Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Februari, 2015

Pertama kenal tabloid Nova karena ikutan baca punya teman saya, jadi judulnya pinjam, hehehe.Setelah sering pinjam, saya kadang-kadang beli sendiri.
Saya sih tidak langganan, tetapi kalau covernya dan judul-judul di cover depan membuat saya tertarik, biasanya saya beli.Harga tabloid Nova cukup terjangkau apalagi berita-beritanya cocok untuk para ibu-ibu seperti saya sekarang.

Dari soal berita terkini, tentang cerita selebrity, soal mode, soal bisnis, menu masakan, dan tips-tips untuk rumah tangga yang sangat membantu kita dalam beraktifitas sehari-hari.

Sekarang jamannya Handphone android, tabloid Nova juga ngga ketinggalan saya install di Tablet saya, jadi kalau pas macet di jalan menuju kantor atau pulang kantor, saya bisa baca-baca berita menarik, apalagi gosip selebrity terkini.. hehehehe…lumayan buat bahan obrolan makan siang di kantor.

Saya pernah punya pengalaman bersama Nova yang tidak terlupakan karena pertama kali dan belum pernah ikutan lagi, saya pernah ikutan gabung dalam Nova 1000 aksi yaitu acara masak bersama Nova, saya bersama dua orang teman lainnya, ikutan bergabung dengan peserta lainnya di Parkir Timur Senayan.
Acara tersebut berlangsung pada tahun 2007.Saya diantar suami ke Senayan dan suami dengan setia menunggu sambil mengambil beberapa foto buat kenang-kenangan.

Ini beberapa foto pada acara tersebut:

me and Etie si doyan masak

me and Etie si doyan masak

in action

in action

cooking action

cooking action

Waktu mau daftar ikutan acara tersebut, sempat bingung juga sih, kalau misalnya disuruh bikin masakan yang susah gimana ya, dan sempat ragu-ragu juga, tetapi karena saya memang orangnya senang yang seru-seruan aja, ya udah.. tancap gas.. ikutaaaann…..
Dan ternyata kita disuruh bikin mie goreng, bahan-bahannya semua sudah disiapkan oleh panitia, kompor portablepun kita boleh bawa pulang, banyak juga hadiah-hadiah door prize, tetapi saya kurang beruntung, dan kami ngga menunggu sampai acara door prize berakhir, karena kepikiran anak yang masih satu tahun usianya dan ditinggal di rumah bersama pengasuh.
Kesan saya untuk Tabloid Nova, adalah isi yang berkualitas dengan harga terjangkau jadi banyak para pembaca yang memilih tabloid Nova dibanding tabloid lainnya.Kesan lainnya adalah, Nova itu inspiratif.

Sedangkan pesan-pesan saya terhadap Nova,… hmmmm.. apa ya? Saya ingin Nova tetap bisa selalu terbit, karena sekarang banyak majalah/tabloid yang harus tutup karena semakin banyak yang beralih ke online.Saya juga ingin Nova tetap memperhatikan para wanita dan memberikan inspirasi yang bisa ditiru oleh wanita Indonesia.Sudah selayaknya sebagai media informasi, diharapkan Nova banyak memberikan wawasan yang positif, bukan hanya mengejar tayang dan trend berita.Saya juga berharap Nova bisa memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita yang cacat untuk bisa bekerja/berdistribusi untuk artikel Nova.Teruskan untuk memberikan kesempatan para penulis cerpen untuk bisa berpartisipasi sekaligus sebagai wadah para penulis baru.Saya fans beratnya rubrik Keluarga, karena saya termasuk ibu yang belum banyak pengalaman, apalagi masih mempunyai anak kecil, jadi tema tentang keluarga, pasangan dan anak, selalu jadi incaran saya.Untuk resep-resep bagi penderita penyakit seperti diabetes, saya berharap Nova bisa memasukan daftar menu untuk penyakit diabetes paling tidak sebulan sekali atau dua bulan sekali.Wanita Inspiratif Nova, acara yang layak diteruskan, dan semoga bisa meluas sampai ke daerah-daerah terpencil untuk para calon-calon terpilih.

Selamat ulang tahun yang ke 27 untuk Nova, usia yang cukup dewasa dan pastinya banyak sekali pengalaman yang sudah didapat, terus berbagi inspirasi dan terus berbagi manfaat kepada seluruh pembaca.

Semoga Tabloid Nova beserta seluruh staf dan grup penerbit selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan rasa empati yang dalam terhadap perempuan-perempuan yang berjuang demi memberikan manfaat kepada orang sekitarnya.

27 tahun Nova

Iklan

Read Full Post »

Karena tau saya cuti, Dammar langsung request pagi-pagi sebelum berangkat ke sekolah.”Mah, nanti tungguin aku ya, dari jam 11 siang sampai pulang”, dan aku nawar, “jam 11.30 aja ya, nanti kan mamah kelamaan nunggu kamu pulang jam 1″, jawab saya.
Saya tanya lagi,”nanti mamah ngapain dek di sekolah kamu?”, ” ya mamah ngobrol-ngobrol aja sama ibu-ibu di sana kan banyak ibu-ibu pada nunggu”

Dan dia tetap nawar, maunya jam 11 siang, saya bilang, ok deh… saya ada urusan dulu ke bank commonwealth, mau nutup rekening reksadana manulife yang pendapatan tetap, saya mau ganti buka reksadana BNP Paribas Infrastruktur plus, produk reksadana saham, kalau lihat kinerjanya, sepertinya returnnya bagus, bisa sampai lebih dari 20% setahun.

Dan setelah selesai urusan bank, saya ke rumah ambil makan siang buat Alifa dan Dammar, sekalian nunggu Dammar pulang.Sambil duduk dan berbincang ringan dengan neneknya Desta, salah satu teman sekelas Dammar, yang juga agak lebih rewel dibanding teman-teman lainnya.Alhamdulilah sekarang menurut neneknya Desta, Dammar dan Desta sudah banyak jauh berubah.Desta masih kadang-kadang saja minta ditungguin dan makan disuapin, tambah neneknya Desta.

Pas waktunya bel makan siang, anak-anak keluar untuk cuci tangan, dan begitu melihat saya sedang duduk di dekat tempat cuci tangan,mukanya Dammar senang banget, ceria dan dadah dadah terus, lalu manggil lagi..” mamah, dadah.. dadaah”.Pasti perasaannya bangga juga..”yeeeeyyy.. ada mamah aku..

Yang penting, mamahnya ngga bohong, saya nungguin walaupun datangnya tetap jam 11.30 bukan jam 11 ( dia juga ngga tau, karena kan masih di dalam kelas).

Pasti dia kepingin juga seperti teman-teman yang lainnya, mamahnya yang jemput, bukan bapaknya terus-terusan.. yaaa gimana ya Dek, namanya juga mamahnya masih jadi kuli kantoran, moga-moga bisa full jadi ibu rumah tangga dan berpenghasilan dari rumah nantinya.
Semoga bisa nambah bikin kost2an, yaa 10 pintu lah minimal, nambah lagi kontrakan, semoga ada jalan dan rejekinya.. aamiin.

Read Full Post »

Setiap hari saya membiasakan untuk menelpon ke rumah dan bicara sama anak saya Alifa atau Dammar.
Tapi sering sekali Dammar ogah-ogahan ngomong di telpon, seperti kemarin ini.

Saya: “Dek, halo, ini Dammar?”
Dammar: “iya, ini siapa? aaah mama ya? apa ma?”
S: “lagi apa Dek?”
D: “biasa, lagi main, udah ya mah, ini bapak mau nanya-nanya ke mamah”
Bapak Eko: “haloo.. dasar tuh anak, bisa aja ngelesnya”

Read Full Post »

Penyakit gula darah tinggi atau biasa disebut diabetes sudah dialami oleh ibuku sejak beberapa tahun yang lalu.Dulu paling tinggi sampai 400, tetapi dua minggu yang lalu, sampai 580 dan dokter mengharuskan beliau dirawat inap.
Menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan, awalnya di RS Harum, Kalimalang, Jaktim, tidak ada kamar yang tersedia hanya VIP, sedangkan kelas 1,2 dan 3 sudah penuh.Dari siang sampai sore kami kakak beradik berusaha mencari RS yang terdekat dari rumah yang bekerja sama dengan BPJS.Tidak ada satupun kamar yang kosong, kami sudah cek ke RS.Yadika, Pondok Bambu, Rs.Bunda Aliya, RS.Islam Pondok Kopi dan terakhir RS.Persahabatan, Rawamangun, Jaktim.
Semuanya penuh, kami terus berdoa agar dipermudah dan diberikan pertolongan oleh Allah, alhamdulilah, ketika adik saya cek lagi sore harinya ke RS.Harum, dan adik saya memang datang ke sana untuk sekalian tebus obat, ternyata ada satu kamar tersedia di kelas 3, pasiennya baru saja keluar.

Akhirnya ibu saya bisa dirawat dan dokter spesialis penyakit dalam yang merawatpun memang praktek di RS itu juga, jadi segala data pasien sudah ada di sana.
Saya sempat menunggui ibu saya, saya ambil cuti dari kantor, saya pikir, ini kesempatan saya sebagai anak perempuannya untuk merawat dan menjaga beliau.Meninggalnya mama mertua bulan lalu membawa hikmah dan renungan yang dalam, betapa kita memang seharusnya sebanyak mungkin memperhatikan kondisi orang tua kita sebelum terlambat.

ibu dan saya bergaya di atas motor ayah

ibu dan saya bergaya di atas motor ayah

Tugas dan kewajiban kita sebagai anak adalah berbakti kepada orang tua, apalagi ibu, sesuai perintah Rasul kita Muhamad SAW,
“siapa yang sebaiknya kita hormati?”jawabannya adalah,”ibumu, ibumu, dan ibumu lalu ayahmu”.
“Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia” ( QS AL-Israa’:23).
“Amal-amal yang paling utama adalah: Shalat pada waktunya, berbuat baik kepada ibu bapak dan jihad di jalan Allah” ( shahih, shahiihul jaami no.1095).
Uraian beberapa kalimat diatas tentang berbakti kepada orang tua sering kita baca dan pada prakteknya sering terlupakan.

Sebagai gambaran betapa besarnya hak orang tua untuk dipergauli dengan baik oleh anak-anaknya, maka perhatikanlah hadits berkut ini: Seseorang datang kepada Nabi Shallalaahu alaihi sa sallam memohon izim untuk pergi berperang.Maka beliau bersabda: “Apakah kedua orang tuamu masih hidup?” Orang itu menjawab,”Ya.” Maka Rasul bersabda: “Maka berjihadlah engkau dengan berbakti kepada keduanya.”

Mengapa yang selalu ditekankan adalah anak yang berbakti kepada orang tua? karena pada kenyataannya kasih sayang orang tua itu sepanjang hayat, sedangkan anak itu sering pamrih, kalau tidak ada perintah untuk berbuat baik kepada orang tua, saya rasa banyak yang menelantarkan orang tua mereka.Kita lihat saja di sekitar kita, kalau orang tua yang kaya raya, pasti anak ikut kaya raya, tetapi kalau anak yang kaya raya, belum tentu orang tua ikut kaya.

Setelah mengalami menjadi orang tua, dan juga masih punya orang tua, saya ingin agar anak-anak saya juga bisa bersikap sopan, berbakti dan sayang kepada orangtuanya, dan saya ingin memberikan contoh kepada anak-anak saya dengan berusaha bersikap baik kepada orang tua saya.

Semoga Allah masih memberikan kesempatan untuk saya bisa berbakti dan membahagiakan kedua orang tua saya.

mirip ya? doa para cucu2 untuk nenek tercinta, semoga sehat selalu

mirip ya? doa para cucu2 untuk nenek tercinta, semoga sehat selalu

Read Full Post »

Minggu lalu, saya pergi ke kondangan temen semasa kecil, teman main dari kecil,dan alhamdulilah, masih bisa silaturahmi sampai saat ini. Kami bertemu dengan banyak tetangga semasa kecil, banyak yang sudah berubah penampilannya, rata-rata sih jadi lebih melar…hehehehe.Dulu kami tinggal di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, di lingkungan asli Betawi, tetapi dikelilingi oleh tetangga dari berbagai suku, ada Jawa, Sunda, Manado, Batak, dan keluarga kami dari Bengkulu.

Di tengah berbagai adat dan karakter masing-masing, kami semua sudah seperti keluarga, sejak lahir sampai lulus SMA saya tinggal di sana sebelum pindah ke Pondok Bambu, Jaktim.

Akhirnya teman saya, Etik, yang sebaya dengan saya, menemukan jodohnya di usia 41 tahun.Sering sekali dia menangis kalau curhat soal jodoh, sering kata dia, “loe sih enak Dis, udah punya anak,punya suami, jadi bisa ngomong, jalanin aja sambil terus berdoa, tapi gue suka ngga tahan sama omongan orang-orang, yang bilang gue perawan tualah, ga lakulah, macam-macam deh” ungkap Etik berulang kali.

Saya ikut terharu dan ikut berbahagia, waktu Etik telpon saya, dan dia bilang,” Dis, gue mau nikah nih, berkat doa loe juga” , alhamdulilah…..tuh kan Allah udah siapin kok jodoh loe, cuma waktunya aja baru sekarang, yang penting kan kita sabar dan ikhlas sama apapun takdir kita”.

Tadi siang, kami sekeluarga, beserta Ayah ibu,adik dan keponakan semua datang ke acara pernikahan Etik yang terbilang cukup sederhana, Etik sempat menangis ketika Ayah saya menyalaminya, dan Ayah sayapun ikut menitikan air matanya.

Karena kami semua sangat tahu kondisi keluarga Etik, dulu ayahnya menikah lagi, dan ibunya tidak menerima, lalu bertengkar dengan menggunakan benda tajam dan akhirnya membawa ibu Etik ke penjara.Kami semua ikut prihatin dengan keadaan Etik pada saat itu.Etik tidak melanjutkan sekolah, hanya berhenti sampai SD, begitu juga dengan adiknya, Emi.

Tahun berganti tahun, semua terlewati dengan tabah, dan ikhlas, sampai saat ini mereka masih tinggal di rumah yang dulu.Emi sekarang menjadi guru mengaji, dan Etik sekarang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di mess kantor saya.

Etik adalah sosok seorang gadis yang jujur, penakut dan tidak percaya diri, berbeda dengan keponakannya yang sekarang malah sudah dua kali menikah dan punya anak 7, hehehehe.. antara bumi dan langit deh perbedaannya.

Sudah banyak perubahan di daerah tersebut, rumah-rumah yang dulu sepanjang jalan Bangka Raya sudah menjadi cafe, toko-toko atau sekolah.Terlintas di benak saya, dulu saya sering berjalan kaki pergi ke sekolah, dan ada Mesjid besar di pinggir jalan, Ridayus Abidin kalau ngga salah.Kami dulu sholat tarawih dan sholat Ied di mesjid tersebut, jadi kangen masa-masa kecil……..

Banyak kisah-kisah suka dan sedih kami sekeluarga di sana, dan kita semua tidak ada yang sempurna, bersyukur masih ada waktu untuk menjalani hidup dan mendekatkan diri terhadap sang Pencipta.
Sayangnya, saya tidak sempat berfoto ria pakai hp saya, karena saking senangnya bisa bertemu dan ngobrol ngalor ngidul dengan para tetangga, saling bertukar cerita.

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination