Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2012

Aktor Hollywood yang lagi saya gandrungi itu si Channing Tatum. Saya telat sih sebenarnya, baru tau dia, padahal kata teman-teman, dia main di Step Up yang pertama. Si Chan masih muda banget di situ, dan badannya juga belum terlalu jadi.

Semenjak beli DVD judulnya The Vow, based on true story ceritanya.Si istri koma dan tidak ingat dengan suaminya.Suaminya yang sangat mencintai istrinya berusaha sabar dan sangat protektif. Walaupun dia ingat keluarganya, teman-teman sekolahnya, tetapi si istri yang diperankan oleh Rachel Mc Adams tidak ingat dengan suaminya.Malahan dia ingat dengan mantan tunangannya yang dia tinggalkan.

Suka banget dengan pemeran cowoknya, terharu, dan kasihan, plus ganteng pula. Namanya ternyata Channing Tatum. Langsung browsing deh, dan ga taunya emang saya yang telat ya.. hehehe.. sudah banyak ternyata film-filmnya dia. Karena ga puas dengan hanya punya film The Vow, saya beli film yang lain juga, seperti Dear John ( oh My God.. ini film bikin tambah gimana gitu), Magic Mike ( film tentang stripper), 21 Jump Street ( film komedi polisi yang direalese ulang), dan akan datang film GI JOE: the rise cobra.

Dalam seminggu, temen-teman saya kirimin photo-photo si Chan, baik itu by bbm, email atau inbox di FB..hehehehe… ada-ada aja komentarnya, apalagi pas macet-macetan minggu lalu.Sambil nunggu macet di jalan, pulang kerja, biasanya memang kita bbm an di grup, ngoceh ngalur ngidul, dan ujung-ujungnya nyerempet ke Channing Tatum.

” Bentar ya, gue angkat telpon dulu dari Eko Tatum” ( suami saya maksudnya) .. dan disambut oleh Dede, ” Mbak Arlin, loe minta supir mbak Rika si Ujang Tatum buat janjian jemput loe aja”.. hayah.. masa’ supirnya mbak Rika, si Ujang dipakein nama Tatum juga sih? ga rela gue.. ga rela…eh ditambah lagi sama Dede, gimana kalo pak satpam kantor, pak Panji Tatum suruh antar makanan di jalan tol, kan loe kelaparen mbak? wadauuuw… pak Panji Tatum? satpam kantor gitu lho…parah deh si Dede.

Dalam satu grup bbm itu, anggotanya teman kita makan siang bareng, istilahnya grup meja bundar, kalau makan siang, dan ga ada suara di meja bundar, itu berarti anggotanya pada makan keluar kantor.Selain di meja bundar, komunikasi kita melalui bbm, dan seperti biasa, ributnya juga ngga karu-karuan.

Salah satu teman, namanya Arlin, menurut dia, dia kurang suka dengan si Chan, kata dia, ga suka tangannya gelembung gelembung gitu.. eaaaa.. emangnya apaan, gelembung-gelembung? itu namanya ‘OTOT’, lin… dan bagus badannya, bukan yang kayak Ade Rai, itu mah lebay banget. Kalau si Chan itu, adduuuh… ga kuku deh, dan ujung-ujungnya si Arlin bilang..” ga suka sama cowok yang ganteng banget” tuh kan akhirnya dia mengakui kalau si Chan itu emang ganteng banget, hehe.Saya pun ikut membalas.. ” iya sih, gue juga ga suka sama cowok ganteng banget,soalnya dia ga suka ama gue pastinya” hahaha. Nyadar dikitlah, tampang pas-pas an ngarepin ditaksir cowok ganteng banget..mimpi aja kaleeee.Yang ngeselin, waktu Dede bilang,gimana kalo si Chan pas pakai kaos singlet, disuruh pakai pashmina aja buat nutupin ototnya…hadehh

Selain teman-teman makan siang di meja bundar, orang Jepang sebelah saya, juga ikutan saya tularin.Saya share tentang film yang saya tonton, dan begitu dengar nama Channing Tatum, komentarnya,” dia orang China?” hehehehe… ternyata saya ga sendirian, kirain saya doang yang ngga tau Channing Tatum.Teman satu lagi, Dara, masih single, usia dibawah 30 tahun, dan mbak Anti, masih single juga, usia sih diatas saya, kira-kira 42 tahun lah dia. Saya kirimin photo si Chan melalui email. Komentar Dara begitu buka email, “AAAaaaaah.. ganteng banget sih mbak!” lalu mbak Anti pas mampir ke meja Dara, saya tanyain,” gimana mbak Anti, keren kan?” dan mau tau jawabannya, masa’ dia bilang, ” Kurang ganteng”, Apaaaaa, ngga terima dibilang kurang ganteng.. si Arlin aja bilang, terlalu ganteng, kok mbak Anti bilang, kurang ganteng,pasti ada yang salah nih.

Tetapi ya gitu deh, biasanya hangat-hangat tahi ayam lah, bertahan ngefans cuma sebentar, kita lihat saja nanti sampai kapan bertahannya.

 

Read Full Post »

PERTANYAAN

Gimana ya biar bs jd seorg ibu yg lembut dan sbar ?
Sya sering bgt mrh2 sama anak sya yg 1 usiany 4th.Dia tuch kalo di ksh tau ga pernah nurut,suka ngelawan.
Kadang saya sadar tp ngeliat anak saya bgtu marah lg.. Tolong beri solusi buat sya..
I Love U my doughter …

JAWABAN

Assalamu’alaykum Wr Wb,
Dear Para Bunda, Ummi, Ibu, Mama yg dicintai ALLAH….
Mengatur emosi, utk kemudian mengekspresikannya dengan cara yang tepat adalah hal yg kita “pelajari” pada awal2 tahun kehidupan dan tentunya saat ini hal tsb sdh terinternalisasi sebagai bagian dari karakter dan kepribadian kita. Karena itu, ketika kita menjumpai bahwa ternyata kita belum dapat mengatur dan mengekspresikan emosi kita dengan tepat, maka diperlukan motivasi yang sangat kuat dalam diri kita utk berubah dan mjd pribadi yg lebih matang secara emosi.

Subhanallah…. Anak yg kita miliki pd hakikatnya adalah amanah yg ALLAH berikan. Amanah tsb tentunya hrs kita jaga sebaik mungkin shg dia bs berkembang dgn optimal dlm segala aspek, termasuk di dlmnya aspek emosi. Salah satu hal yg bs mjd motivator terbesar bagi seorgtua utk bs berubah mjd lebih baik adalah anak. Kita sbg orgtua tentunya menginginkan agar anak2 kita bs mjd individu yg memiliki rasa percaya diri yg tinggi, kritis, memiliki rasa ingin tahu yg tinggi, berani bertanya, memiliki toleransi terhadap stress yg tinggi, memahami kekuatan dan kelamahan dirinya, memiliki rasa empati yg tinggi, penuh rasa syukur terhadap penciptaNYA, mampu mengatur dan mengekspresikan emosinya dgn tepat, dan seluruh karakter positif lainnya. Dan sebagai “sekolah” pertama bagi anak, maka mereka pastinya akan mengadaptasi dan mengimitasi seluruh karakter orgtua di rumah.

Berdasarkan penelitian di bidang Neurologi, ternyata anak-anak yg seringkali mendapatkan label/ucapan yg negatif, teriakan2 atau bentakan2 dari lingkungannya, maka batang otak si anak akn mengalami pembengkakan yg akan menekan sistem limbik yg sangat berperan dalam mengendalikan emosi. KArena itu, tak heran bila anak2 yg kerap kali mendapatkan label2 negatif, bentakan dan teriakan apalagi dengan hukuman fisik, maka kelak ia akan mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi serta dalam membentuk konsep diri yg positif.
Hal ini lah yg sebaiknya perlu disadari oleh kita para orgtua utk mau berubah dan belajar utk mengatur dan mengendalikan emosi dgn lebih baik lagi.

Karakter anak2 usia 3 -5 thn memang masih cenderung egosentris. Biasanya anak2 pd usia ini dirasakan banyak orgtua menampilkan perilaku yg “menyebalkan”. Mereka biasanya tdk mau turut perintah orgtua, tdk mau mengerjakan hal2 yg diperintahkan dan malah mengerjakan hal2 yg tdk disukai orgtua. Namun karena hal2 tsb memang sangat wajar pada anak2 usia tsb, maka sebaiknya kita sbg orgtua hrs bs lebih bijak dan cerdas dlm memandang masalah tersebut. Anak memang tetap hrs diberitahu dan diajarkan ttg norma2 dan aturan yg berlaku dalam lingkungan dan keluarga, namun cara-nya tetap hrs disesuaikan dgn usia dan tingkat pemahaman anak. Selain itu, hal lain yg perlu diketahui oleh orgtua adalah, semua perilaku anak, pada dasrnya adalah bertujuan utk memancing perhatian dari kita orgtuanya. KArena itu, berikan perhatian yg besar saat anak menunjukkan perilaku yg kita harapkan, dan cukup kita abaikan saja perilaku anak yg negatif.

Ada beberapa hal penting yang bisa kita lakukan sehubungan dengan malatih diri kita sebagai orgtua dalam upaya meningkatkan kemampuan pengendalian emosi, antara lain adalah :
1. Bila kita tdk ’siap’ menghadapi anak yg saat itu sedang marah, menangis, teriak2, atau menunjukkan perilaku2 tantrum lainnya, maka sebaiknya kita ‘menyingkir’ terlebih dahulu utk menenangkan diri. Segera pindah dari hadapan anak, dan lakukan aktivitas2 yg bisa membuat kita lebih siap menghadapi anak dgn segala perilakunya. Ibu auat bapak bisa mengambil air wudhu, atau mandi, atau sholat sunnah 2 rakaat, atau masuk ke dalam kamar tidur utk berbaring sebentar, atau melakukan aktivitas2 lain yg bs membuat kita lebih tenang. Setelah kita merasa lebih siap, barulah kita masuk ke ‘arena’ anak tanpa mudah terpancing dgn perilaku tantrum anak.

2. Ketika anak sedang tantrum atau marah, kita tdk perlu menasehati panjang lebar. Cukup dengan memasang wajah afek datar dan abaikan segala perilaku tantrum tersebut. Nanti, ketika anak sdh tenang, barulah kita peluk, cium sambil kita katakan bahwa betapa kita sangat mencintainya. Sampaikan pada anak mengenai perasaan Ibu atau Ayah bila sang anak marah2, teriak2, melawan, pukul, banting2 barang, dll, dan tidak perlu nasihat yg panjang dan lebar. Jangan lupa, ketika anak menunjukkan perilaku yg positif, berilah apresiasi pada anak. Bisa dengan pujian yg disertai dengan senyum termanis dr Ibu dan Ayah, pelukan, ciuman, dll. Story telling atau mendongeng atau bercerita pada anak, juga merupakan terapi yg sangat efektif dalam membentuk karakter2 positif pada Balita kita. Ayah dan Ibu bisa membeli buku atau cukup “mengarang” cerita dengan konteks yg sesuai dengan masalah anak.

3. Orgtua, Ayah dan Ibu juga harus memiliki waktu utk diri sendiri. Pd waktu ini, Ayah dan Ibu bisa melakukan aktivitas2 yg sifatnya relaksasi atau dengan mengerjakan hobby yg bs mengobati rasa jenuh. Tidak perlu waktu berjam2 lamanya, mendengarkan musik, membaca buku, berendam dibath tub dgn air yg hangat, olah raga, menelpon teman lama, merangkai bunga, berkebun, makan malam di luar bersama teman, adalah contoh2 aktivitas yg bisa dilakukan ayah dan ibu yg bisa membuat otak dan hati kita mjd lebih fresh. Dengan demikian diharapkan kita bisa jauh lebih siap dalam menghadapi segala perilaku anak.

4. Hal yg tak kalah penting adalah dengan banyak berdo’a dan selalu memohon kepada ALLAH SWT agar kita senantiasa diberikan keshabaran dalam mendidik anak-anak kita.

Demikian sharing dari saya. Semoga ALLAH SWT membantu kita utk mjd orgtua yg bijaksana, shabar, cerdas dan kreatif dalam mendidik, mengasuh dan membesarkan sang cahaya mata.

Wassalamu’alaykum Wr WB,
Fajriati Maesyaroh, Psi

Read Full Post »

Doa seorang muslim

Pernahkah saudara mendengar sebuah hadist bagaimana cara melantunkan sebuah doa versi tiga orang yang terkurung dalam sebuah gua, saya ingin ceritakan kembali versi singkatnya.

Rasulullah pernah mengabarkan mengenai kisah tiga orang yang terjebak dalam gua, mereka semua berada dalam keputusasaan hingga salah seorang dari mereka berkata, �Sungguh tidak ada yang dapat menyelamatkan kalian dalam bahaya ini, kecuali bila kalian berdoa kepada Allah swt dengan menyebut amal-amal saleh yang pernah kalian perbuat. Kemudian salah seorang berdoa dengan menyebutkan amalan utamanya berupa memuliakan orang tuanya dibanding keperluan anak-anaknya sendiri, kemudian setelah dia uraikan amalannya dia berkata, �Ya Allah, jika aku berbuat itu karena mengharapkan ridha-Mu, maka geserkanlah batu yang menutupi gua ini�, maka bergeserlah sedikit batu itu, tetapi mereka belum bisa juga keluar. Kemudian orang kedua pun melanjutkan doanya yang berkaitan dengan amalan utamanya berupa menghindari diri dari perbuatan zina karena takut kepada Allah, dan dia berdoa, �Ya Allah jika aku berbuat itu karena mengharapkan ridha-Mu, maka geserkanlah batu yang menutupi gua ini�, maka bergeserlah sedikit batu itu. Tapi mereka belum juga bisa keluar, maka orang ketiga pun melanjutkan doanya mengenai amalan utamanya berupa menjaga amanat harta orang lain yang dikelolanya, dan dia berdoa, �Ya Allah jika aku berbuat itu karena mengharapkan ridha-Mu, maka geserkanlah batu yang menutupi gua ini�, maka bergeserlah sedikit batu itu, dan mereka pun bisa keluar dari gua itu. (HR Bukhari dan Muslim).

Dan pernahkah juga saudara mendengar ataupun membaca bagaimana Rasulullah melantunkan doa di kala sangat kritis sewaktu berkecamuknya perang Badar? Saya akan coba menguraikan kembali kisahnya secara singkat.

Kala itu setelah meluruskan barisan pasukan kaum muslimin, Rasulullah kembali ke tendanya dengan ditemani oleh Abu Bakar, dan tidak ada seorang pun kecuali keduanya. Lalu Rasulullah bermunajat kepada Rabb-Nya, dengan seluruh jiwanya ia menghadapkan diri kepada Tuhan-Nya, begitu dalam ia hanyut dalam doa.

Dalam permohonannya ia berkata, �Allahumma Ya Allah, ini bangsa quraisy sekarang datang dengan segala kecongkakannya, berusaha untuk mendustakan rasul-Mu. Ya Allah, berilah pertolongan-Mu yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika Engkau membinasakan kaum kami pada hari ini, tiada lagi yang akan menyembah-Mu.�

Sementara ia hanyut dalam doa sambil merentangkan tangan menghadap kiblat, mantelnya terjatuh. Ketika itu Abu Bakar menyaksikannya lalu meletakkan mantel itu kembali ke bahu Rasulullah, sambil ia berkata, �Wahai Nabi Allah, dengan doamu itu, sesungguhnya Allah pasti memenuhi janji-Nya kepadamu.�

Tetapi sungguh pun begitu, Muhammad semakin dalam terbawa dalam aliran doa, dengan penuh ke-tawadhu-an dan kesungguhan hati ia terus memanjatkan doa, memohonkan pertolongan Tuhan-Nya dalam menghadapi peristiwa yang genting, yang oleh kaum muslimin sama sekali tidak diharapkan, dan untuk pertempuran itu pula mereka tidak memiliki persiapan.

Hingga karena letihnya dalam berdoa membuat Rasul tertidur, beberapa saat kemudian beliau terbangun dengan rasa gembira, dan bersabda, �Bergembiralah hai Abu Bakar, sungguh pertolongan Allah telah datang kepadamu. Inilah jibril sedang memegang kendali kuda. Ia menuntun kuda tersebut, dan gigi di depannya terdapat kematian.�

Kemudian ia keluar menemui sahabat-sahabatnya, dikerahkannya semangat sambil berkata:

�Demi Dia yang memegang jiwa Muhammad, setiap orang yang sekarang bertempur dengan tabah, bertahan mati-matian, terus maju dan pantang mundur, lalu ia tewas, maka Allah akan menempatkannya di surga.�

Beberapa waktu lalu saya bertemu rekan lama, dia seorang pengusaha, kulihat sekarang kondisinya lumayan lah, mungkin bisnis yang dikelolanya cukup berhasil.

�Alhamdulillah�, gumamku.

Saya ingat beberapa tahun silam dia pernah mengalami suatu ujian yang berat atas perusahaan yang dikelolanya, saat itu sering beliau mencurahkan isi hatinya kepadaku dan menceritakan beratnya ujian yang dialaminya, setelah setumpuk ikhtiar dilakukan, bisnisnya tak kunjung mendapatkan tanda-tanda akan selamat dari kebangkrutan, dan bukan saja bangkrut, bahkan akan terjerat hutang usaha yang sangat besar, dia katakan sekitar puluhan milyar siap untuk menjerat lehernya.

Bukan saja sisi nominal yang membuatnya sesak, tak kalah beratnya yang menjadi beban adalah tanggungan puluhan karyawan yang berada di perusahaannya, intinya menurut beliau pada saat itu adalah masa yang sangat mengguncang jiwanya, makan tak enak, tidur tak lelap, dan segala yang tak enak lainnya menghampiri beliau.

Yang kutahu, di sisi yang lain usaha beliau bukan saja terkait pada sektor bisnis, tetapi beliau juga aktif dalam melakukan pembinaan usaha berupa pesantren di suatu desa terpencil, pesantren tersebut tumbuh secara sehat, santrinya sekitar lima ratusan, tetapi jenis usahanya adalah nirlaba, atau tidak dikenakan biaya apa pun terhadap santri yang sekolah di pesantren tersebut.

�Usaha pesantren ini untuk cash flow langit�, begitu ujarnya setiap kali saya tanyakan kenapa dia serius sekali mengelola usaha nirlaba ini.

Saya menjadi penasaran dan tercetus keingintahuan bagaimana caranya dia menyelesaikan masalah usahanya pada tahun-tahun silam. Karena saya melihat kondisi saat ini jauh berubah, lebih sukses bila dibandingkan pada saat itu.

Beberapa kali kupancing serentetan pertanyaan dari ketidaksabaranku, barulah ia bersedia untuk menceritakan kisahnya �

Ya kawan karibku, tiada satu kekuatan yang dapat membantuku saat itu kecuali kekuatan Allah, tiada yang maha pengasih kecuali Allah pula, Dialah yang memberikan jawaban dan jalan keluar kepadaku. Kami ini makhluk yang sangat lemah dan hina, dan Dia lah Maha Kuat dan Maha Kaya. Tiadalah kejadian itu terjadi kecuali menambah kualitas keimanan kami, kami merasakan kasih sayang dan cinta-Nya.

Engkaupun tahu masalah yang kami hadapi saat itu, penuh dengan kesukaran, hati terasa sempit, kami ditinggalkan pula oleh kawan-kawan, tiada pihak yang ingin meringankan masalah kami saat itu, semua pihak menekan, menekan dan menekan setiap waktu.

Pada saat usaha kami jatuh, tiada akal lagi untuk mencari apa peluang pengganti usaha kami ini agar bisa melunasi hutang usaha yang berjumlah milyaran itu, sama sekali tidak ada ide, tertutup. Walaupun demikian kami tetap melakukan berbagai ikhtiar mencari solusinya, hingga sampai pada suatu waktu kami pasrah terhadap apapun keputusan-Nya.

Sering kali kami lantunkan doa untuk diberikan jalan keluar atau yang terbaik bagi kami, bahkan ribuan kali kami berdoa, bukan saja di saat sholat, bahkan dalam perjalanan pun tak lupa kami berdoa kepadanya, intinya lidah dan bibir kami basah dengan doa dan pujian.

Hari demi hari, minggu demi minggu, dan sekian bulan berlalu dalam kondisi tak menentu. Lalu sampailah pada satu saat aku berdoa di malam hari di tengah semua orang tertidur lelap, bersimpuh dan berdoa kepada-Nya, aku hanya ingat beberapa hadist dan kisah Kekasihku dalam melantunkan doa-doanya. Kemudian dia bercerita mengenai dua kisah di atas.

Aku coba ikuti cara Kekasihku, Muhammad, dalam berdoa pada saat-saat yang genting, dan kusesuaikan redaksi doanya dengan kondisiku.

�Ya Allah, Engkau Maha Tahu kondisi kami ini, kami sedang dibebani masalah, dan Engkau tahu pula bahwa dari hasil usaha yang kami upayakan kami kelola pula sebuah usaha pesantren, Engkau tahu kami tidak memungut biaya apapun pada mereka.�

Jika memang amal ibadah tersebut kami lakukan hanya untuk meraih keridhoan-Mu, mohon Ya Allah berilah jalan keluar untuk kami.

Ya Allah, kami khawatir jika engkau tidak membantu hamba-Mu ini, kami khawatir keberlangsungan pesantren kami terhenti, akan ke mana perginya santri-santri tersebut.

Ya Allah, aku sayang mereka, kami iba dengan wajah mereka, curahkan kasih sayang-Mu pada mereka, dengan menolong usaha kami Ya Allah.

Engkaulah yang Maha Mengetahui hati hati kami, ikhlaskanlah hati kami, dan lapangkan hati kami apapun yang engkau putuskan, dan kami yakin apapun keputusan-Mu adalah yang terbaik bagi kami.

Tak kusangka doanya tersebut membuat jiwaku bergetar dan tak kuasa emosiku terlibat, nyaris kupeluk sahabatku itu, luar biasa makna dari doa tersebut.

Kemudian dia lanjutkan kembali, �Setelah kulantunkan doa tersebut, tak kusangka dalam waktu yang sangat singkat kasih sayang-Nya telah membuka sebuah jalan keluar yang tidak terduga, ibarat pintu gua yang tidak mungkin terbuka dalam kisah yang kuceritakan itu dengan izin-Nya menjadi terbuka�.

Sambil menahan emosi, ia melanjutkan, �Tiba-tiba seorang relasi kami menawarkan suatu bisnis yang terbilang besar yang tidak pernah tersentuh oleh perusahaanku, bahkan bisnis tersebut di luar kapasitas secara materi maupun keahlian yang kami punya. Kala itu kami pikir bahwa peluang bisnis tersebut pastilah sudah diatur pemenangnya, paling-paling kalau ikut partisipasi juga, ya paling tidak hanyalah mengarak pemenangnya saja.

Saat itu, benar-benar aku tidak tertarik untuk memprosesnya. Kudiamkan saja. Tapi peluang itu datang lagi, datang lagi dan hadir kembali. Karena sering kali peluang yang sama itu selalu hadir, kucoba beranikan diri untuk memprosesnya.

Apa yang terjadi selanjutnya sungguh ku tak pernah menduganya. Kami mendapati ribuan kemudahan, kami memperoleh proyek tersebut dengan mudah, karena hanya perusahaan kami yang mengajukan proposal tender tersebut dan tidak ada pesaing sama sekali!

Ke mana para competitor yang besar? Ke mana mereka semuanya? Muncul keanehanku saat itu.

Bila Dia memutuskan sesuatu, tidak ada pihak pun yang akan mampu menghambat-Nya! Ini semuanya kemudahan dari-Nya, Dia permudah seluruh proses tersebut. Dan dalam jangka waktu yang singkat kami mendapati keuntungan tiga kali dari jumlah hutang kami! Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Begitulah dia menceritakannya dengan penuh keharuan.

Selanjutnya kutahu, temanku itu menjadi orang yang selalu bersyukur dan dia yakin sekali bahwa pesantren tersebut telah menjadi amal andalan yang telah menjadi perantara doanya.

Kabar terakhir yang kuterima, pesantren tersebut menjadi semakin besar dan megah walaupun para santrinya tidak pernah terbebani oleh biaya apapun.

Nah, bagi para enterpreneur, tidak selamanya masa-masa menyenangkan hadir dari kehidupan seorang pengusaha, adakalanya masalah yang banyak terjadi justru sebuah ujian yang tidaklah ringan. Keberhasilan itu hadir setelah melewati masa masa sulit. Bukankah layangan akan terbang tinggi bilamana ada angin yang menerpanya?

Atau mungkin, bagi seorang pengusaha, janganlah berpikir hanya mengembangkan usaha untuk meraih keuntungan materi saja, tetapi cobalah mulai dipikirkan sebuah usaha alternatif yang bermanfaat buat orang banyak, yang akan dijadikan cash flow langitnya. Bisa saja usaha-usaha tersebut akan dan telah menjadi amalan andalan, yang bilamana kita terhimpit suatu masalah ataupun ujian yang berat, bisa dijadikan perantara atau tawasul untuk permohonan doa kita kepada Allah.

(By: Zidni T. Dinan – Sumber: Eramuslim)

Read Full Post »

Solusi kemacetan waktu jaman bapak Fauzi Bowo yang menurut saya sangat-sangat tidak berperikemanusiaan yaitu: Jam masuk sekolah anak menjadi jam 6.30 khusus DKI Jakarta. Pertimbangan beliau agar mengurangi kemacetan, mereka anak sekolah berangkat lebih dahulu dan kemudian setelah jam 7 karyawan yang berangkat ke kantor.

Sebagai orang tua yang mempunyai anak usia SD, kadang suka terbayang jika anak saya itu harus bangun pagi, dan sarapan, lalu berangkat ke sekolah sebelum jam 6.30 harus sudah sampai di sekolah. Untungnya sih, karena saya tinggal di Bekasi, dan anak saya juga sekolah di Bekasi, maka jam masuk sekolah jam 7.30, alhamdulilah.Bangun pagi, makan, mandi tidak terburu-buru.

Selain anak muridnya yang harus terburu-buru, guru-gurupun juga sama. Adik saya yang guru TK Al Azhar, harus datang sebelum jam 6.30 juga dong, masa’ guru datang terlambat? apa kata murid-muridnya?

Selain sudah memaksakan anak-anak masuk lebih awal, juga memaksakan mereka kadang jarang sarapan karena waktunya yang mepet.Iya kalau diantar pakai mobil, masih bisa sarapan di dalam mobil, kalau naik angkutan umum, ojek atau mikrolet? pasti susah ya mau sarapan.

Ternyata efeknya tidak jauh beda tuh, jalanan masih saja macet total, apalagi kalau yang tinggalnya jauh dari sekolah atau jauh dari tempat mengajar, kasihan kan, mereka itu harus jadi korban peraturan yang dibuat pemkot DKI.

Padahal jam tidur anak itu harusnya lebih banyak dari jam tidur orang dewasa, karena peraturan tersebut, anak-anak harus bangun lebih pagi dan jatah tidurnya berkurang, tidak heran kalau mereka suka tertidur pada waktu jam belajar atau kurang konsentrasi.

Semoga nanti bisa kembali ke jam sebelumnya yaitu jam 7 atau jam 7.15, toh macetnya juga sama, tidak berpengaruh.

Read Full Post »

Bahasa Gaul

Sampai kapanpun bahasa gaul sepertinya akan terus bertambah ya? dari saya masih SMP, bahasa gaul dimulai dari celotehan di radio prambors, dan karena anak-anak gaul jaman dulu, obrolannya pasti ngga jauh-jauh dari ocehan penyiar radio prambors.

Sekarang, tahun 2012, usia saya sudah menjelang 40 tahun. Bahasa gaul alias bahasa Alay sebutan sekarang ini, sudah makin meraja lela deh. Malahan sudah dipakai jadi judul kuis di TV yang ditonton di belahan penjuru desa terpencil sekalipun, nama kuisnya ” Kepo Kuis”.

Seperti kata ” Kepo”, yang saya coba browsing, artinya mau tau aja, dan ada yang bilang dari bahasa Hokian

Berasal dari bahasa hokkian.
Ke = Bertanya, Po (Apo) = Nenek2. Jadi artinya nenek2 yg suka bertanya2. Pingin tau banget gitu..
A : km lagi dimana? ngapain? sama siapa?
B : kepo banget sihh…
mau tau urusan orang lain
A : gimana kabar si sandy sama cewnya udh putus belom??
B : kepo bgt si…
 
pengen tauan banget orangnya… definisi sifat. Kasihan orang -orang bule yang memang mau serius belajar bahasa Indonesia, karena para pemudanya lebih menyenangi memakai bahasa gaul ketimbang pakai bahasa baku.Kesannya akan menjadi tidak gaul dan kuper.
 
 
 

Read Full Post »

Kicauan anak-anakku

“ Eyang, malaikat pencabut nyawa itu ada di mana?” nah lho… seram amat pertanyaannya, ini karena Dammar dan Alifa baru saja mendengarkan lagu di you tube, judulnya nama-nama malaikat Allah. Izrail, Mikail, Rokib Atid,Munkar, Nakir, dll, dan yang teringat oleh mereka, Izrail yaitu malaikat pencabut nyawa

 ” Mama, kenapa kaki mama kayak orang laki-laki gitu sih? Tanya Dammar.. dan saya jawab, ” maksudnya gimana Dek? Itu lho.. kakinya besar dan berbulu”.

 ” Mama, aku dong punya sahabat di sekolah, bertujuh, ada aku,  aqila, difa, dila, keyne, jasmine, qia ” kata Alifa.

 ” Mama.. aku dapat bintang, soalnya aku tadi jadi pemimpin upacara, lapor Dammar begitu saya sampai di rumah.

 ” Mama, Allah itu ada di mana ya?” tanya Dammar. ” Allah ada di mana-mana, ada di samping, kanan dan kiri kita,” jawab saya. ” Tapi kok, tuh ngga kena ya, dari tadi aku tinju-tinju in tangan aku ke kanan dan kiri, kenapa ngga ada bunyi bag bug kayak gitu?” tanya Dammar lagi.

 ” Mama kok kenapa lama banget duduk depan komputer? Tanya Dammar ketika saya sedang mengetik, dan saya tanya,kenapa belum juga tidur, Dammar menjawab, ” soalnya aku kalau tidur, nanti mimpi hantu”

Read Full Post »

  • Apartment Name: Margonda Residence
  • Location: Jl. Margonda Raya, Depok
  • Tower/Floor/View: HH/8/City View
  • Size: 20,5 m2
  • Bedroom: 1
  • Bathroom: 1
  • Condition: Furnished. All Brand New (AC, Television, Kitchen Set, Wardrobe,Mirror, Refrigerator, Bath Room with Shower, Spring Bed Queen Size, Curtain, Student Desk with 1 Chair).
  • Facility: Basement parking area, 24 hours security, mini-market, bank, laundry (Kg), Restaurant, access card, swimming pool, children playground, tennis court, jogging track, canteen, etc.
  • Additional Info: Near to Campuses and business area, near to Indonesia University (UI Depok), UI Train Station, Gunadarma University, Pancasila University, Bina Sarana Informatika (BSI), Bunda Hospital, Margocity Mall, Depok Town Square, ITC Depok, Mall Depok, Bank, Gramedia Bookstore, 24-hours Transportation. Easy access to highway (Jakarta’s Outer Ring Road – Toll JORR).
  • Rent Charge: Rp 2.200.000/monthly
  • Contact Number: Anita: 0815-9997030
  • E-mail: kireynindya@yahoo.com
  • PIN BB: 2802974A

Salam,

 

Anita

Read Full Post »

Older Posts »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

BBC | Blog Belalang Cerewet

semua dicatat agar awet

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination