atau orang JICA yang berkunjung ke Aceh.Kami juga mempekerjakan satu orang karyawan sebagai staf dan penghubung antara Aceh dan kantor pusat JICA Indonesia di Jakarta.

Saat itu masih sangat-sangat berantakan, sisa-sisa puing juga masih banyak, tetapi memang mayat sudah tidak berserakan lagi di pinggir jalan, sudah mulai bersih.

Saya punya kesempatan lagi ke Aceh yaitu akhir Oktober  dan awal November tahun 2016, dalam rangka event yang JICA adakan di Aceh bekerja sama dengan Museum Tsunami Aceh dan Pemerintah kota Banda Aceh.

Tidak banyak tempat yang bisa saya kunjungi, dikarenakan waktu dan acara yang padat, jadi saya hanya bisa berkunjung ke lokasi-lokasi yang dekat dengan tempat museum yaitu PLTD Apung, Escape Building, Pemakaman masal.

Helikopter di Museum Tsunami Aceh

Helikopter di Museum Tsunami Aceh

Escape building atas bantuan pemerintah Jepang berlokasi di Meraksa

Escape building atas bantuan pemerintah Jepang berlokasi di Meraksa

Rumah warga yang dijadikan tempat evakuasi tsunami pada thn 2004 dan sekarang sudah dibeli oleh Pemda

Rumah warga yang dijadikan tempat evakuasi tsunami pada thn 2004 dan sekarang sudah dibeli oleh Pemda

PTLD Apung

PTLD Apung

 

 

Read Full Post »

Sudah lama senang nyoba makanan khas Aceh, apalagi jamannya gabung di milis NCC, yang selalu ngebahas soal makanan dan resep makanan.Ada yang pernah posting soal makan Aceh yaitu timpan, dan katanya enak banget.

Sempat penasaran sama rasanya timpan ini, dan pernah dibawain dari keluarganya adik ipar yang memang asli dari Aceh, ternyata rasanya mirip seperti timus ya? cuma ini lebih kecil gitu.

Selain mie Aceh yang sangat terkenal, makanan lainnya yaitu pelut( ketan bakar tetapi manis, bentuknya seperti lemper tapi kosong).

Selama saya di Aceh awal November lalu, saya sempat mencoba beberapa makanan khususnya Mie Aceh.Hari pertama, saya makan Mie Aceh yang di restoran di Hotel Hermes, lalu esoknya Mie Aceh lagi, yang di Simpang Lima, dan katanya ada juga Mie Aceh Razali yang terkenal , tapi saya belum sempat kesana.

Selain itu, makan siangnya, saya juga diajak makan ayam tangkap, ayam goreng dengan potongan kecil-kecil dan dicampur daun-daunan seperti daun pandan, dan daun jeruk yang saya kenal, daun lainnya ngga tau..hehehe, berharap ada daun khususnya itu.

Seafood

Seafood

udang kepiting ikan-bakar ikan-tim

Mie Aceh kepiting, ayam tangkap

Mie Aceh kepiting, ayam tangkap

aceh-food-2aceh-food-3

So, kapan ke Aceh lagi? ya kalau kangen mie aceh, banyak kok sekarang yang jual di Jakarta , tinggal googling aja mau daerah mana.Di dekat perumahan saya di Taman Galaxy Bekasi juga ada, namanya Warung Aceh,di sana juga jual teh tarik, timpan dan plut.Untuk harga juga standarlah antara 25 ribuan lebih.

 

Read Full Post »

Tahun ini JICA bekerja sama dengan Museum Tsunami Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh mengadakan program acara selama tiga hari, yaitu dari tanggal 3 November – 5 November 2016.

Mengapa pilih tanggal tersebut, karena tanggal 5 November ditetapkan sebagai hari KesadaranTsunami Sedunia oleh PBB pada tahun lalu, dan tahun 2016 adalah tahun pertama pelaksanaan untuk peringatan ini.

Kami dari tim JICA, terdiri dari Mr.Harada Tetsuya, Mr.Ishigaki Shigeki, Mr.Fujiwara Akira dan saya sendiri sebagai lokal staff sangat antusias untuk melaksanakan program tersebut.

Dibantu oleh tim Konsultan dari PT.Tomo Jakarta dengan pak Bambang Henky sebagai Direktur dan juga pak Muzailin Affan, sebagai staf ahli yang telah terbiasa bekerja sama dengan JICA dan juga sudah pernah ke Jepang beberapa kali.

Untuk pembicara tamu, kami undang ibu Murakami Yoko, beliau saat ini  adalah kepala sekolah dari SMP Hikoroichi, Tohoku, Jepang.Beliau berbagi cerita tentang saat terjadi Tsunami di daerahnya pada tahun 2011, dan saat itu, beliau sebagai wakil kepala sekolah SMP Kamaishi, Tohoku, dan anak murid-murid yang berhasil selamat sampai 100 persen, sedangkan di sekolah lain banyak korban meninggal.Beliau berbagi tentang cara penyelamatan, dan kiat-kiat latihan untuk menghadapi bencana Tsunami yang sekiranya akan terjadi di masa datang.Beliau selalu menekankan pentingnya menyelamatkan diri sendiri, apa yang harus dilakukan apabila terjadi gempa, evakuasi kemana apabila terjadi gempa dan tsunami.

Keuntungan dari belajar pencegahan bencana menurut beliau adalah sebagai berikut:

1.Siswa dapat evakuasi dan selamat

2.Menjadi orang yang berinisiatif dan memimpin evakuasi, siswa SD dapat keluar evakuasi dan seluruhnya selamat

3.Orang lokal yang melihat siswa SD evakuasi juga ikut evakuasi

4.Latihan sehari-hari dapat dipraktekkan

Mengapa Kerusakan sedikit, kata kuncinya relokasi ke dataran tinggi.

Murakami sensei

Murakami sensei

 

Kegiatan selanjutnya  acara pergelaran Kamishibai, yaitu penuturan cerita dengan dibantu gambar, yang dibawakan oleh ibu Yoko Takafuji dan dibantu dengan alunan musik dan dongeng oleh Agus PM.Toh yang cukup terkenal di Aceh, cara ini agar mudah dimengerti oleh anak-anak.Kegiatan Kamishibai ini dikhususkan untuk para guru-guru, agar kedepannya para guru dapat mempraktekkan cara tersebut kepada anak muridnya di sekolah.

Saya kutip tulisan dari Tribunnews untuk kegiatan Kamishibai tersebut:

http://www.tribunnews.com/nasional/2016/11/04/jica-gelar-kamishibai-tentang-tsunami-di-aceh

Kamishibai dan para peserta workshop

Kamishibai dan para peserta workshop

kamishibai-2 peserta-workshop-kamishibai

Acara hari kedua, tanggal 4 November yaitu, acara latihan evakuasi yang dilakukan di empat(4) titik, di daerah Banda Aceh dan Aceh Besar, kami bekerja sama dengan Sekolah Dasar  di Meraxa, dimana lokasi evakuasi adalah di Escape Building Ule lhee, di BPBD kota Banda Aceh, peserta latihan terdiri dari anak SMP dan SMA dan Museum Tsunami Aceh, bekerja sama dengan Sekolah Budi Dharma yang letaknya bersebelahan dengan museum tersebut.

Cukup seru dan melebihi ekspektasi dari kami sebagai penyelenggara, anak-anak dan guru sangat bersemangat dan betul-betul menghayati perannya dalam kondisi seolah-olah memang terjadi gempa/tsunami sungguhan.

Kami berharap kepada para sekolah dan khususnya kepala sekolah, untuk bisa menerapkan latihan evakuasi ini secara teratur di sekolah masing-masing, dan juga apabila bisa bekerja sama dengan Pusat Pendidikan di sana, agar bisa dimasukkan dalam kurikulum pelajaran tentang menghadapi bencana, agar anak siswa menjadi paham dan mempunyai kesadaran yang cukup sebagai bekal mereka.

Dimulai dari anak-anak, lalu akan diteruskan ke keluarga, orang tua, dilanjutkan oleh orang tua akan menceritakan ke tetangga, tetangga akan melanjutkan ke masyarakat sekitar, maka ini menjadi salah satu pentingnya pembelajaran tanggap bencana untuk anak siswa di sekolah.

Latihan evakuasi oleh sekolah Budi Darma dengan Museum Tsunami Aceh

Latihan evakuasi oleh sekolah Budi Darma dengan Museum Tsunami Aceh

tsunami-drill-2 tsunami-drill-3

Siang harinya, ada lomba menggambar yang diikuti oleh SD dan SMP dan SMA yang ada di kota Banda Aceh dan sekitarnya, ada sekitar 40 sekolah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan lomba menggambar ini.Lomba menggambar diadakan di Museum Tsunami Aceh dengan tema: Kejadian waktu gempa & tsunami, jalur evakuasi, bantuan pasca tsunami, rehabilitasi, tsunami dan penanggulangannya, dan lain-lain terkait bencana tsunami.

drawing-competition-brochure

Satu kata untuk hasil karya anak-anak Aceh…” HEBAT”……ngga nyangka aja, hasilnya bagus-bagus pakai banget, kami dan hampir semua panitia terkagum-kagum dengan karya mereka. Begitu pula bapak Chief JICA Indonesia, Mr.Ando Naoki, dan Minister Kedutaan Jepang, ibu Mari Takada, keduanya mengagumi hasil karya anak-anak Aceh dan kalau tidak salah dengar sih, katanya mau dibuat Kalender tahun depan.Jadilah pak juri dan kami para panitia yang sibuk dan bingung memutuskan siapa pemenangnya.Setelah berdiskusi, kami ambil 10 terbaik dari tiap tingkat sekolah, lalu masing-masing panitia memberikan suaranya untuk kesepuluh karya terbaik dari tiap tingkat SD, SMP dan SMA.

Dan, inilah contoh-contoh hasil karya mereka yang spektakuler.

Kegiatan Lomba Menggambar

Kegiatan Lomba Menggambar

gambar-2 gambar-3

hasil-gambar-lomba

Hari ketiga, tanggal 5 November, adalah acara puncak dari kegiatan ini, pada hari itu, kembali Ms.Murakami Yoko dan Ms.Yoko Takafuji memberikan presentasi dan juga kamishibai singkat kepada para undangan yang terdiri dari perwakilan Gubernur Aceh, Walikota Banda Aceh, Minister Economic Sector dari Kedutaan Jepang di Jakarta,  dan juga para tamu undangan yang terkait dengan kegiatan ini.

Hari itu juga diumumkan para pemenang lomba menggambar, dan sekaligus pemberian hadiah juga piala kepada para pemenang.

Alhamdulilah acara berjalan dengan lancar dan sukses tentunya berkat bantuan dan kerja sama tim yang solid, semoga kita bisa bertemu kembali di masa yang akan datang.

tamu-undangan-vip-dan-presenter bos

Ini beberapa liputan dari media tentang kegiatan ini.

http://www3.nhk.or.jp/news/html/20161105/k10010756971000.html

http://www3.nhk.or.jp/news/html/20161104/k10010755931000.html?utm_int=news-i

http://www3.nhk.or.jp/nhkworld/en/news/20161104_29/

http://www3.nhk.or.jp/news/html/20161103/k10010754781000.html?utm_int=news-i

http://www.kompasiana.com/acehmenulis/aceh-peringati-world-tsunami-awareness-day-5-november_581e101ed99373313293679b

http://www.google.co.jp/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=10&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwidisrPma_QAhWDXLwKHYejDccQFghiMAk&url=http%3A%2F%2Fvideo.metrotvnews.com%2Fnews-log%2FRkjQyzRb-peringatan-hari-kesiapsiagaan-tsunami-se-dunia-digelar-di-aceh&usg=AFQjCNHxXxYG8_EzMKYc7ZLw3DemnusK7w

http://news.okezone.com/amp/2016/11/02/340/1531029/aceh-peringati-hari-siaga-tsunami-sedunia

http://www.google.co.jp/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwidisrPma_QAhWDXLwKHYejDccQFggpMAI&url=http%3A%2F%2Fwww.harianaceh.co.id%2F2016%2F11%2F02%2Fperingatan-hari-kesiapsiagaan-tsunami-dunia-3-5-november-2016%2F&usg=AFQjCNGob89TW5FSkWVws_opJozlpZE7PA

 

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

BLOG BELALANG CEREWET

dicatat biar awet

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination