Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2015

Semakin anak-anak bertambah usia, makin bawel dan makin rajin protes.Rasa-rasanya saya selalu merasa menyesal apabila setelah marah terhadap anak.Karena kalau saya sudah marah, saya udah kayak singa lapar, mengaum sampai-sampai tetangga sekitar sepertinya bertanya-tanya, “emang ada singa, siapa yang pelihara ya?”

Berhubung menjadi orang tua dan menjadi tua itu beda jauh, dan jaman sekarang, ngga sama dengan jaman saya masih kecil, pola asuh juga harus menyesuaikan.

Syukurnya sekarang banyak tersedia buku-buku tentang parenting, juga seminar-seminar.Kita sebagai orang tua, jangan pelit untuk investasi ilmu, apalagi buat anak-anak.

Salah satu buku yang sedang saya baca, yaitu buku seri @anak juga manusia, oleh Angga Setyawan sebagai praktisi parenting.

Banyak lho ilmu-ilmu yang bisa diterapkan dalam mendidik anak sehari-hari.Banyak contoh kasus yang biasa kita hadapi.Anak saya ada dua, dan dalam buku tersebut, sebaiknya kita tidak membanding-bandingkan anak.Jadi, tidak boleh nih membanding-bandingkan anak? jawabnya boleh, asal membandingkan anak dengan dirinya sendiri ketika dia melakukan sesuatu yang baik.Misalnya, “adik ingat enggak waktu adik pulang bermain dan langsung cuci tangan-kaki, juga membereskan kamar sendiri’, .Bila itu yang kita lakukan, yang akan tumbuh dalam diri anak adalah kesanggupan untuk lebih baik dari hari kemarin, bukan untuk bersaing dengan orang lain.

Anak-anak belajar tentang kehidupan dari apa yang mereka lihat, jadi kita sebagai orang tua adalah guru pertama mereka, mereka akan meniru apa yang kita lakukan.

Jadi, jangan berharap anak sopan santun, kalau yang dia lihat orang tuanya sering masuk kamar anak tanpa permisi, atau buka-buka tas anak tanpa permisi juga.Anak akan selalu memberi apa yang dia terima.

Tidak ada manusia yang sempurna, sebagai orang tua,kalau sempurna itu diartikan dengan tanpa pernah melakukan kesalahan maka bergaul saja dengan malaikat.Orang tua juga manusia.

Justru dengan adanya kesalahan, kita bisa belajar agar tidak mengulangi lagi kesalahan yang sudah pernah kita lakukan.Lebih baik salah dari pada tidak pernah belajar sama sekali.

Menyadari kesalahan itu baik.Namun, hati-hati jangan sampai terjebak pada situasi menyalahkan diri sendiri berlarut-larut.Anak kita membutuhkan kita dalam emosi yang sehat, bukan dalam emosi seperti orang yang sedang berduka.

Sebagai orang tua, jangan hanya memarahi kalau anak salah, tetapi juga beri pujian apabila mereka melakukan hal baik, dan kia harus yakinkan anak kita , bahwa kita bangga menjadi orang tua mereka, walau bagaimanpun kondisi anak-anak kita.Cinta tanpa syarat dan tulus, menerima anak apa adanya, bukan meminta menjadi seperti yang kita inginkan.

Anak-anak sering kali tidak peduli pada isi pesan yang kita sampaikan.Mereka lebih peduli pada cara kita menyampaikan pesan tersebut.

Naaah.. ini nih yang sering saya lakukan, saya sering nyuruh-nyuruh belajar dengan paksaan, nyuruh mandi, sikat gigi juga dengan marah-marah.Maksudnya baik toh? tapi pesan yang diterima anak, kalau belajar, mandi, sikat gigi itu menyebalkan, ngga enak, karena dipaksa-paksa oleh orang tua.Pesan yang ditangkap bahwa belajar itu ngga enak, maka ketika mendengar kata “Belajar” maka yang diterima pesan oleh anak , anak menjadi siaga satu, melawan atau lari dari situasi tersebut.

Ada dua pilihan, buatlah anak terpikat dan kedua, buatlah mereka merasa butuh.
Sama halnya dengan kejujuran, Dari mana anak belajar berbohong? Memang tidak semua mutlak kesalahan orang tua, namun kondisi diperparah karena kedua orang tua tidak tahu bagaimana merespons sehingga kejadian berbohong akan selalu berulang.

Informasi dalam buku ini amat bermanfaat buat saya dan sepertinya harus sering-sering baca buku tentang parenting, karena berdasarkan pengalaman, setelah baca buku, saya bersemangat untuk berubah dan mengaplikasikan apa yang ada di buku.
Alhamdulilah biasanya berjalan dengan lancar, dan emosi saya berkurang, karena motivasi dan ilmu yang masih nempel.

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

BBC | Blog Belalang Cerewet

semua dicatat agar awet

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination