Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juni, 2013

lomba blog langit musik
Teeettt teeettt teeeeet.. bunyi alarm HP saya tepat jam 4.45 pagi, saya terbangun, sambil mengucap syukur dan berdoa karena saya masih diberikan umur dan kehidupan hari ini.
Wah, sudah pagi lagi…..ada kalanya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, timbul rasa bosan karena rutinitas yang itu-itu saja.Mulai bangun pagi, bersiap-siap dengan segala aktifitas keluarga kecil kami.Dari mulai mandi, menyiapkan sarapan, menyiapkan bekal buat dibawa ke sekolah dan bekal untuk dibawa saya ke kantor.Dibutuhkan kecepatan dan kesabaran ekstra buat membangunkan anak-anak saya yang masih terlelap dalam mimpi mereka.
Tidak ada yang membuka mata jika hanya dengan panggilan, ” ayo kakak, ayo adek, bangun dong” biasanya dibalas hanya dengan geliatan badan,mata terbuka sebentar lalu terpejam lagi.

Saya yang dikejar target, hehehe.. harus bisa sampai di kantor dengan tepat waktu, kalau perlu bisa sarapan dulu sebelum mulai bekerja.Berbagai cara sudah saya coba lho.Yang pertama saya coba dengan kelitik di kaki, kalau kakaknya hanya senyum-senyum, kalau adiknya malah marah-marah, sambil teriak,” geliii mama….” tapi tidur lagi.

Yang kedua, saya coba dengan menyalakan televisi, dengan program film kartun seperti Disney atau Timmy Time yang biasanya mereka suka, nah cara ini kadang-kadang manjur juga, tetapi tidak selalu.

Saya mencoba mencari cara lain, hmmm apa ya kira-kira yang bikin mereka bisa dengan cepat bangun, tanpa paksaan, tanpa marah-marah atau teriak-teriak.Malu juga kalau sampai terdengar tetangga, setiap pagi harus berjibaku untuk membangunkan anak-anak.

Akhirnya, karena saya suka mendengarkan musik, suatu hari, saya coba nih, saya pasang lagu slow, lagunya Jason Mraz yang saya suka, ”

I wont give up

“, dipasang dengan volume yang cukup keras.Ternyata bangun juga lho mereka, awalnya melek mata satu persatu, lalu bangun tetapi masih dalam posisi duduk bengong.Lama-lama, berdiri, dan menghampiri saya ke komputer.” Mama, lagu yang aku suka dong, pinta si sulung.” Lagu apa? tanya saya.” itu lho Ma, yang musiknya kayak gini,” hmmm..hm… hm.mmmm..hmmmmmm…..hmmmm”.. sambil bersenandung.Mencoba menerka-nerka, lagu apa, dan dia sudah membajak komputer untuk mencari sendiri musik yang dia maksud.
Horeeee, berhasil… berhasil… berhasil….Musik memang asik dan bisa menjadi alat dan sarana pembangkit semangat di pagi hari buat keluarga kami.

Ditengah kemacetan yang tidak pernah reda setiap saat di jalan raya menuju ke kantor, saya biasanya sudah punya buku bacaan yang siap dibaca.Tetapi sering juga datang setan kemalasan untuk membaca buku.Kondisi yang tidak memungkinkan di angkutan umum, atau goncangan-goncangan yang terlalu keras, membuat saya malas untuk buka buku apalagi membacanya.Alternatif lain selain membaca, saya selalu siap dengan lagu-lagu dan musik yang bisa menjadi pembangkit semangat saya.Hanya dengan mengangguk-anggukan kepala atau bersenandung pelan, jangan keras-keras, soalnya bisa mengganggu sekitar, kenapa? suara saya fals, ngomong saja fals, apalagi nyanyi kalau kata teman saya, hehehe.
Tapi bukan berarti yang punya suara fals seperti saya, tidak suka musik kan?, karena musik itu benar-benar tidak mengenal usia, tidak mengenal suku bangsa, dan tidak mengenal fals atau tidak fals.Saya amat yakin semua orang bisa menikmati musik, tetapi ada yang memang berbakat dengan musik seperti memainkan alat-alat musik atau bernyanyi.

Kalau mendengar cerita dari ibu saya, dulu, ibu saya itu penyanyi di kampungnya.Sering kalau ada acara hajatan di kampung, ibu saya bersama kelompok band kampungnya akan mengisi acara. Musik yang dibawakan adalah musik melayu. Cukup puas kelompok band ibu saya dibayar dengan hasil panen atau makan gratis di acara hajatan.Karena apa, ibu saya dan teman-temannya bukan sekedar mencari uang tetapi memang hobi menyanyi dan musik adalah kata hati, perasaan, mimpi yang bisa dituangkan ke dalam sebuah lagu.Saya akui suara ibu saya lebih bagus dari saya, kalau mengaji pun suaranya lebih merdu.Sayangnya tidak menurun ke saya, jadinya saya cukup menikmati saja,bergoyang mengikuti irama lagu, atau bersenandung pelan.

Musik is my life kalau boleh dibilang seperti itu, tiada hari tanpa mendengarkan musik, dan musik menjadi obat buat saya pribadi, menjadi pembangkit semangat atau bahasa kerennya mood booster di kala hati sedang tidak nyaman.

Iklan

Read Full Post »

Menyemai_Cinta
Mempunyai pasangan yang berbeda usia cukup jauh, adalah suatu tantangan tersendiri buat saya.Beda usia suami dan saya terpaut 14 tahun.Ketika saya baru lahir, suami sudah kelas 2 SMP berarti kan ya?…

Awal ketertarikan saya terhadap suami, dia adalah orang yang lebih sabar, lebih ngemong ( kalau dalam bahasa Jawa artinya mengayomi), sudah lebih banyak makan asam garam, pastinya tidak mau main-main lagi seperti ABG atau laki-laki lain yang saya kenal.Itulah beberapa poin penting buat saya yang akhirnya bisa menyatukan kami menjadi pasangan suami istri.

Terlahir sebagai sama-sama anak tertua, tentunya menjadikan kami sama-sama kakak yang diharapkan menjadi panutan bagi keluarga kami khususnya dan keluarga besar kami.Hubungan kami yang sudah berjalan delapan tahun ini, dan dikaruniai dua anak yang manis dan ganteng, adalah karunia yang tak terhingga buat keluarga kecil kami.

Seiring berjalannya waktu dalam rutinitas sehari-sehari kami, menjadikan hubungan kami bukan seperti sepasang kekasih, melainkan seperti hubungan pertemanan atau persaudaraan.Berkurangnya frekuensi ucapan-ucapan manis atau mesra terhadap pasangan, karena berpikir, toh kita sudah sama-sama tahu dan pasti sama-sama sayang dan sama-sama membutuhkan satu sama lain.

Setiba dari kantor dengan kondisi badan yang cukup lelah, ditambah anak-anak yang juga rewel minta perhatian mamanya, boro-boro mau memperhatikan kondisi suami.Apakah dia sedang kurang sehat, apakah dia ada masalah, tidak terlintas di benak saya sama sekali.

Ternyata rutinitas dan kondisi fisik yang kurang prima saat berkumpul yang menjadikan hubungan kami agak berjarak.Tidurpun anak-anak nempel di ketiak bapaknya atau di pelukan ibunya.Tidak ada lagi kata-kata rayuan, atau pujian yang dulu sering terlontar sebelum kami beranjak tidur.

Sampai suatu saat, ada rasa seperti rasa hampa dan haus akan perhatian.Ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, pikir saya.Harus ada effort yang kuat dari saya sebagai istri.Apalagi cobaan dan godaan di luar sana tidak pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari.Ada contoh kasus dari teman saya, ini kisah nyata, ceritanya begini, wanita ini cukup cantik, dan kehidupannya juga baik-baik saja.Sebagai pekerja di kantor yang cukup bonafid, dia adalah wanita karir sukses, di lingkungan satu kantornya, ada seorang pria yang selalu menggodanya, pria ini duda dan dari segi penampilan, bukanlah selera si wanita.Setiap saat si pria mencoba merayu, pasti langsung ditolak mentah-mentah.” ih gila ya tuh orang, ngga ngaca apa kali dia, udah duda, gaji pas-pasan, tampang juga ngga cakep, mau coba-coba gangguin bini orang”, curhat si wanita kepada temannya.Si teman wanita hanya tersenyum sambil bercanda,” ya udah, namanya juga orang naksir, apalagi kalau laki-laki udah ada maunya, ngga perduli dia bini orang apa bukan”, balas si teman wanita tersebut.

Dan ternyata kejadiannya malah terbalik, di saat si wanita lengah, karena hubungan yang semakin hambar terhadap pasangan, dan konflik yang terjadi, namanya berumah tangga, pastinya ada percikan yang bisa menimbulkan masalah, masuklah si duda ini ke area pribadi, dan menjadi teman berbagi cerita si wanita.Sudah bisa ditebak, wanita yang dulunya menolak mentah-mentah, setelah mendapat respons yang sangat baik sebagai teman curahan hatinya dan janji-janji muluk si pria, terlenalah si wanita ini, dia lupa akan perasaan cintanya terhadap suami dan anak-anak yang sudah hadir di tengah-tengah mereka.Singkat cerita, si wanita bercerai dan menikah dengan duda tersebut, tetapi apa yang terjadi? kejadian yang sama terulang lagi,janji manis si pria tidak terbukti, malahan anak-anak kandungnya juga makin menjauh karena lebih dekat ke Ayahnya.Penyesalan biasanya datang belakangan, dan menjadi suatu pembelajaran buat si wanita dan orang-orang di sekelilingnya.

Banyaknya cobaan dan godaan yang bisa mengganggu hubungan pasangan suami istri, tentunya tidak harus menjadikan kita pasangan yang asal-asalan, asal menikah, asal punya anak, asal ngga berantem, dan lain-lain.Menjadi pasangan yang tidak henti-hentinya menyuburkan rasa cinta setiap saat, tentunya menjadi dambaan saya.Tidak ada pasangan yang sempurna, tetapi menerima pasangan dengan sempurna itu jauh lebih penting.Tidak ada salahnya kita selalu mempunyai target untuk memperbaiki hubungan agar tidak hambar dan lebih mesra walaupun sudah menikah lebih dari 5 tahun.
Bersyukur tiada henti atas apa yang sudah saya dapat, berdoa setiap saat kepada Allah sang Maha mengatur hati dan perasaan.Memohon kepada Pencipta langit, doa yang tidak putus-putus untuk tetap memupuk rasa cinta antara kami sebagai pasangan.

Anak-anak yang berbahagia tentunya juga lahir dari keluarga dan pasangan yang berbahagia, dan siapa yang sudah saya pilih menjadi suami saya, juga menjadi tanggung jawab saya pribadi.Saya ingat, bagaimana dulu waktu awal-awalnya pendekatan dengan suami saya , setiap hari selalu telpon, deg-degan kalau mau dijemput, hehehe….biasanya sekarang sudah tidak lagi ada deg-deg an dan itu amat wajar, karena adrenalin sudah bukan seperti jamannya kita pacaran.Sekarang itu waktunya kita membina dan mendidik anak-anak kita agar kita jangan jadi orang tua yang dibenci oleh anak-anak kita.
Salah satu caranya untuk tetap bisa berkomunikasi dengan pasangan saya, dalam jamannya internet, dan adanya social media, seperti facebook, saya bisa kirim-kiriman pesan di inbox, saat jam bekerja di kantor, saya rajin kirim pesan,” Mas, kangen aku ngga?”, atau, ”Mas, inget ngga dulu waktu pertama kali kita janjian ketemuan di Kuningan, aku pakai baju apa?”, atau sekedar kirim colekan( poke), jadi intinya, kita jangan lepas dari perhatian terhadap pasangan kita walau hanya mem-poke dia di FB.

Satu lagi, cara yang sedang saya jalani saat ini, saya dan suami sebenarnya tipe malas olah raga, karena harus bangun pagi-pagi sekali, padahal sedang nikmat-nikmatnya tidur.Tetapi bagaimana kita bisa mencapai tujuan kalau kita tidak mau berusaha merubah kebiasaan kita? Ya kan? , dan kami berjanji untuk jalan pagi sebelum beraktifitas rutin.Sembari jalan pagi, saya bisa bergandengan tangan tanpa merasa malu, karena jalanan yang masih sepi dari orang lalu lalang.Saya bisa bercerita panjang lebar tentang keinginan dan mimpi-mimpi kami untuk anak-anak kami.Ada banyak keuntungan yang kami dapat, bisa berolah raga ringan, memulai hari baru dengan ceria, dan hubungan kami makin dekat.

Yang lebih penting lagi, bila dilakukan dengan niat mencari keridhoan Allah, ketika seorang suami memegang tangan istrinya dengan penuh kasih sayang, dosa-dosa mereka akan keluar melalui celah-celah jari tangan mereka, seperti yang diriwayatkan dalam hadits dari Abu Said.
Ayooo, siapa yang tidak mau dosa-dosanya hilang? yuuuk, sering-sering bergandengan tangan sama pasangan kita.

Semakin hari semakin saya yakin dan percaya, kalau dia memang sudah jodoh yang ditakdirkan dan yang terbaik buat kita. Makanya kita tidak jadi menikah dengan mantan-mantan kita, karena memang bukan yang terbaik menjadi pasangan kita.Tentunya juga sama dengan mantan kita, kita juga bukan yang terbaik buat dia.

Walaupun kami bukan pasangan yang romantis, tetapi kami berusaha saling memuji/ mengagumi pasangan dan menutup mata terhadap orang lain,sering kita dengar peribahasa “Sebelum menikah, buka mata lebar-lebar, dan kalau sudah menikah, tutup mata rapat-rapat”.
Peribahasa itu ada karena memang banyaknya kejadian yang setelah menikah, lalu melihat laki-laki lain/wanita lain lebih baik dari pasangan kita, padahal itu sama sekali tidak benar.Yaaa memang rumput tetangga lebih hijau dan rapi, padahal rumputnya itu rumput palsu.Kehilangan itu akan terasa apabila memang sudah tidak ada di tengah-tengah kita.

Tulisan ini diikutsertakan untuk GA dalam rangka launching blog My Give Away Niken Kusumowardhani

Read Full Post »

Maunya sih kalau weekend itu ya jangan ke mall melulu kan? selain jadi konsumtif, juga mendidik anak-anak agar lebih dekat dengan alam dan menikmati kebersamaan.

view dr teras samping
Kakak Alifa baru datang, langsung naik ke teras atas, dan minta difoto, keren ya pemandangannya?

view dari teras atas
Yang ini pemandangan dari teras atas langsung bisa melihat kolam renang dan taman yang terawat.

Walaupun belum libur panjang anak sekolah,dan kalau cuma weekend semalam di Puncak sih, ayo ayo aja, kata saya waktu ditanya suami apakah saya mau ikutan acara kumpul-kumpul bersama teman kuliahnya.
Saya yang memang bosan dengan pemandangan sehari-hari hanya jalan macet dan mobil berbagai merk di jalan raya, ingin juga merefresh mata ini agar lebih segar.

Villanya di dekat TAman Safari, Cisarua, Puncak, namanya Villa Banyu Gunung, setelah Villa Omah Gunung, ternyata pemiliknya sama yaitu ibu H.Nining.
Belum pernah sih ke villa Banyu Gunung ini, ternyata ini villa nya baru selesai dibangun, dan memang masih kelihatan amat baru,dari kamar tidur, kamar mandi, sofanya sampai taman2 juga amat rapih terawat.

Senang bisa menghabiskan waktu bersama anak-anak, walaupun anak-anak juga lebih banyak main-main dengan temannya.Kebetulan ada anak yang hampir seumuran, jadi bisa bermain bersama.
IMG-20130609-02086

Segarnya pemandangan, hawa yang sejuk,keluar dari rutinitas sehari-hari menjadikan liburan ini cukup menyenangkan.
Di belakang Villa, ada jalan setapak, dan kita menemukan pemandangan yang amat mempesona, lembah yang indah dengan berbagai macam pohon, dan suara-suara binatang dari Taman Safari yang ternyata bisa terdengar di tempat kami menginap.
di lembah

Alifa dan Dammar akhirnya bisa dapat teman sebaya, karena rata-rata anak-anak teman suami sudah pada besar-besar.
alifa nadya dammar

IMG-20130608-02027
Ini pemandangan gunung dari dekat villa, kita datang pertama kali sebelum yang lainnya datang dan nyasar sampai ke atas, eh ngga taunya ternyata jalan buntu.

me with siluet
Hasil jepretan Alifa, karena melawan sinar matahari, jadinya bersiluet gini, tapi bagus juga kok kak…

Sebelum pulang, kita berfoto dulu semuanya, buat kenang-kenangan ya.
reuni kecil2an

Eh iya ini ngga mau ketinggalan, penjaga PRJ tahun 70 an..hehehe…
kaktus girls

Semoga kita bisa kumpul-kumpul lagi ya,, dan semoga semuanya tetap sehat, sukses dan selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin..

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination