Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juni, 2016

Dalam bulan ini, ada dua orang rekan kerja saya yang memutuskan untuk mengundurkan diri, padahal masa usia pensiun hanya tinggal 1 tahun lagi.

Uang pesangon yang bisa didapatkan apabila mengikuti peraturan Depnaker, seharusnya bisa mendapatkan perhitungan pesangon 9 bulan gaji x 2, yaitu 18 bulan gaji, sedangkan kalau resign sekarang, berarti hanya mendapatkan pesangon 9 bulan gaji.

Apabila melihat pandangan secara umum, tentunya sayang ya hanya tinggal tunggu bekerja satu tahun lagi, untuk bisa mendapatkan jatah uang pesangon pensiun, kalau masih diatas 5 tahun sih mungkin masih lama nunggunya, ini kan cuma 1 tahun, ngga berasa lho.

Tetapi setiap orang pasti sudah memikirkan masak-masak keputusan ini dengan berbagai pertimbangan yang tentunya juga sudah didiskusikan dengan pasangan dan keluarga.

Semoga saja keputusan yang diambil akan membawa kebaikan bagi keduanya, semoga juga makin sehat, dan bahagia bersama keluarga tercinta.

Saya mencoba menanyakan langsung, alasan penting apa yang membuat keduanya tidak mau menunggu satu tahun lagi untuk sampai pensiun, jawaban mereka, karena kondisi kesehatan yang sudah cukup membuat mereka lelah, harus berjibaku dengan kemacetan di pagi hari dan sore hari menuju ke kantor dan pulang ke rumah, di mana makin bertambah usia, ada saja penyakit khususnya sendi kaki yang sering merasakan nyeri luar biasa.Untuk alasan rekan yang satunya, dia ingin memenuhi kebutuhan anaknya yang sedang kuliah, karena sudah berusaha pinjam ke Bank, ke sodara, ke teman, tetapi mentok, dan satu-satunya cara untuk bisa mendapatkan uang dengan jumlah yang dia inginkan, adalah dengan resign dan mendapatkan uang pesangon.

 

Read Full Post »

Katanya kan kalau anak bertingkah baik dan berprestasi, dianjurkan agar anak diberikan reward, nah rewardnya bisa bermacam-macam bentuk, dengan pujianpun sudah cukup.

Dammar, anak saya sebelum pembagian raport, sudah minta hadiah, katanya kalau nilai aku bagus, aku minta dibelikan action figure darth vader dari star wars, keluaran produk dari Disney Infinity 3.0. Pokoknya dia udah browsing terus di toko online seperti buka lapak atau olx.

Saya berjanji untuk bisa mengabulkan permintaannya, tetapi ternyata cukup sulit mendapatkan barang yang dimaksud.Saya sudah menghubungi beberapa toko mainan, kebanyakan barangnya kosong, kalau mau menunggu dan indent, bayar DP dulu.

Pembagian raport tinggal nunggu beberapa hari lagi, tapi barangnya masih belum ada, Dammar terus menanyakan, kapan barangnya datang.

Sampai akhirnya saya info ke toko mainan tersebut, apabila dalam minggu ini, saya cancel saja, dan mohon uang DP dikembalikan, dan dijawab, setuju untuk mengembalikan uang DP saya tersebut.

Keesokan harinya, hanya 1 hari sebelum pembagian raport, barang sudah dikirim, sudah terbayang pasti senang sekali Dammar bisa mendapatkan hadiah yang diidam-idamkan.

Ternyata hasil nilai raportnya baik, dan Dammar mendapatkan peringkat ke tiga, jadi hadiahnya cocok lah buat dia, dan dia sangat senang bisa memiliki hadiah tersebut.

darth vader disney infinity 3.0 idaman Dammar

darth vader disney infinity 3.0 idaman Dammar

dammar dan mainannya

darth vader light fx

darth vader light fx

Read Full Post »

halomoney

Inget jaman dulu, lagi awal-awal kartu kredit masih hanya beberapa gelintir orang yang bisa punya, kalau lihat di dompet teman atau bos, punya beberapa kartu kredit.. wiiiiyyyy keren gitu kesannya.

Tapi sekarang, justru pihak bank penerbit berebut nyari nasabah untuk bikin kartu kredit, hampir tiap bulan, ada saja yang telpon menawarkan kartu kredit,dengan iming-iming hadiah voucher, iming-iming gratis iuran tahunan, malah sampai gratis iuran seumur hidup.

Kartu kredit itu perlu, hanya untuk darurat saja kalo buat saya pribadi ya, ngapain juga punya banyak-banyak, tapi,,,,, ada juga teman yang punya beberapa, karena mau pakai diskonannya.Banyak kartu yang punya penawaran dan kerja sama dengan berbagai hotel dan restoran, jadi kalau pas makan di suatu restoran, teman saya suka tanya,” ada promo kartu kredit apa mbak?” dan misalnya dijawab,”BCA, pak”, maka dia keluarin deh tuh kartu kredit BCA nya, lumayaaaan….bisa dapat diskon.

Tapi tetap sih, buat saya, ngga gitu perlu itu diskon-diskonan, (bukan berarti saya horang kayah lhoooo), toh saya  juga jarang makan di restoran atau menginap di hotel, jadi kartu kredit tetap buat darurat seperti berobat ke RS atau pas lagi ngga ada cash cukup di dompet, dan begitu tagihan datang, langsung buru-buru dibayar cash biar ngga ada hutang, dan ngga harus bayar bunga.

Saya hanya ingin sharing pengalaman teman saya, sebut saja namanya Yanti, dimana teman saya sekarang jadi sasaran ditelpon sama debt collector bank Mega.Awalnya, sebagai teman satu kantor, ketika diminta dicantumkan namanya sebagai referensi, oleh si Maya ( bukan nama sebenarnya), karena sebagai teman dekat, dia mau-mau saja, karena mikir yang positif saja sebagai teman dan ingin membantu.

Tetapi ketika si Maya  ini keluar dari kantor, Yanti selalu terima telpon dari pihak debt collector, katanya pihak bank ngga bisa menghubungi Maya dan si Maya ini punya hutang yang belum dibayarkan.

Sudah puluhan kali diberi tahu ke pihak debt collector, kalau dia sudah tidak pernah berhubungan lagi, tetapi sampai saat ini, sudah lebih dari 5 bulan, masih saja ditelpon untuk menanyakan kabar si teman yang berhutang ini.

Sebagai teman, yang dulunya pernah dekat, pernah pergi keluar kota sama-sama, pernah menginap sama-sama, saya sih amat menyayangkan ya kalau akhirnya pertemanan jadi kurang harmonis, gara-gara dikejar-kejar debt collector. si Yanti sudah cukup geram dengan berbagai alasan si Maya, yang katanya sudah bayar lunas, begitu juga dengan ibu Maya yang meyakinkan kalau si Maya sudah bayar lunas ke banknya, tetapi kenyataanya dari pihak debt collecor masih terus mencari Maya dengan menelpon ke Yanti karena pihak debt collector ngga bisa menghubungi Maya.

Tentunya Yanti amat merasa terganggu dengan telpon-telpon dari debt collector tersebut, di satu sisi, si pengutang sepertinya malah masa bodoh dengan kondisi terganggunya si Yanti, malah menyarankan untuk ganti nomor hp saja, Yanti tentu saja tidak mau, karena nomor hp dia sudah banyak dia share ke rekan kerja dan teman-teman lama tentunya.

Lesson learned ya…. jangan pernah mau dicantumin nama kita sebagai referensi di aplikasi kartu kredit, selain bakalan dikejar-kejar sama debt collector, ditambah pertemanan juga jadi ngga harmonis hubungannya.

Padahal sih ya, kalau si Maya mau berterus terang ke Yanti,tentang kondisi dia, dan tetap membina hubungan baik, pastinya Yanti ngga akan semarah sekarang ini.

kartu kredit -financial bisnis.com

Read Full Post »

Artikel ini udah pernah saya baca, dan artikel seperti ini adalah artikel yang harus saya baca berulang-ulang, agar bisa sering menjadi reminder buat diri sendiri selaku orang tua yang harus banyak menahan sabar dan banyak belajar.

Saya share di sini ya, penulisnya entah siapa, tapi cukup bagus buat menjadi bahan pembelajaran kita sebagai orang tua.

Berbicara Kepada Anak-anak*

Anda mungkin tahu rasanya, bagaimana berkomunikasi dengan anak-anak. Terlebih lagi, anak-anak sendiri. Berbicara kepada anak-anak, sebetulnya menyenangkan walau kadang-kadang mengesalkan. Untuk itu, diperlukan kehati-hatian, mengingat pekanya perasaan mereka, mengingat masih sedikit dan sempitnya wawasan mereka, dan masih polosnya cara berpikir mereka.

Di sela semua “kelemahan” itu, ada satu kekuatan terbesar yang dimiliki hanya di saat tertentu dalam hidup setiap manusia. Kekuatan yang dimiliki hanya di saat manusia masih menjadi anak-anak, yaitu daya ingat dan daya cerna yang luar biasa pesat dan hebatnya. Berhati-hatilah. Berhati-hatilah jika Anda bermasalah di kantor. Jangan sampai kekesalan Anda tertumpah pada diri dan perasaan mereka. Apapun yang buruk dari mereka, akan berasal dari perkataan Anda sebagai orang tua. Berhati-hatilah jika Anda bermasalah dengan pasangan atau keluarga Anda. Jangan sampai kemarahan Anda terlampiaskan pada perasaan dan jiwa yang masih benar-benar apa adanya. Apapun yang buruk dari mereka, akan berasal dari perkataan Anda sebagai orang tua.

Berhati-hatilah jika jalan hidup Anda tidak sesempurna yang Anda minta. Jangan sampai kekecewaan Anda menerpa pada hati dan pikiran suci mereka. Sebab Anda akan menciptakan anak-anak yang penuh cacat dan cela di dalam jiwanya. Apapun yang buruk dari mereka, akan berasal dari perkataan Anda sebagai orang tua. Berikut ini adalah tips dari seorang konsultan komunikasi yang mendalami persoalan komunikasi antar pribadi, termasuk berkomunikasi dengan anak-anak.

*TERSENYUMLAH DENGAN TULUS PADA MEREKA*

Smile! And mean it! Lebih dari 50% komunikasi Anda, dilakukan dengan bahasa tubuh termasuk ekspresi wajah. Saat berbicara kepada anak-anak, persentase itu akan bertambah. Sebab bahasa tubuhlah yang lebih mereka pahami, ketimbang bahasa intelektual Anda sebagai orang dewasa.

*JANGANLAH MERENDAHKAN MEREKA* Janganlah berbicara dengan merendahkan mereka. Adalah baik untuk mengetahui terlebih dahulu, seberapa jauh pemahaman mereka tentang suatu topik. Snorklinglah sebelum diving.

*GUNAKANLAH ALAT PERAGA* Gunakan sesuatu yang anak-anak dapat melihat, mendengar dan menyentuhnya. Gunakanlah alat peraga secukupnya. Tidak perlu kebanyakan dan bertaburan. Anda tahu bagaimana anak-anak. Dengan alat peraga, mereka akan lebih mudah mengingat berbagai hal.

*SEDERHANAKANLAH BICARA ANDA* Anak-anak akan cepat lelah dengan deskripsi yang terlalu detil, dan dengan teori serta konsep. Gunakanlah cerita, untuk mendemostrasikan informasi yang akan Anda sampaikan. Buatlah proses itu menjadi fun.

*BERTANYALAH PADA MEREKA* Pertanyaan akan membuat anak-anak berpikir dan terlibat. Menjawab pertanyaan, bertanya, mengutarakan pendapat, dan melakukan evaluasi, adalah lebih menyenangkan bagi mereka dalam memahami berbagai fakta.

*ANTUSIASLAH DI HADAPAN MEREKA* Jadilah antusias dan enerjik. Ini akan membuat Anda dan mereka tetap terjaga dan tertarik pada topik.

*PAKAILAH KACAMATA MEREKA* Anak-anak melihat berbagai hal dengan cara pandang yang berbeda. Mereka melihatnya dengan kacamata mereka, bukan kacamata Anda. Concern, prioritas dan sistem nilai mereka, juga berbeda. Temukanlah apa yang penting bagi mereka, sebelum berbicara. Doronglah mereka untuk meminta penjelasan, jika mereka tidak memahami apa yang Anda katakan.

*MEREKA TIDAK PEDULI ANDA SEBAGAI PEMBICARA* Mereka, tidak peduli apakah Anda seorang pembicara yang hebat atau tidak. Apa yang mereka inginkan, hanyalah kejujuran, antusiasme, dan respek. Jika Anda melakukan kesalahan berbicara atau lupa akan sesuatu, tak perlu khawatir. Anak-anak itu menyenangkan, sebab mereka tak akan menghakimi Anda. Teruskan saja bicara Anda.

*JUJURLAH PADA MEREKA* Jika Anda tidak tahu jawaban dari pertanyaan mereka, jujur saja. Tak usah Anda karang-karang jawabannya. Anak-anak, biasanya mengetahui jika Anda ngibul. Bilang saja nanti akan Anda cari jawabannya. Dan ingatlah, mereka akan menagihnya.

*LIBATKANLAH MEREKA* Libatkanlah mereka. Jika ada bagian dari bicara Anda di mana mereka bisa tampil ke depan, melakukan penghitungan, atau membicarakan sesuatu, berikan kesempatan itu pada mereka.

*JIKA MEREKA HARUS DUDUK DAN DIAM:

TEKNIK ABC*

Ada saat atau sesi tertentu di mana anak-anak memang diharapkan hanya duduk dan mendengarkan. Untuk sesi seperti ini, Anda hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian.

*A: Attention Span* Attention span atau rentang perhatian, adalah faktor yang membedakan kemampuan mendengar, antara anak-anak dan orang dewasa. Setelah dewasa, Anda telah bisa mengembangkan kemampuan untuk lebih fokus dan lebih lama bertahan mendengarkan sesuatu. Anak-anak belum bisa sejauh itu. Perhatikanlah acara bagus untuk anak-anak di televisi. Semuanya dipecah-pecah ke dalam berbagai segmen yang pendek-pendek. Dibuat seperti itu, agar anak-anak tetap duduk dan mendengarkan. Jika anak-anak terlibat dalam suatu aktivitas yang tidak dipilihnya sendiri, mereka akan lebih enggan mendengarkan. Prediksilah secara realistis, berapa lama mereka akan tetap fokus.

*B: Break it Up* Jika Anda berbicara pada sekelompok anak-anak, pecahlah mereka menjadi kelompok-kelompok kecil. Jika bicara Anda akan panjang atau menyangkut beberapa isu sekaligus, pecahlah bahan bicara Anda menjadi potongan-potongan yang sederhana dan mudah dicerna.

*C: Children are Still Children* Seberapa pun besarnya energi dan antusiasme Anda, mereka tak akan pernah melihatnya dari perspektif Anda. Selogis apapun pernyataan Anda, mereka tak akan pernah melihatnya seperti Anda melihatnya. Cobalah untuk memasuki sudut pandang mereka, kemudian bertanyalan WIIFM (What’s In It For Me?). Sebab, mereka juga punya yang namanya minat dan ketertarikan pada sesuatu.

*KESIMPULAN*

Sebagian besar dari kita, adalah orang-orang dewasa yang tak sempurna, manusia-manusia yang penuh dengan cacat dan cela. Sebagian besarnya, disebabkan oleh kata dan bicara para orang tua kita. Kita masih bisa merasakan bekas dan carut-marutnya. Itulah luka lama kita, yang kecil kemungkinan bisa hilang selamanya. Kita tidak akan menyalahkan para orang tua. Sebab mereka hanya berjalan sesuai dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan, sejalan dengan impian dan harapan, seiring dengan wawasan dan kemampuan.

Begitulah yang telah terjadi, dan kita sudah tidak bisa apa-apa lagi, kecuali membangun masa depan. Apa yang terpenting, adalah menciptakan masa depan yang lebih baik dan makin baik. Masa depan dari anak-anak kita. Kita tak ingin mereka sama tak sempurnanya dengan kita. Kita ingin mereka lebih baik dari kita. Kita tak ingin semua cacat dan cela menggores lagi, seperti yang terjadi pada diri kita sendiri. Kita tak ingin semua itu datang dan datang lagi. Oleh sebab itu, janganlah kita ulangi kembali.

Read Full Post »

Alifa 10 tahun

Alifa 10 tahun

Sabtu lalu, adalah waktunya pembagian rapot untuk anak-anakku. Aku sebagai orang tua, tidak pernah terlalu berharap agar anak-anakku menjadi juara di sekolahnya.Menurutku, masa-masa anak-anak di Sekolah Dasar, adalah waktunya pembentukan ahlak/budi pekerti, waktunya anak belajar bersosialisasi terhadap orang lain.Sosialisasi terhadap guru, teman dan kakak kelas atau adik kelas.

Sebagai ibu bekerja, yang waktunya dari pagi sampai malam baru sampai rumah, tentunya tidak punya waktu untuk konsisten membantu anak-anak dalam hal belajar pelajaran sekolahnya.Pelajaran di sekolah SDIT Al Ikhlas 86, cukup banyak, karena ada tambahan selain dari kurikulum nasional.Pelajaran tambahan seperti bahasa Sunda, Fiqih, BTAQ,Sejarah Kebudayaan Islam, di mana aku kurang memahami pelajaran tersebut.

Tentunya amat tidak adil, apabila aku berharap anak-anak bisa mendapatkan nilai tinggi, tetapi sebagai orang tua belum maksimal untuk membantu mereka dalam mencapai nilai terbaik.Aku sadar,… amat sadar….

Apabila anak-anakku bisa mendapatkan nilai yang tinggi dan mendapatkan rangking di kelasnya, tentunya ini suatu anugrah dari Allah, dan juga tak luput dari bantuan ibu/bapak guru dalam membimbing anak-anak.

Alhamdulilah, Alifa naik ke kelas 5 SD, mendapatkan rangking 10 besar, sedangkan adiknya, Dammar naik ke kelas 3, dan mendapatkan peringkat 3 di kelasnya.

Semoga anak-anakku diberikan kesehatan, kecerdasan dan budi pekerti yang baik sebagai umat muslim yang bisa dibanggakan buat orang tua, agama, dan negaranya, aamiin ya Rabbal Alamin.

I am so proud of you kids….

Dammar 8 tahun

Dammar 8 tahun

 

 

 

Read Full Post »

Awal bulan Juni, tepatnya tanggl 3 Juni, bos kami kirim email untuk diadakan meeting mingguan, dan waktu sudah menunjukan pukul 4 sore. Jadwalnya sebetulnya jam 3.30 tapi beliau masih belum kembali dari rapat di luar kantor.

Begitu beliau sampai di kantor, langsung menginstruksikan untuk segera memulai meeting, dan si bos bolak balik mencari Ms.Kitamura yang juga saat itu sedang ada tamu di ruang meeting lain.

Setelah kami berkumpul, minus Ms.Kitamura, si pak Haji, biasa kita panggil dia, (bingung kan, orang Jepang kok namanya pak Haji, jadi pak Haji itu singkatan dari Harada Jicho…hehehehehe.ada-ada aja ya teman-temanku tuh).

Akhirnya si pak Haji membuka acara meeting tersebut, dan beliau mengaku bahwa sebenarnya  niat mengumpulkan kami semua,maksudnya ingin makan kue ulang tahun, di mana saya dan mbak Juni berulang tahun di bulan Juni ini.Si bos meminta ms.Kitamura untuk membelikan kue yang nantinya akan dipotong dan dimakan bersama-sama ketika meeting.

Dan ternyata, hari itu adalah pas hari ulang tahun Ms.Kitamura, si pak bos juga baru tahu ketika dia melihat daftar siapa yang ulang tahun di bulan Juni untuk orang Jepangnya, eeeeh.. malah beliau minta tolong beli kue untuk orang lain, padahal yang dimintai tolong malah ultah hari itu…hahahahaha…

Jadilah, beliau beli kue kecil khusus untuk ms.Kitamura, kue yang bukan untuk dibagi-bagi, karena ngerasa bersalah…hehehehe.

Padahal sih mbak Juni ultah tanggal 7 Juni, sedangkan saya ultah di tanggal 22 Juni nanti, tapi berhubung masuk bulan puasa, jadi pak bos inisiatip untuk merayakan duluan secara bersama-sama.

Thank you pak Haji and thank you all member section 2.

Kitamura san, Mbak Juni dan saya

Kitamura san, Mbak Juni dan saya

tip lilin wuuusssss

tiup lilin wuuusssss

all members section 2

all members section 2

Read Full Post »

WANITA

Wanita yang paling perkasa, kalau menurut bang Denny Siregar, adalah wanita yang bersedia di poligami.Sebagai istri, wanita ini betul-betul  taat kepada suami, dan ingin mencari ridhoNYA dengan mengijinkan suami berpoligami.

Jarang ada wanita seperti itu, banyak yang minta bercerai dari pada suami berbagi dengan wanita lain, ngga tahan melihat suami harus berbagi kasih sayang, berbagi cerita, berbagi waktu dan berbagi rejeki.

Sungguh memang betul, apabila ada wanita jaman sekarang yang betul-betul ikhlas mengijinkan suaminya untuk berpoligami, dia adalah wanita perkasa.Salut atas keikhlasannya, salut atas kesabarannya dan salut atas ketaatannya kepada suaminya.

Nah, masalahnya sekarang ini, suami ingin berpoligami itu harus bisa membedakan antara mana syahwat dan mana yang bukan, dibutuhkan keadilan dalam berbagi yang mana akan sulit dilakukan.

Banyak wanita yang akhirnya menahan sakit hati, dan tetap bertahan tetapi rasa hormat dan sayang terhadap suami sudah tidak ada lagi, mempertahankan perkawinan adalah hanya sebatas pura-pura demi anak-anak dan demi lingkungan.

Malu, kalau sampai terjadi perceraian di usia senja, di mana sudah ada anak cucu yang tentunya akan bisa melihat langsung kehidupan kakek neneknya.

Kakek nenek yang tentunya masih ada kesempatan diberikan usia agar bisa memperbanyak amal kebaikan dalam menjemput kematian agar bisa khusnul qotimah seperti yang diidam-idamkan.

Semoga para wanita yang aku kenal, khususnya ibuku, mama mertuaku, dan keluargaku juga teman-temanku, adalah wanita yang akan selalu dikenang karena kebaikannya dan nantinya bisa mendapatkan balasan yang berlipat ganda atas jerih payahnya untuk keluarga, aamiin.

Read Full Post »

Orang Pintar

Jujur deh, pernah ngga pergi ke orang pintar, untuk nanya-nanya soal jodoh, kerjaan, dan lain-lain? saya punya teman yang memang seneng banget konsultasi ke orang pintar katanya, saya pernah diajak oleh beberapa orang teman.Dan ketika saya ikutan, saya juga iseng sih ikutan nanya-nanya, tapi ya gitu, ngga ada satupun yang saya percaya, malah ada beberapa ramalan mereka, yang akhirnya malah kebalikannya tuh.

Salah satu contoh soal jodoh,  saya dibilang, jodohnya bukan sama yang lagi dekat sama kamu ini, nanti ada yang lain, eh ternyata saya malah nikah sama suami saya ini, dapat anak 2 malah, dan alhamdulilah saya bahagia, dan yakin kalau suami saya ini memang yang terbaik buat saya.

Apalagi sekarang setelah tahu kalau percaya sama dukun dan teman-temannya itu termasuk musryik.. Astaghfirullah… jangan sampai deh…

Dukun kan manusia juga, kenapa percaya sama mahluk ciptaan Allah, bukan sama penciptanya. Berdoa ya sama pemilik alam semesta ini, yang maha kuasa, maha mengatur segalanya dan maha mengetahui.

Saya ngga pernah lho punya bayangan, nanti suami saya itu orang apa, modelnya gimana, mirip siapa, kaya/miskin, baik, supel,dll. Yang pasti saya berdoa minta jodoh yang terbaik buat saya, yang membuat saya nyaman dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik, bisa belajar bersama menjadi umat yang lebih baik.

Dulu waktu jaman SMA, banyak teman-teman yang udah pada punya gebetan, dan pacar, kalau saya, naksir sih ada terutama kakak kelas, tapi kakak kelasnya ngga ada yang mau sama saya..hahahahaha, sampai-sampai pernah ketemu temen sekelas, dia bilang,” ya ampun Nit, ngga nyangka ya, elo bisa nikah juga, dan anak-anak loe juga cakep-cakep”, gue jawab..” alhamdulilah, ngga nyangka ya?”

Yah nasib orang siapa yang tahu ya,.. kondisi orang itu bisa kadang di atas, bisa kadang di bawah, semua itu harus dijalani, hidup kita adalah semua untuk beribadah kepada sang pencipta.

 

Read Full Post »

Bulan Ramadhan datang lagi, alhamdulilah masih diberikan kesempatan untuk bisa melaksanakan ibadah shaum tahun ini. Bagi kedua anak-anaku, tahun ini mulai puasa full satu hari, khususnya untuk Dammar yang masih kelas 2 SD.Di hari pertama sahur, bangun agak marah-marah, tapi tetap bangun.Sahur hari kedua, marah-marah juga, katanya sahur sahur melulu, tapi ngga bangun-bangun, sedangkan saya bangun sudah jam 4 pagi, dan masih harus menyiapkan menu sahur, padahal setengah jam lagi sudah waktunya Subuh.

Pagi ini, Bapaknya yang bangunin, ternyata cukup mudah, ngga pake marah-marah, alhamdulilah.

Saya udah niatan ambil cuti di hari pertama puasa, dan ingin buka puasa di rumah, karena sepanjang pengalaman saya, selama bulan puasa, justru macetnya bertambah bukan berkurang.Pulang lebih awal, tetapi tetap saja sampai rumah hampir jam 7 malam. Nah… ternyata niat tinggal niat doang, karena saya dapat menstruasi, ngga jadi deh buka puasa di rumah. Ngga papa lah, yang penting bisa menyiapkan masakan untuk berbuka buat keluarga tersayang.

Senin hari itu, saya produktif banget lho, dari pagi, saya udah belanja ke pasar, beli bumbu jadi untuk bikin daging rendang, ayam ungkep, bubur kacang ijo, pisang goreng dan es campur, lengkap banget kan? dan kerjaan saya bolak balik aja di dapur, sampai anak saya protes,”Mamah, kok dari tadi di dapur terus sih”,… maaf ya nak.. ini emang lama masak rendang, bisa 2 jam biar matang dan kering bumbunya, eh dia malah protes, kenapa dagingnya dibuat rendang semua, dia maunya ada juga yang dibuat sop daging….. yaaaah.. makin lama dong mamahnya masak, tapi saya udah janji, minggu depan deh dibuatin sop daging.

Sudah ketiga kalinya selama Ramadhan, saya dapat menstruasi di awal dan di akhir bulan Ramadhan, ya alhasil, hutang puasa saya bisa sampai 10 hari yang harus saya bayarkan, dan itu penuh perjuangan.. hehehehe.

Berharap selalu ada perubahan ke arah lebih baik buat diri sendiri dan juga buat keluarga saya, aamiin. ( Khatam Al quran, sholat sunah rawatib, lebih sabar, lebih lembut)

Ini Ramadhan kedua, setelah Mamah meninggal dunia, dulu kalau lebaran, mamah Dien selalu bikin opor ayam, anak saya suka sekali. Pernah suatu hari kita menginap di salah satu hotel di Ancol, menu sarapannya ada opor ayam, dan  tau ngga? Dammar makan opor ayam berkali-kali, ngga mau yang lainnya.Kata dia, ” Soalnya Eyang Dien udah ngga ada, jadi aku ngga bisa makan opor ayam lagi, mamah kan ngga pernah bikin” ooaalaah nak.. ok deh.. mamah bikin opor ayam ya nanti, tapi pake bumbu jadi aja ya… enak juga kok.. yakin deh?

 

 

Read Full Post »

Honorer di Kementerian

Seperti cerita saya sebelumnya, adik saya keterima kerja sebagai tenaga honorer di Kemenkes.Awalnya dia amat berharap untuk bisa menjadi PNS beneran, karena seperti harapan semua orang yang bekerja sebagai PNS, yaitu dapat pensiun, jadi kalau meninggal, masih ada penghasilan untuk istri, dan untuk anak.

Bekerja di kantor Kemenkes, sebagai tenaga honorer di bagian IT, tugasnya membuat website dari proyek yang sekarang sedang dikerjakan, karena adik saya tidak terlalu mahir untuk membuat website, maka dia belajar dengan teman saya secara privat di rumah saya. Kami semua, orang tua, dan kakak-kakaknya cukup senang mendengar dia bisa bekerja di sana.

Awal masuk, baru seminggu, sudah ada jadwal kegiatan outbound ke Jepara, dia dapat uang saku, dan hotel, tiket kereta semua tentunya gratis.Di minggu berikutnya, dia ikut sebagai notulen sebuah rapat yang diadakan di salah satu hotel di Jakarta, selama 3 hari, dan dapat uang kehadiran, sejumlah 800 ribu rupiah. Dengan gaji 3 juta plus tambahan amplop-amplop, tentunya dia semangat kerjanya.

Nah, masalah terjadi ketika dia kena tegur oleh rekannya.

” Mam, kamu udah ngerjain kerjaan yang disuruh oleh Kasie belum?” tanya salah satu staf PNS di sana.

” Belum, soalnya dari kemarin, saya ngerjain kerjaan yang disuruh sama bu Tri nih, ” jawab Imam.

” ooh jangan gitu Mam, kamu harus mendahulukan kerjaan dari Kasie dulu, baru orang lain, dan kamu itu bagian IT, ngapain ngurusin masukin surat ke TU, nyatat surat, dll, itu kan bukan kerjaan kamu” balas staf itu lagi.

” Ooh saya ngga tau mbak, ya udah hari ini saya langsung kerjain” balas Imam.

Pas saat gajian, tanggal 31 Mei lalu, bagian Finance memanggil adik saya, ” Mam, ini gaji kamu, dan katanya Kasie, bu Wiwik, dia ngga mau perpanjang kamu lagi, tapi mau didiskusikan dulu ke Kasubdit, ibu Nani, tambah si orang finance ini.

Shock dong si Imam, ya jelas aja, masa’ iya dia kerja sebagai honorer cuma sebulan doang, percobaan paling ngga, tiga bulan kek,  dan dia juga ngga tau kesalahan dia di mana. Ketika Imam akan pulang, si mbak Finance ini memanggil lagi, katanya kasubdit mau nyoba perpanjang lagi sebulan lagi sampai Lebaran. Keesokan harinya, adik saya mungkin sudah merasa ngga nyaman, dan berpikir, ” wong dia udah ngga mau make saya lagi, ngapain juga saya masuk, kan sehari-harinya saya berhubungan sama si ibu Kasie ini”. Sebagai seorang laki-laki, pasti harga dirinya langsung jatuh, dan sombongnya keluar, emangnya ngga kerja di situ, dia ngga bisa makan”, itulah kata-kata adik saya ketika saya tanyakan, kenapa dia ngga masuk kerja hari itu.

Saya juga ikut shock sebetulnya, dan saya kasih nasihat panjang lebar, kirim wa panjang banget, intinya sih, jangan patah semangat, datang aja lagi ke sana, toh kan sama kasubdit, diperpanjang lagi, bla bla bla.. intinya biarin deh muka tembok, yang penting kerjaan dikerjain, dapat gaji.

Eng ing engg… ternyata sampai hari ini, hari ketiga, dia tetap ngga mau ke sana lagi, ya sudah lah, toh dia yang menjalani, dia yang bertanggung jawab atas semua keputusan yang dia ambil, saya kakaknya hanya berusaha memberikan pandangan yang menurut saya lebih baik.

Akhirnya saya curhat-curhatan sama teman kantor yang dulunya dia pernah bekerja di proyek di Kemenkes, dan saran dia malah, katanya jangan lama-lama jadi honorer di Kemenkes, dia punya beberapa teman yang kerja sebagai honorer, pernah gajinya ngga dibayar sampai 6 bulan, dan ada juga yang SK nya baru keluar setelah 2 tahun. Parah banget ya?…….Cerita lainnya yang bikin ngenes lagi, ya soal korupsi, diantaranya pakai nama untuk dapat amplop, padahal ngga hadir di seminar, atau dapat jatah hotel, padahal hotel ngga dipakai karena kan orangnya tinggal di kota yang sama, dan banyak lagi deh cerita yang bikin tambah miris.. sedih, mau sampai kapan ya negara kita bebas dari korupsi? padahal kan rakyat yang miskin masih banyak, RS juga yang bagus masih harus bayar, walaupun ada BPJS Kesehatan tapi kan masih ngga maksimal.

Sepertinya ini jawaban Allah untuk adik saya, kan kita berdoa minta rejeki yang halal dan berkah ya, dan keputusan dia untuk tidak melanjutkan tentunya yang terbaik buat dia dan keluarga.

Yaaah begitulah kondisi negara kita, semoga Indonesia lebih baik, mulailah dari diri sendiri, mulailah dari sekarang.

Read Full Post »

Older Posts »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

blog belalang cerewet

berbagi inspirasi, menguatkan harapan

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

RedDoorz Blog

Blog Traveling dan Tips

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Personal Blog - Jejak Mata, Rasa dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination