Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2013

la-tahzan_(265_x_380)
Semalam, 29 Juli 2013, kami, beberapa temen dekat dan keluarga dari Ellnovianty Nine sebagai penulis cerita asli untuk film La tahzan, berkesempatan mendapatkan undangan khusus Gala Premier untuk bisa nonton bareng dengan artis pemain film tersebut di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta.Berhubung atas banyak pertimbangan dari segi penjualan film dan lain-lain, film yang sebelumnya sudah disiapkan dengan judul ORENJI, diganti dengan judul La Tahzan. Kata produsernya, kata-kata ORENJI agak kurang familiar bagi telinga masyarakat Indonesia, sedangkan La Tahzan, dari bahasa Arab, yang artinya jangan bersedih lebih populer dibanding Orenji.Apalagi ditambah soundtrack lagu dari Alm.Ustadz Uje yang makin menambah haru serta berkesan religi dalam film ini.

Dan momen yang diambil yaitu menyambut libur Lebaran, film drama Religi La Tahzan siap menjadi tontonan yang pas bagi Anda semua. Film yang dibintangi oleh Joe Taslim, Atiqah Hasiholan dan Ario Bayu ini akan menyajikan kisah drama haru cinta segitiga di negeri sakura.

La Tahzan yang disutradarai oleh Danial Rifki adalah sebuah film yang terinspirasi oleh kisah mahasiswa dan pekerja asal Indonesia di Jepang. Kumpulan cerita ini ditulis dalam kisah berjudul “Pelajar Setengah TKI” yang dimuat dalam buku “La Tahzan For Students” pengarangnya ya teman saya itu, Ellnovianti Nine atau biasa kita panggil Opi.

Sesuai dengan ceritanya, La Tahzan menjadikan Jepang sebagai panggung utamanya. Hampir sebagian besar pengambilan gambar dilakukan di negeri Sakura. Osaka, Kyoto, Kobe dan Wakayama adalah kota-kota yang dijadikan latar gambar film.
Joe Taslim sebagai pemeran Yamada, menurut saya cukup sukses menirukan gaya orang Jepang dan berbicara dalam bahasa Jepang.Seperti “sugoi, Honto ni, aaaa so desuka?” raut muka dan intonasinya benar-benar mirip dengan orang Jepang yang saya kenal.Menurut Joe Taslim sendiri, dia tidak bisa berbahasa Jepang, dia belajar dialog sendiri melalui observasi terhadap kawan-kawannya yang orang Jepang.”Saya punya banyak teman orang Jepang. Mereka Bahasa Indonesianya bagus tapi patah-patah. Ngomongnya kebalik-balik. Dari situ saya bisa merasakan jadi Yamada,” sambung aktor The Fast and the Furious 6 ini.

“Lalu saat jadi atlet Judo dulu, saya pernah latihan d Jepang. Di situ saya dapat feelnya. Masih ingat, kebiasaan senyum dan ekspresi mukanya,” katanya.
Wah berarti memang Joe Taslim cukup bisa dipertimbangkan untuk menjadi aktor yang total dalam menghayati peran, kita tunggu akting-akting berikutnya lagi ya Joe? hehehe..sok kenal banget sih gue?

Cerita berawal dari hubungan Viona dan Hasan yang cukup dekat.Mereka sebenarnya berjanji untuk pergi ke Jepang sama-sama demi mewujudkan cita-cita mereka.Hasan yang karena terlilit hutang, akhirnya kabur lebih dulu ke Jepang, dan sempat keluar dari perusahaan sebelumnya akhirnya bekerja secara ilegal.Takdir mempertemukan Viona dengan Yamada sebagai freelancer fotographer.Yamada menyukai viona dan mengajak menikah, Yamada ingin memeluk agama Islam demi bisa menikah dengan Viona.
Siapakah yang dipilih oleh Viona? jangan lupa nonton ya?…ngga rugi deh.

Dengan pemandangan yang mempesona, setting lokasi yang bagus, saya rasa film ini akan bisa menjadi alternatif pilihan tontonan dalam masa liburan ini.Semoga malah bisa box office ya Opi? Aamiin.

Note: Pembelajaran dalam film ini adalah walaupun kelihatan bagus dari luar, tetapi bisa saja jelek di dalamnya, sama seperti buah Jeruk yang biasa orang Jepang sebut dengan Orenji. Orenji itulah contoh konkret bahwa jeruk yang bagus kulitnya, warnanya ranum tetapi setelah dikupas, dimakan isinya ternyata rasanya asam.
Sedangkan La Tahzan yang artinya jangan bersedih, adalah apapun yang menjadi pilihan dan tidak ada yang mudah, namun sesungguhnya Allah selalu bersama kita. Jangan bersedih, diantara satu kesulitan ada dua kemudahan.

pinjam dari foto Opi

pinjam dari foto Opi

Read Full Post »

foto diambil dari kompas

foto diambil dari kompas

Kita sering lupa bahwa kita semua antri menuju kematian. Kematian bukan kata aneh. Kita bisa mati sewaktu-waktu termasuk anggota keluarga kita.Banyak kejadian di sekitar kita, semua mahluk hidup pasti akan mati, tetapi jujur, saya tidak bisa membayangkan apabila anak-anak saya meninggal duluan, atau suami saya meninggal duluan, dan juga apabila datang waktunya untuk saya, saya tidak bisa membayangkan.

Bulan lalu, teman SMA saya, telah kehilangan anak perempuan satu-satunya, anaknya berusia 14 tahun.Kejadiannya setelah makan malam bersama di rumah, si anak pamit mau ke toilet, dan keluar dari toilet mengeluhkan dadanya yang sakit dan sesak bernafas, lalu tiba-tiba pingsan di tempat.
Lekas dibawa ke rumah sakit terdekat di Pamulang, dan si anak sudah menghembuskan nafas terakhirnya di perjalanan menuju rumah sakit.Menurut diagnosa dokter, serangan jantung.Siapa yang menyangka anak seusia itu bisa menderita serangan jantung? padahal sebelumnya tidak ada tanda-tanda sakit yang diderita.
Sebagai orang tua yang juga punya anak perempuan, saya amat merasakan kesedihan Vian, teman SMA saya, dan semoga Tuhan memberikan kekuatan dan kesabaran atas musibah yang menimpanya.

Malam harinya, saya seperti tak puas-puasnya menatap anak-anak saya yang tertidur pulas, sambil mencium kening mereka satu persatu, dan berdoa agar mereka bisa panjang umur, sehat, umur yang berkah, bermanfaat dan menjadi anak yang sholeh dan sholehah, aaamiin.

Semuanya akan kembali kepada sang pencipta, walaupun kelihatannya mendadak, tetapi pasti sudah menjadi takdirnya, dan cobaan manusia terhadap kehilangan, kemiskinan,harta, pasangan, memang sudah tercantum dalam Al Quran, dan sebaik-baik hamba adalah orang yang bertakwa dan menerima dengan lapang dada.

Selagi umur masih diberikan, selagi badan masih sehat, selagi pikiran masih waras, selagi masih ada rejeki, saya berharap bisa melakukan perbaikan dari waktu ke waktu, apalagi di usia saya yang ke 40 tahun ini, tepat 22 Juni yang lalu.

Read Full Post »

Mumpung di bulan penuh berkah, bulan penuh rahmah dan ampunan, dimana perbuatan dan amal kita dibalas berlipat ganda, tentunya apabila kita bisa membantu teman kita, pasti bahagia, bukan?, atau malah terbebani? saya yakin, salah total.Karena seringnya setelah kita menolong, respons dari penerima, biasanya,”maaf ya sudah merepotkan, maaf ya sudah membuat beban?”, tetapi justru perasaan dibutuhkan,dan bisa menolong buat saya itu suatu kebahagiaan tersendiri.Saya pikir itu sudah kodrat kita sebagai manusia,mahluk yang saling ketergantungan atau istilah kerennya simbiosis mutualisme.

Mendengar teman saya yang ikut serta kegiatan ibu-ibu Jepang ke Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Al Falah, di Bantar Gebang, tepatnya di lingkungan TPA Bantar Gebang, di Bekasi. Saya amat tertarik dan terharu.Ternyata masih banyak yang memerlukan bantuan kita secara moril maupun materil.Anak-anak di sana dengan penuh semangat belajar dan rasa keingintahuan yang cukup besar.

Ibu-ibu Jepang beberapa waktu lalu itu memberikan sedikit hiburan, mereka mendongeng dengan membawa alat-alat peraga seperti orang-orangan,gambar tikus, tas yang mereka buat sendiri.
ibu ibu jepang sedang mendongeng ibu ibu jepang sedang mendongeng ( foto diambil dari portal Halo Jepang)

Kunjungan ibu-ibu tersebut sudah beberapa kali, mereka memberikan pelajaran bahasa Jepang, mengajarkan membuat origami atau mengajarkan lagu-lagu bahasa Jepang.
Anak-anak merasa terhibur di tengah-tengah kegiatan mereka yang cukup melelahkan, dengan keadaan MCK yang memprihatinkan, tinggal di rumah kardus, anak-anak juga banyak yang jarang mandi.

Di Sekolah Bantar Gebang ini, mempunyai misi memberikan pandangan agar anak-anak tersebut bisa menjaga kebersihan dan pentingnya kesehatan.Memberikan pendidikan dan ilmu agar nantinya mereka tidak terus menjadi pemulung seperti ayah dan ibunya.Memberikan pandangan bahwa dengan pendidikan kita bisa mencapai cita-cita yang diinginkan apabila kita belajar bersungguh-sungguh.

Iri ya, kok mereka yang bukan bangsanya sendiri, punya rasa empati yang begitu besar untuk anak-anak yang kurang beruntung.Ternyata memang rasa empati itu tidak terhalang oleh bangsa apa atau suku apa, semua sama rata.

Browsing sana sini, ternyata sudah banyak tulisan atau liputan tentang PKBM Bantar Gebang yang dipimpin oleh ibu Sari ini ( http://www.kaleng-rombeng.blogspot.jp), salut sekali dengan beliau, ditengah-tengah banyaknya para koruptor di negeri ini, makin banyak yang tidak perduli terhadap tetangga dan lingkungan sekitar, tetapi ibu Sari tidak tinggal diam.Semoga Allah selalu memberikan rejeki dan kesehatan untuknya.

Saya yakin kebahagiaan ibu Sari adalah melihat perjuangan beliau untuk membuat tempat kegiatan belajar mengajar yang bukan seperti hujan turun dari langit, gratis,tis tis.Bermula dari sedikit demi sedikit, dengan membuat sekolah yang hanya beratap seadanya,dengan uang seadanya,mencari triplek sendiri, menunggu tukang sendiri. Disela-sela kegiatan beliau sebagai istri dan ibu rumah tangga dengan dua anak yang juga harus diasuh dan diurus.Dan alhamdulilah, sekarang kondisi sekolahnya jauh lebih baik. Akhirnya banyak yang melihat perjuangan beliau,dan mulai ada bantuan dari donatur untuk kegiatan- kegiatan sekolah tersebut.Mulai Sekarang ibu Sari bisa tersenyum lega karena usahanya yang tidak sia-sia, dan pasti juga kebahagiaan bagi dirinya karena bisa berbagi dengan yang lebih membutuhkan.

Pasti masih banyak ibu Sari ibu Sari lain di luar sana yang juga tidak terekspos, tetapi tetap semangat untuk memberikan bantuan bagi orang lain yang membutuhkan.Karena ya itu tadi, dalam memberi ada kebahagiaan tersendiri bagi si pemberi, walau orang lainpun tidak tahu.

Yuuk mumpung ada kegiatan tahunan TDA Bekasi berbagi bersama anak yatim, bisa ikutan memberikan sumbangannya.Keterangan lebih lanjut bisa dibuka di link ini.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba ngeblog TDA Bekasi.

Read Full Post »

Liburan….horeeee…Bagaimana sih bermain sambil belajar sains? emaknya juga penasaran nih, dan saya ajak teman yang anaknya juga sebaya dengan Alifa dan Dammar.
Ternyata, teman saya, si Arlin mau juga.Walaupun tempatnya cukup jauh dari Bekasi, tetapi ya itu tadi karena penasaran dan demi liburan yang bermanfaat, kami bela-belain jauh-jauh ke Pamulang dari tempat tinggal kami di Bekasi.

Disela-sela waktu kerja, saya ambil cuti sehari buat menemani anak liburan.Liburan kali ini, ngga ada acara keluar kota, sssstt…uangnya terbatas soalnya, mau dekat puasa dan lebaran, apalagi kalau musim liburan begini, untuk tiket pesawat, hotel,harganya juga harga liburan, dan bensinpun sudah naik harganya.

Demi mewujudkan niat saya liburan yang bukan cuma ke mall, saya dapat info dari teman tentang tempat belajar sains untuk anak-anak.Sains yang fun dan bisa dinikmati oleh anak-anak juga.Bisa menambah pengetahuan dan sekaligus bersosialisasi.

Banyak permainan yang bisa dilakukan oleh anak usia 5 tahun ke atas.Program acara liburan di rumah sain ilma kemarin ini, masih berlangsung sampai tanggal 7 Juli 2013 lho, jadi buat orang tua yang mau alternatif liburan penuh manfaat, bisa datang kemari.

Ada permainan sulap warna, memecahkan balon tanpa ditusuk, ternyata tangannya dioles dengan minyak kayu putih, karena cairannya panas, maka tangan yang ditempel di balon bisa membuat lapisan balon yang terbuat dari karet, lama-lama menipis, lalu doooorrrr, pecah deh tuh balonnya.

Ada juga cara membuat ubur-ubur yang bisa tenggelam,membuat alat musik, dan terakhir mencari jejak.
bikin kapal selam

Dengan biaya Rp.120 ribu per anak, menurut saya tidak terlalu mahal,karena acara dimulai dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore, dibandingkan dengan main di lolypop juga harganya hampir sama, tetapi di sana hanya main lompat2an, flying fox, perosotan, intinya hanya kegiatan fisik tanpa adanya ilmu tambahan buat anak-anak.

Ternyata ketika saya dan teman saya ke sana, ada liputan untuk stasiun tv berita satu, dan teman saya, sempat diwawancara.. horeee.. masuk tv nih yeeee.
shooting buat tv berita satu

Anak-anak cukup puas dengan liburan yang hanya kurang dari sehari tetapi berkesan buat mereka.

angkat tangan, sim salabim

ambil air

eh, emaknya juga ikutan narsis, ga bisa lihat ada kamera mengintai, hehe
emak2 narsis

Dammar enjoy mendengarkan kakak fasilitator menerangkan
enjoy

dibantuin kakak fasilitator

tangan karet

konsentrasi

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

BBC | Blog Belalang Cerewet

semua dicatat agar awet

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination