Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2016

Awal bulan ini, saya berkesempatan ikut menemani atasan saya saat ada  kunjungan dari Kementerian Keuangan dari Jepang, dalam rangka kunjungan ke Pompa Air di Waduk Pluit yang dananya adalah hibah dari Pemerintah Jepang.

Saya belum pernah sekalipun berkunjung ke lokasi tersebut, dan melihat secara langsung, seperti apa pompa air waduk Pluit yang katanya sekarang sudah lebih bagus dan lebih bersih di sekitaran Waduk. Dulunya, banyak rumah-rumah kumuh dan liar yang mengelilingi waduk Pluit yang sebenarnya menjadi tempat aliran dari berbagai sungai di Jakarta, yang semuanya bermuara ke Waduk Pluit.

Sekarang, jalan menuju waduk, sudah rapi dan lancar, ada sekitar 8 (delapan) ribuan kepala keluarga dulunya tinggal di pinggir waduk.Kebayang ngga? kalau setiap hari mereka buang sampah di waduk, berapa ribu plastik setiap harinya.

Saya sempat ngobrol-ngobrol dengan pak Joko sebagai penanggung jawab di Waduk Pompa air Pluit, sebenarnya kami janjian juga dengan staf dari Dinas Tata Air DKI, tetapi pada saat yang bersamaan, tiba-tiba pak Zainal ada undangan meeting yang tidak bisa ditinggal. Menurut pak Joko, rumah-rumah yang masih tersisa di pinggir waduk sebelah kanan, nantinya juga akan digusur dan dipindahkan ke rusunawa yang akan disiapkan oleh pemda DKI. Bapak Gubernur yang sekarang sudah tiga kali berkunjung ke Waduk Pluit, dan kata pak Joko, selama dia bertugas di sana, sudah lebih dari 20 tahun, baru sekarang ada Gubernur DKI yang datang langsung, gubernur sebelum-sebelumnya tidak pernah.Lagi-lagi menurut beliau, semenjak pak Ahok, ada tambahan jalur PLN lagi khusus untuk ke pompa Pluit, karena sebenarnya ada generator, tetapi harus digunakan sesuai kapasitas, dan aliran listrik harus terus terjaga agar tidak terjadi lagi masalah seperti sebelumnya.

Beberapa link yang terkait dengan Waduk Pompa Pluit yang lebih lengkap:

http://www.merdeka.com/foto/jakarta/317601/20140206191453-menengok-pembangunan-pompa-air-di-waduk-pluit-004-nfi.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Waduk_Pluit

Dan ini beberapa foto yang saya ambil saat saya berkunjung ke sana.

Pemandangan lebih bersih dan rapi

Pemandangan lebih bersih dan rapi

Gedung yang dibuat cukup kokoh sebagai lokasi pompa

Gedung yang dibuat cukup kokoh sebagai lokasi pompa

Pompa baru

Pompa baru

img_20160826_135549

foto-foto sebagai informasi yang dipajang di lokasi

foto-foto sebagai informasi yang dipajang di lokasi

foto-foto informasi tentang pembangunan Pompa Pluit baru

foto-foto informasi tentang pembangunan Pompa Pluit baru

Read Full Post »

Akhir-akhir ini lagi trend lagi main sepatu roda di kalangan anak-anak.Awalnya anak saya, Alifa menginap di rumah sepupunya di Vila Gading Harapan, Bekasi Utara, dan di sana karena perumahan baru, jadi juga banyak keluarga baru, yang masih punya anak kecil. Setiap sore, penuh dengan anak-anak yang bermain sepatu roda di lapangan bulu tangkis dekat rumah adik saya. Awalnya Alifa masih malu-malu mau belajar, karena anak lain yang usianya baru  4 tahun sudah lancar main sepatu rodanya. Setelah coba-coba beberapa kali diselingin dengan jatuh juga pastinya, Alifa minta dibelikan sepatu roda, jadi dia bisa main di rumah. Setelah saya belikan, ngga berhenti dia main sepatu roda di dalam rumah. Adiknya masih belum tertarik.

Sekarang ini juga makin sering ada Ice Skating temporary indoor gitu di mall-mall, dan bulan lalu, setelah Lebaran, kami jalan-jalan ke Mall Sumarecon Bekasi, ternyata di sana ada tempat bermain Ice Skating, tidak terlalu luas juga sih, karena biasanya lokasinya di lantai dasar, tempat biasa dipakai buat pameran-pameran.Anak saya Alifa minta main, dan ini pertama kalinya dia main ice skating, padahal cuma bisa main sepatu roda sedikit-sedikit. Adiknya, Dammar juga ngga mau kalah, mau ikutan main juga, padahal sama sekali ngga bisa. Harga tiket yang cukup mahal, Rp.65 ribu hanya untuk bermain 30 menit saja, tetapi demi menyenangkan anak-anak, yaa ngga papa deh…ternyata anak-anak suka.. alhamdulilah, lalu minta main lagi.

Sepupunya, si Queensa yang sudah lebih dulu lancar main sepatu roda, dia pergi ke Skyring di Mall Taman Anggrek, tentu saja anak-anak saya jadi ingin juga main di sana, dan ternyata harganya terjangkau, untuk weekend dengan harga Rp.85 ribu bisa main selama 2 jam, dan kalau kelebihan jam, satu jam dihitung hanya Rp.9 ribu saja.

Kami janjian dengan Queensa,  niatnya sih jam 9 pagi  dari rumah, tetapi agak molor, sampai di sana jam 10 an, dan pas dengan waktunya mereka istirahat karena arena sedang dibersihkan, buka kembali jam 10.45. Setelah dibuka lagi, kami semua bisa masuk, walaupun saya ngga ikut main, saya tetap bisa masuk ke dalam ruang tunggu. Di ruang tunggu ada yang jual makanan cepat saji, seperti pop mie, nasi kuning, kue-kue, dan lain-lain. Di dalam ruang tunggu juga ada toilet dan mushola jadi ngga perlu repot-repot keluar arena untuk mencari toilet.

Sesuai dugaan saya, anak-anak susah diajak pulang, mundur lagi mundur lagi,.. dan sampai jam 4 sore baru pulang.Anak- anak saya amat senang karena di sana mereka dapat kenalan baru dan juga bisa eksplore dan berlatih kemampuan bermain ice skatingnya. Dammar yang tadinya ngga terlalu antusias, pas merasakan bermain di sana, dia amat semangat, sampai susah juga diajak pulangnya.

Senangnya… bisa punya alternatif kegiatan selama weekend, mereka bisa fun sambil berolah raga, sesuai dengan kebutuhan anak-anak tentunya.

Maunya sih sebulan sekali lah minimal ke sana, dan ini sudah yang kedua kalinya.

Dammar with his new friend from Saudi Arabia

Dammar with his new friend from Saudi Arabia

Alifa and her new friend from Saudi Arabia

Alifa and her new friend from Saudi Arabia

img_20160821_111619_hdr

ini di SMB, temporary ice skating arena

ini di SMB, temporary ice skating arena

 

 

Read Full Post »

INTUISI

Sering kali kita menolak mengikuti kata hati, sering kita menghiraukan apabila hati kita berbicara, yang akhirnya menimbulkan penyesalan, “kenapa ya, tadi ngga percaya sama intuisi”.

Ceritanya, kamis lalu, saya ada undangan ke Kidzania dari Komunitas Emak2 Blogger.Berhubung hari kerja, jadi saya ambil cuti dan anak-anak juga saya ajak, dengan meminta ijin ke gurunya. Suami saya sebenarnya mau mengantar, tapi karena hari kerja dan jalan tol dalam kota yang biasanya padat merayap di jam berangkat kantor, saya pilih naik Grab Car saja. Jam 6.30 kami sudah siap berangkat menuju Pacific Place, dan saya booking Grab Car melalui HP Android saya, ngga berapa lama, sudah ada driver yang akan mengantar saya. Seperti biasa, saya telpon ke HP driver, tetapi kok ngga nyambung-nyambung. Berkali-kali saya coba untuk menghubungi HP driver, tapi masih ngga nyambung juga. Akhirnya saya cancel bookingan, dan ada pesan tertulis, “your driver already near by”, lalu saya pikir, kasihan juga kalau saya cancel bookinganya, apalagi sudah dekat, tapi kok ditelponin ke HP ngga nyambung juga, karena saya ingin memberikan alamat lengkap rumah saya.

Setelah beberapa menit, saya menerima telpon dari nomor HP yang berbeda, dan ternyata dari supir Grab yang akan menjemput saya, lalu saya bilang, kenapa kok saya telpon, ngga bisa nyambung, jawabnya karena sedang online.

Saya berikan alamat lengkap, dan patokannya, tidak lama setelah itu, datanglah mobilnya, kami bertiga langsung naik, karena kami diminta kumpul untuk registrasi dari jam 8 pagi di Kidzania, acara dimulai jam 9 pagi. Sepanjang perjalanan, ada beberapa mobil yang menunjuk-nunjuk ke arah ban mobil yang kami tumpangi, mereka bilang kalau bannya kempes, tetapi karena di jalan tol, agak susah untuk menepi, karena bahu jalan yang sebenarnya untuk darurat, tetapi justru saking macetnya, bahu jalanpun ngga tersisa.

Supir Grab minta ijin untuk mengganti ban, setelah ada celah di Cawang, kami berhenti dan supir mengganti ban yang kempes dengan ban cadangan, dan dengan berkeringat, karena panas cukup terik pada jam 8 pagi itu, dia bicara,” maaf ya bu, ternyata ban cadangan juga kempes, malah lebih kempes dari yang dipakai”……mohon maaf ya bu, terpaksa ibu cari taksi aja, nanti saya keluar di tol Tebet, saya ngga berani maksain sampai ke Pacific Place,” kata si supir.

Nyooosssss….antara kesal dan kasihan…..dalam hati saya menyesal menolak intuisi ketika saya sudah tekan cancel bookingan, eh malah ngga jadi cancel, eeeeh.. ngga taunya.. kayak begini deh, pakai acara ban kempes segala, kalau lagi sendiri sih, saya bisa langsung naik bis yang lewat, tapi ini kan bawa dua anak, saya harus lebih hati-hati.

Alhamdulilah ada taxi Burung Biru sedang parkir di Gedung Bukopin, saya langsung naik dan sampai di PP, jam 9 pagi, untungnya acara masih belum dimulai.

Yaaaaa gitu deh cerita sedikit tentang sebaiknya kita bisa mendengar intuisi dan kata hati, sering kejadian kalau kita malah menolak dan menghiraukan pertanda yang sebenernya harus kita perhatikan.

 

Read Full Post »

Mendengar kata Kidzania, langsung terpikir, pasti anak-anak ngga akan menolak apabila diajak ke sana lagi. Anak saya sudah tiga kali ke sana. Awalnya dari sekolah TK nya, tentunya permainan profesi yang cocok juga amat terbatas.Kedua kalinya, ketika SD kelas 2, dan ketiga kalinya minggu lalu.Walaupun begitu, anak-anak saya tetap nagih, “Mah, kapan ke Kidzania lagi?” Alhamdulilah, saya berkesempatan ikut acara dari KEB ( Komunitas Emak Blogger), walaupun harusnya saya ngantor, tapi dibela-belain deh ambil cuti demi ikut acaranya.

Sedikit informasi tentang Kidzania yang saya sadur dari Websitenya Kidzania.KidZania Jakarta adalah sebuah theme park atau ’kota’-nya anak-anak yang mengedepankan unsur pendidikan dan hiburan (edutainment) yang pertama di Asia Tenggara bagi anak-anak usia 2-16 tahun.

Dirancang dan dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya namun dalam skala anak-anak, lengkap dengan jalan raya, fasilitas kota seperti rumah sakit, supermarket, salon, theater, pabrik, Stasiun TV, Pemancar Radio, dan masih banyak yang lainnya.

Di Indonesia, KidZania menempati ruang seluas 7,500 m2 berlokasi di Pacific Place Mall lantai 6, Kawasan Niaga Terpadu, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Jakarta, dengan kapasitas pengunjung maksimum 1,800 orang dalam 1 shift. Cukup luas kan?

Profesi Favorit anak-anak saya diantaranya adalah menjadi Polisi, karena tempat tersebut selalu ramai antriannya.Di Arena Police Station yang bekerja sama dengan Larutan Cap Kaki Tiga Anak, Kamis lalu, 25 Agustus 2016 adalah pas saat peresmian new establishment Police Station Kidzania, Di Establishment Police Station KidZania Jakarta ini anak bermain peran sebagai polisi. Sambil bermain, anak diberikan edukasi bagaimana menjadi polisi yang baik, berani dan beraksi menangkap penjahat yang mencuri formula rahasia Larutan Cap Kaki Tiga Anak. Setiap anak yang bermain di establishment ini akan memperoleh gaji sebesar 5 KidZos. “Permainan establishment Larutan Cap Kaki Tiga Anak Police Station ini sangat seru dan menantang sehingga menjadi favorit anak – anak yang ke KidZania.

Cap Kaki Tiga Anak juga merupakan brand produk anak yang mendukung anak-anak untuk tetap bermain sambil belajar agar bisa menjadi anak yang kreatif dan eksploratif dengan kondisi tubuh yang selalu sehat. Varian rasa terdiri dari Strawberry, Jeruk dan Leci, dan ukuran Cap Kaki Tiga Anak sudah disesuaikan dengan kebutuhan pada anak, dimana porsinya yang cukup, tidak terlalu banyak.Begitu juga dari segi kemasan, Cap Kaki Tiga Anak didisain dengan kemasan bergambar Disney yang dikenal dan digemari oleh anak-anak, yaitu Mickey, Mini dan Donald Duck. Cap Kaki Tiga Anak, Baik Untuk Anak.

Booth Larutan cap kaki tiga anak

Acara Re-launching Larutan Cap Kaki Tiga Anak dan New Establishment of Police Station Kidzania, dibuka dengan drama komedi bertempat di Theater Kidzania. Drama tersebut menceritakan petualangan Kino di hutan dan juga bertemu dengan bajak laut, pada saat sang kapten bajak laut merasakan panas dalam, tenggorokan sakit, Kino menawarkan solusi yang ampuh dengan meminum larutan penyegar Cap Kaki Tiga Anak dengan rasa yang disukai anak-anak tentunya. Setelah meminum larutan tersebut, sang kapten merasakan tenggorokannya sudah membaik dan bisa berbicara dengan suara normal dan juga bisa beraktifitas kembali dengan normal.

Drama Kino

Drama Kino

Setelah kami menonton drama yang cukup menghibur, acara dilanjutkan dengan sambutan dari City Mayor Kidzania, dengan pak Kery Riza, lalu disambung dengan sambutan dari pihak PT.KINO, dengan ibu Merliana.

Foto bersama

Salam Kidzania: ” Kaiiiii” dengan jari diletakan di dada kiri. Yuuuk salam Kidzania, ” Kaaaaaiiiiii” teriak kami secara bersamaan.

Acara dilanjutkan dengan Press Conference, Press conference dan ada kesempatan tanya jawab dari pihak media dan blogger kepada ketiga nara sumber dari pihak Kidzania, PT. Kino dan psikolog anak, ibu Efni.

Acara ditutup setelah makan siang bersama dan ada lomba mewarnai dengan media kaleng, tetapi anak-anak saya yang sedang asik bermain, mana mungkin diajak pulang setelah makan siang? it’s imposible…..

so…..let them play as long as they want, until the venue close. Jadilah, emaknya, ngerumpi dengan emak-emak lain yang juga bernasib sama, anak-anaknya tidak mau pulang sebelum Kidzania tutup pada jam 4 sore.

Beberapa kegiatan anak-anak yang sempat saya potret, yang pas kebetulan aja, ketemu sama emaknya, soalnya emaknya di mana, dan anak-anaknya ngga tau di mana…heheehe, tapi tenang aja saya mah, di sana keamanan terjamin.

PolisiKantor PengadilanAlifaBuilding Climbing

Kebahagiaan orang tua terletak pada kebahagiaan anak-anaknya, melihat wajah anak-anak yang happy, dan semangat, saya memang berniat akan mengajak mereka lagi berkunjung ke Kidzania.

Kenapa Kidzania? Karena sebagai orang tua yang tentunya menginginkan anak-anaknya mempunyai kegiatan bermain tetapi yang bermanfaat, melatih anak-anak bersosialisasi, percaya diri, Kepedulian, bisa menentukan kemauan sendiri, dan berbagai sifat positif lainnya yang bisa menjadi bekal untuk mereka saat dewasa nanti.

Sepanjang jalan menuju ke rumah, tak putus-putus celotehan anak-anak saya, menceritakan kegiatan/pengalaman mereka selama bermain peran dan juga mendapatkan gaji yang mereka kumpulkan untuk membeli sesuatu di Department Store di Kidzania pada waktu mendatang.

Sampai jumpa lagi di Kidzania…….

 

 

 

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

BBC | Blog Belalang Cerewet

semua dicatat agar awet

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination