Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juni, 2011

Baru tau lho, ada hari Keluarga di Indonesia, gara-gara lihat iklannya di board di jalanan, di Gatot Subroto. Alhamdulilah, kemarin itu tanggal merah, hari Isra Mi’raj, dan kita sekeluarga barenng keluarg suami kumpul-kumpul untuk makan siang bersama, ditraktir mama mertua, karena keponakan naik kelas dan nilainya juga bagus-bagus, disamping itu pula, kita sudah lama ga kumpul bareng.

Sebagai seorang istri, aku cukup bahagia mempunyai suami yang bertanggung jawab dan mementingkan keluarga diatas segalanya, dia rela membatalkan urusannya atau janjian dengan temannya, apabila ada urusan keluarga yang harus didahulukan, anak-anakpun sangat dekat dengan bapaknya,apalagi si sulung, Alifa, tidur aja maunya nempel terus dengan bapaknya.

Setiap saat ingin rasanya memeluk dan mencium anak-anakku, ingin berbagi waktu lebih banyak dari yang biasanya bisa aku berikan, semoga kualitas lebih baik dari pada kuantitas, semoga saja ya… karena keadaan ku yang harus bekerja, berangkat pagi dan pulang sudah magrib, tinggal sisa-sisa kelelahan, aku berusaha mendahulukan memperhatikan anak-anak dari urusan apapun yang ada di rumah, ingin rasanya membalas waktu yang tadi dihabiskan di kantor, dan dibalas pada sore harinya, aku ingin anak-anakku bangga dengan ku, walaupun aku tidak bisa terus berada di sisi mereka pada saat mereka membutuhkan, alhamdulilah ada bapaknya di rumah yang bisa mewakiliku untuk mendampingi anak-anakku.

Aku  bekerja dan berkarya serta melangkah dalam kehidupan ini lebih bergairah karena mereka ada dalam pikiran dan hatiku.

Semua yang aku peroleh dan hasilkan, hanya untuk mereka. Mereka adalah “Alasan saya yang pertama” untuk tetap aktif dan terus bergerak.

Inilah indahnya berkeluarga, dari pada membujang, apalagi para pria yang sudah mapan dalam soal materi, apalagi usia, tetapi mereka tidak berkeinginan membangun rumah tangga, sangat disayangkan, mereka kehilangan kesempatan untuk mendengarkan ocehan, panggilan sayang, dan sambutan dari anak-anaknya setelah mereka tiba di rumah.

Keluarga adalah tempat yang paling tepat untuk membangun karakter kita, disana dibutuhkan rasa kasih sayang, empati, kejujuran dan kepercayaan, agar bisa terus menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari. Dulu sekali, aku itu orang yang malas bangun pagi, tetapi sekarang, setelah punya anak, mana bisa kita leyeh-leyeh, bangun siang? bisa-bisa keteteran semuanya. Dulu juga, aku itu suka sembarangan dalam hal berpakaian, agak cuek, seringnya tabrakan malah, tetapi suami yang punya selera lebih baik, selalu memberikan masukan soal pakaian yang aku kenakan, agar enak dilihat dan agar bisa ditiru oleh anak perempuannya.Sifat ga sabaranku pun, perlahan-lahan harus dirubah, dan harus lebih belajar sabar menghadapi anak-anak dan belajar bertoleransi terhadap perbedaan pendapat dengan suami.
Anda berangkat dari rumah untuk berkarya dan mencari rejeki, dan akhirnya Anda akan pulang untuk mempersembahkan hasil karya dan rejeki yang Anda usahakan bagi mereka.

Selamat hari keluarga, semoga kami bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah, Amin ya Rabb…

Read Full Post »

Cuti ach nanti tanggal 22 Juni, pas hari ultah saya,itulah planning saya seminggu sebelum hari ulang tahun saya, dan  sudah booking kamar di Hotel Seruni, Cisarua, booking cuma satu hari aja,karena kalau kelamaan juga,bayarnya ga kuku..hehe… keponakan ada yang masih sekolah sebetulnya, dan keponakan satu lagi, ada les kumon.

Acara pasti, ya ga jauh dari berenang, dan ternyata di dekat play ground ada Trampolin, yang bisa dicoba gratis, saya suruh si mbaknya, dua-duanya untuk nyobain, walaupun pucat mukanya, tapi tetap mau nyoba..hehe.. takut kali ya, karena dipaksa saya,.. maaf ya mbak? hehe..


Bareng keluarga inti, plus Ayah saya, dua keponakan dan dua pembantu, saya booking dua kamar, rencana dibagi dua, keponakan tidur bareng sama mbak-mbaknya tapi ternyata mereka ga ada yang mau, ya udah deh, masa’ Ayah saya yang harus tidur bareng mbak-mbaknya..? hehe.. ya jadilah kita satu kamar beramai-ramai dan si mbak berdua malah tidur berdua aja satu kamar, mereka bisa bebas tidur nyenyak tanpa gangguan harusnya, tapi paginya saya tanya, ” gimana bisa tidur ga?”, ” ga bisa bu, kebangun-bangun terus, hampir tiap jam, ga biasa kali” jawab mbak Isah… hehehe…


Pas mau bayar hotel, tetapi suami bilang, ga usah, saya yang bayar, ini hadiah ulang tahun buat kamu..oooh.. terima kasih suamiku, kau tiada duanya deh.. hehee.. ga usah kasih barang juga ga papa deh, liburan pas anak libur dan pas hari ulang tahun, udah suatu kepuasan batin buat saya, walaupun badan pegel, tapi hati senang, saya cuti 3 hari dari kantor, jadi total 5 hari bareng anak-anak dan suami, berasa makin dekat ke anak, dan anak saya Alifa yang paling besar maunya saya ga usah kerja besok ya, kalau Mama ga punya uang, ambil di ATM aja, ‘ kata Ifa.. hehehe.. polos ya, dipikir uang ada terus di ATM, tanpa ditabung dan tanpa kerja  kali ya?

Read Full Post »

22 Juni 1973, itu hari lahir saya, dan kalau umur saya tahun ini berarti 38 th, sedangkan umur Jakarta sudah 484 th, beda jauh ya bo? hehe.. sekarang apa aja sih yang sudah didapat atau dihasilkan selama usia 38 tahun usia saya? Berusaha menjadi lebih baik setiap hari, itu niatnya, tetapi banyak juga hambatan dan ganjalannya, ingin lebih banyak sholat sunahnya, tapi belum berhasil juga, ingin lebih banyak sedekahnya, tetapi sepertinya belum juga, ingin bisa lancar baca Al Quran, wah.. boro-boro.. ingin lebih taat sama suami,.. keplak jidat dulu deh.. saya masih jauh dari kategori istri sholehah, ingin lebih sabar terhadap anak-anak yang masih pada usia balita, .. sepertinya sudah mulai terbiasa dengan ulah anak-anak, dan harus lebih sabar mengerti karakter anak sesuai usia mereka.

Harapan selalu hadir dalam hati dan angan-angan saya, adalah menghajikan orang tua saya, dan saya pun ingin juga berangkat ke tanah suci bersama suami saya, Wahyu Eko Bharoto yang tercinta, semoga diberikan rejeki dan umur agar bisa berangkat ke sana,Amin..

Suasana yang selalu hadir pada saat ulang tahun saya adalah ” SALE” dimana-mana…hehehe..karena ada program Jakarta Great Sale dari pemda DKI dalam rangka HUT DKI, jadi semua mall di Jakarta, diharapkan berpartisipasi untuk memberikan discount,  tetapi selalu ga cukup uang buat belanja-belanja, hehhe.. kapan pernah cukupnya ya? dan satu lagi, pas banget dengan liburan anak sekolah, yang otomatis harga hotel di puncak pun seharga weekend walaupun menginap di hari biasa, besok hari, saya sudah merencanakan untuk menginap di hotel Seruni, Cisarua, Puncak, saya ajak keponakan untuk menemani anak-anak, semoga kami semua bisa senang dalam menikmati liburan karena bisa refresh kembali karena diluar rutinitas dan juga udara yang sejuk dari pegunungan.

Berusaha menyisihkan tabungan untuk liburan setiap tahunnya, agar hubungan keluarga lebih dekat dan lebih banyak pembelajaran untuk anak-anak yang dapat mereka ambil selama liburan.

Selamat ulang tahun Adis, semoga keberkahan selalu menyertai , kebahagian dunia dan akherat, bisa lebih bermanfaat buat orang lain, bisa menjadi istri dan ibu yang baik, bisa menjadi panutan buat adik-adik tersayang, bisa menjadi anak yang dibanggakan bagi orang tua , bisa mempunyai bisnis yang sukses dan berkah, Amin ya Rabbal alamin…

 

 

 

Read Full Post »

Seseorang yang ingin memulai untuk berbisnis, selain kemauan,keyakinan yang tinggi dan pantang menyerah, diperlukan juga tips-tips yang dapat membantu untuk memulai suatu usaha, yah paling tidak untuk mengurangi resiko kegagalan yang lebih besar atau kerugian yang lebih besar apabila kita sudah melihat dan berusaha mempersiapkan sebaik mungkin, lalu action, semua persiapan tidak akan terlaksana apabila tanpa tindakan.

Banyak rintangan dan hambatan yang selalu dihadapi bagi seorang yang melakukan bisnis, tetapi semua itu pasti ada jalan keluar asal mau belajar dan bersabar, ada beberapa tips yang saya ambil dari blognya ciputra way, diantaranya:

1.Kenalilah Pasar Anda
Riset, riset, dan riset. Riset tentang pasar Anda, riset tentang kompetitor Anda, dan cari tahu berapa harga yang mereka pasarkan untuk produk atau jasa mereka. “Jangan lupa untuk mencoba berbincang dengan target utama Anda,” saran Ellen Parlapiano, pendiri mompreneursonline.com seperti dikutip dari Kompas Female. Cari tahu apakah mereka akan tertarik dengan apa yang Anda jual, dan apakan mereka bersedia mengeluarkan uang untuk apa yang Anda tawarkan.

2.Rencanakan Kesuksesan Anda

Untuk mendapatkan persetujuan pinjaman dari bank, Anda akan perlu perencanaan bisnis atau setidaknya datang dengan tujuan dan misi perusahaan. Pastikan Anda sudah tahu apa yang ingin Anda raih dalam beberapa tahun ke depan dan bagaimana cara yang akan Anda raih.

3.Bermain dengan Aturan

Anda tentu tak mau harus menutup perusahaan Anda tiba-tiba karena tersandung masalah perizinan, kan? Nah, karena itu, pahamilah bahwa dalam segala hal, akan ada aturan yang memikat. Mulai dari izin pendirian lembaga bisnis, hingga izin memasang iklan. Contoh lain, bahwa Anda akan butuh sertifikat jika ingin membuka sebuah lembaga jasa, misal, sebuah klinik.

4.Sebarkan Beritanya

Anda harus jeli melihat kemungkinan pemasaran. Misal, jika pasar Anda adalah kalangan ibu-ibu, maka Anda saat ini pasti sudah tahu bahwa makin banyak ibu-ibu yang memperluas pergaulan mereka lewat internet. Anda bisa merengkuh kenyataan ibu-ibu itu senang bersosialisasi. Bahwa mereka senang menyampaikan kabar-kabar bagus (dan buruk). Cobalah untuk berinvestasi lewat iklan di sekitar tempat ibu-ibu sering berkumpul, atau membagi sampel. Atau dengan beriklan lewat milis-milis yang anggotanya ibu-ibu.

Anda bisa menggunakan platform tersebut untuk membangun komunitas pasar Anda dengan terus menginformasikan kepada mereka berita-berita terbaru dari produk atau jasa Anda, sekaligus meriset akan kebutuhan dan keinginan mereka.

Tetapi hal-hal tersebut diatas, janganlah menjadikan langkah anda terhambat untuk memulai suatu usaha, kerjakan saja, dan ditengah jalan bisa sambil diperbaiki atau ditelaah ulang lagi apa yang harusnya diubah atau dijalankan.

Sayapun bukan termasuk orang yang berani bertindak langsung secara ekstrem, tetapi semuanya perlu pertimbangan dan pemikiran yang matang, contohnya waktu saya berjualan selimut sebagai agen, saya tidak pikir-pikir apakah pasarnya akan banyak atau tidak, tetapi yang saya lihat adalah, selimutnya bagus dan saya bisa mendapatkan untung yang lumayan apabila bisa menjual selimut tersebut, dengan modal 2 juta saja, saya sudah bisa menjadi agen selimut jepang, dan alhamdulilah sudah balik modal dan dapat untung.

Lalu  saya juga pernah coba jadi agen produk Kemfood, seperti sosis,baso, smoke beef dan lain-lain, dengan modal 7,5 juta saya coba usaha itu di rumah, dengan mendapatkan freezer dan produk seharga 2 juta, saya pasang banner dan sebar brosur di sekitar rumah saya di Bekasi, juga di kantor, tetapi karena produk tersebut expired nya tidak terlalu lama, maka sering karena belum terjual, tetapi sudah hampir waktunya kadaluarsa, maka saya ambil untuk saya makan sendiri atau bagi-bagi ke keluarga yang lain, dan alhasil usaha agen tersebut saya tutup, karena sebagai agen saya harus membeli produk minimal 1 karton untuk satu macam produk, yang berarti saya harus mengeluarkan modal dulu untuk membeli barang tersebut sedangkan penjualan kurang maksimal, apalagi frozen food tersebut juga dijual di supermarket dan pasar-pasar yang berarti saingan makin berat dan orang lebih sering belanja sekalian di SPM atau pasar dari pada beli dari saya sebagai agen.

Pernah juga saya menjadi agen baju muslimah dari Bandung, dengan modal hanya 250 ribu, tetapi masih kurang maksimal juga hasil yang didapat,namanya juga usaha, pasti ada jatuh bangunnya, ga mungkin kan rugi melulu, pasti ada untungnya, dan itu yang kita usahakan, sambil memperbanyak silaturahmi yang membuka pintu rejeki, yuk kita berusaha maksimal, dan berdoa maksimal.

Read Full Post »

Bisnis MLM yang ga ada matinya dan masih jaya sampai sekarang salah satunya adalah Oriflame, brand kosmetik, ada pula seperti Amway yang juga dulu saya pernah join, tetapi mandek, kalau lihat yang berhasil pasti jadi terpacu dan ngiler.com tetapi apa daya sepertinya keinginan untuk menjadi berhasil di MLM belum betul-betul dikerjakan secara maksimal, makanya mandek, jalan ditempat, betul-betul ga berkembang, bonus saya waktu dulu cuma ga lebih dari 50 ribu saja, hehe.

Dan, melihat teman-teman anggota TDA yang berhasil menjalankan bisnis ini, saya kembali tertarik untuk menggelutinya lagi, salah satu alasannya adalah sebetulnya saya itu sudah malas untuk bekerja di kantor, kalau saya di kantor yang sekarang hanya mengerjakan hal-hal rutinitas yang tidak berbeda sama sekali, jabatan juga tidak akan meningkat, gajipun naiknya tidak pernah sejalan dengan harga-harga yang terus melambung dan juga pengeluaran yang makin banyak seiring usia anak-anak bertambah dan makin banyak kebutuhan yang harus dipenuhi seperti tabungan pendidikan, asuransi, dan juga keinginan saya untuk bisa menghajikan kedua orang tua saya, syukur-syukur saya juga bisa pergi bersama suami tercinta, Amin…

Banyak pemikiran yang selalu hadir dalam benak saya, apakah saya akan mengerjakan pekerjaan saya yang sekarang ini sampai saya pensiun? Apakah waktu saya harus habis di jalan untuk bisa datang dan pulang ke kantor, dikarenakan jalanan yang selalu macet? Apakah saya bisa berbisnis dan menggantikan gaji yang saya dapatkan selama bekerja di kantor? Selama inipun saya sering menjalankan bisnis sampingan seperti berjualan selimut, jualan baju muslim, dan juga bisnis jasa jahit seragam dengan teman saya.

Anggota TDA yang sudah berhasil menjalankan bisnis ini diantaranya adalah mbak Doris Nasution ( www.dorisnasution.com) menjalankan dalam waktu 2 tahun, penghasilan dia sudah mencapai puluhan juta perbulan, serta bonus mobil CRV, dan juga ada mbak Roesmijati, (www.roesmijati.blogspot.com) orang TDA juga, dan saya kenal mbak Roes waktu acara belajar ternak belut sama-sama,  yang sekarang menjadi upline saya, dalam 8 bulan,dia  sudah mencapai senior manager 21%, penghasilan 4-7 juta/bulan, dia sudah bisa mendapatkan hasil setara dengan gajinya bekerja selama 23 tahun di kantor yang sekarang. Nah.. gimana ga bikin tergiur? satu kata motivasi yang bisa menjadi alat pacu, ” dia aja bisa, masa’ kita ga bisa?” ya kan? kalau kita ga nyoba, kita ga tau hasilnya seperti apa, ya dong? dan kata Mbak Doris, ” kerjakan yang maksimal, biar hasilnya juga maksimal”.

Hari ini saya didaftarkan kembali dan menjadi first linenya mbak Roes, semoga kita bisa sama-sama bergandengan tangan untuk bisa mewujudkan mimpi-mimpi kita menjadi ibu yang bisa dekat dengan anak, bisa mencapai penghasilan melebihi orang kantoran, bisa jalan-jalan ke luar negeri gratis, bisa pergi naik haji, menghajikan orang tua dan masih banyak mimpi-mimpi lain yang menjadi motivasi.

Read Full Post »

Seluk beluk KPR yang ada di Indonesia dan saya yang juga sedang mengangsur rumah melalui KPR BTN, sudah berjalan 10 tahun, dan saya ada rencana pinjam lagi melalui proses take over atau refinance, dan cari-cari artikel nemu ini nih tentang perhitungan bunga bank.

Pada kesempatan ini saya hendak membahas mengenai cara
perhitungan bunga hutang. Misalkan Bapak DARMAWAN ditawarkan
hutang dengan tingkat suku bunga 6% per tahun, pertanyaannya
adalah apakah bunga ini murah atau mahal?

Hanya dari informasi diatas saja, kita tidak dapat menjawab
pertanyaan di atas. Terlebih dahulu kita mesti bertanya dahulu
bagaimana cara perhitungan bunganya? Apakah suku bunga tersebut
adalah bunga flat? Atau bunga efektif? Apabila ternyata suku bunga
adalah 6% flat, artinya bunga tersebut MAHAL. Sedangkan kalau
ternyata suku bunga tersebut adalah 6% efektif, maka artinya bunga
tersebut murah.

Apa yang dimaksud bunga flat? Dan apa yang dimaksud dengan
bunga efektif? Mari kita bahas satu per satu.

1. BUNGA FLAT

Cara perhitungan bunga flat adalah cara yang paling gampang,
oleh karena itu banyak digunakan di berbagai instansi keuangan.
Sayangnya cara perhitungan seperti ini sangatlah merugikan
peminjam uang. Mengapa? Karena bunga dihitung secara rata dari
nilai total hutang, tanpa peduli terhadap nilai pokok hutang
yang telah dibayarkan. Nantinya kita akan dapat melihat hal
ini dari ilustrasi hutang.

Sebagai contoh kasus, misalkan kita hendak meminjam uang dari
bank untuk membeli mobil (KKB). Nilai hutang yang hendak kita
pinjam adalah Rp. 120.000.000 dengan tingkat suku bunga 6% flat
dan tenor 2 tahun.

Cara perhitungannya gampang. Total bunga yang harus kita bayar
adalah 6% dikalikan jangka waktu 2 tahun dan dikalikan
dengan nilai hutang Rp. 120.000.000. Total bunga adalah
= Rp. 120.000.000 * 6% * 2
= Rp. 14.400.000.

Total bunga ini ditambahkan dengan nilai hutang akan menjadi
total angsuran yang harus kita bayar, yaitu :
= Rp. 120.000.000 + Rp. 14.400.000
= Rp. 134.400.000

Total angsuran ini tinggal kita bagikan ke jumlah periode
pembayaran. Karena kita mengangsur hutang secara bulanan,
artinya periode pembayaran adalah 2 x 12 = 24 kali. Maka
nilai angsuran per bulannya adalah :
= Rp. 134.400.000 / 24
= Rp. 5.600.000

Tabel ilustrasi bunga flat dapat dilihat di bawah ini:

———————————————————–
|Per | Pokok Hutang | Bunga | Angsuran | Sisa Hutang |
———————————————————–
| 0 | | | | 120.000.000 |
| 1 | 120.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 115.000.000 |
| 2 | 115.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 110.000.000 |
| 3 | 110.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 105.000.000 |
| 4 | 105.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 100.000.000 |
| 5 | 100.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 95.000.000 |
| 6 | 95.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 90.000.000 |
| 7 | 90.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 85.000.000 |
| 8 | 85.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 80.000.000 |
| 9 | 80.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 75.000.000 |
| 10 | 75.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 70.000.000 |
| 11 | 70.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 65.000.000 |
| 12 | 65.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 60.000.000 |
| 13 | 60.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 55.000.000 |
| 14 | 55.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 50.000.000 |
| 15 | 50.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 45.000.000 |
| 16 | 45.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 40.000.000 |
| 17 | 40.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 35.000.000 |
| 18 | 35.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 30.000.000 |
| 19 | 30.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 25.000.000 |
| 20 | 25.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 20.000.000 |
| 21 | 20.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 15.000.000 |
| 22 | 15.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 10.000.000 |
| 23 | 10.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | 5.000.000 |
| 24 | 5.000.000 | 600.000 | 5.600.000 | LUNAS |
———————————————————–

Dari tabel ilustrasi diatas kita dapat melihat bahwa bunga
yang dibayarkan setiap bulannya selalu bernilai Rp. 600.000.
Oleh karena itulah cara perhitungan ini disebut bunga flat,
karena nilai bunganya selalu rata.

Kembali ke pernyataan saya pada penjelasan awal bunga flat,
mengapa cara perhitungan bunga flat merugikan peminjam uang?
Jawabannya bisa dilihat dari tabel ilustrasi diatas.

Setiap bulannya peminjam uang harus membayar angsuran sebesar
Rp. 5.600.000. Angsuran ini terdiri dari bunga sebesar
Rp. 600.000 dan angsuran pokok sebesar Rp. 5.000.000.
Dengan membayar angsuran pokok berarti nilai pokok dari hutang
tersebut berkurang sebanyak Rp. 5.000.000 setiap bulannya.

Sayangnya pengurangan nilai pokok hutang tidak disertai dengan
pengurangan nilai bunga. Tentunya hal ini akan merugikan
peminjam uang di periode-periode berikutnya. Kita dapat
perhatikan di dalam tabel bahwa setelah mengangsur setahun,
nilai pokok hutang tinggal Rp. 60.000.000 (periode 13).Namun
nilai bunganya tetap Rp. 600.000. Bila kita bandingkan
nilai pokok pokok hutang terhadap nilai bunga, maka tingkat
suku bunganya menjadi:
= Rp. 600.000 / Rp. 60.000.000
= 10%

Loh, kok tingkat suku bunganya menjadi 10%? Padahal tadi
katanya hanya 6%? Nah, perhitungan 6% itu adalah dihitung
dari nilai total hutangnya yaitu Rp. 120.000.000. Tidak
pedulu berapapun sisa hutang kita. Jadinya kalau sisa
hutang kita tinggal sedikit, kita akan rugi sekali karena
tingkat suku bunganya menjadi tinggi.

2. BUNGA EFEKTIF

Cara perhitungan bunga efektif lebih fair baik bagi pihak
bank maupun bagi pihak peminjam uang. Dengan menggunakan
cara perhitungan ini, maka bunga dihitung dari nilai pokok
hutang, bukan dari nilai total pinjaman, sehingga nilai
bunga semakin lama akan semakin berkurang seiring dengan
pembayaran untuk pokok hutang.

Sebagai contoh kasus, misalkan kita hendak meminjam uang dari
bank untuk membeli mobil (KKB). Nilai hutang yang hendak kita
pinjam adalah Rp. 120.000.000 dengan tingkat suku bunga 11% efektif
dan tenor 2 tahun.

Perhatikan bahwa dalam contoh kasus kedua, nilai total hutang
dan tenor adalah sama dengan kasus pertama. Tingkat suku bunganya
berbeda hampir dua kali lipat. Pada kasus pertama kita tingkat
suku bunga adalah 6% flat, sedangkan pada kasus kedua tingkat
suku bunga adalah 11% efektif.

Cara perhitungan nilai angsuran untuk bunga efektif terlalu
sukar untuk dijelaskan disini. Apabila kita menggunakan rumus
PMT pada Excel, seperti yang saya ajarkan dalam ebook “Tips
dan Trik Membuat Rencana Keuangan Pribadi Menggunakan Excel”,
maka kita akan mendapatkan bahwa nilai angsuran bulanannya
adalah Rp. 5.592.941. Nilai angsuran bulanan dalam kasus ini
lebih murah Rp. 7.059 dibandingkan kasus sebelumnya.

Berikut adalah tabel ilustrasi untuk kasus kedua:

———————————————————–
|Per | Pokok Hutang | Bunga | Angsuran | Sisa Hutang |
———————————————————–
| 0 | | | | 120.000.000 |
| 1 | 120.000.000 | 1.100.000 | 5.592.941 | 115.507.059 |
| 2 | 115.507.059 | 1.058.815 | 5.592.941 | 110.972.934 |
| 3 | 110.972.934 | 1.017.252 | 5.592.941 | 106.397.245 |
| 4 | 106.397.245 | 975.308 | 5.592.941 | 101.779.612 |
| 5 | 101.779.612 | 932.980 | 5.592.941 | 97.119.652 |
| 6 | 97.119.652 | 890.263 | 5.592.941 | 92.416.974 |
| 7 | 92.416.974 | 847.156 | 5.592.941 | 87.671.189 |
| 8 | 87.671.189 | 803.653 | 5.592.941 | 82.881.901 |
| 9 | 82.881.901 | 759.751 | 5.592.941 | 78.048.712 |
| 10 | 78.048.712 | 715.447 | 5.592.941 | 73.171.218 |
| 11 | 73.171.218 | 670.736 | 5.592.941 | 68.249.013 |
| 12 | 68.249.013 | 625.616 | 5.592.941 | 63.281.688 |
| 13 | 63.281.688 | 580.082 | 5.592.941 | 58.268.830 |
| 14 | 58.268.830 | 534.131 | 5.592.941 | 53.210.020 |
| 15 | 53.210.020 | 487.759 | 5.592.941 | 48.104.838 |
| 16 | 48.104.838 | 440.961 | 5.592.941 | 42.952.859 |
| 17 | 42.952.859 | 393.735 | 5.592.941 | 37.753.653 |
| 18 | 37.753.653 | 346.075 | 5.592.941 | 32.506.787 |
| 19 | 32.506.787 | 297.979 | 5.592.941 | 27.211.826 |
| 20 | 27.211.826 | 249.442 | 5.592.941 | 21.868.327 |
| 21 | 21.868.327 | 200.460 | 5.592.941 | 16.475.846 |
| 22 | 16.475.846 | 151.029 | 5.592.941 | 11.033.934 |
| 23 | 11.033.934 | 101.144 | 5.592.941 | 5.542.138 |
| 24 | 5.542.138 | 50.803 | 5.592.941 | LUNAS |
———————————————————–

Dari tabel diatas kita dapat melihat bahwa bunga semakin
lama akan semakin kecil, karena bunga dihitung dari nilai
pokok hutang yang semakin dibayar akan menjadi semakin kecil.

Dengan cara perhitungan seperti ini, biasanya hutang menjadi
lebih fleksibel dalam arti misalkan saja dalam suatu saat
sebelum periode 24 bulan tersebut berakhir, ternyata peminjam
uang memiliki uang lebih (misalkan saja mendapatkan bonus
atau THR) dan ingin membayar angsuran lebih besar daripada
angsuran bulanan Rp. 5.592.941, biasanya bank akan memperbolehkan
hal tersebut.

Peminjam uang bahkan diperbolehkan untuk langsung melunasi
hutang. Misalkan saja pada periode 16, peminjam uang hendak
melunasi hutangnya, maka peminjam uang dapat membayar sebesar
pokok hutang ditambahkan bunga pada periode tersebut:
= Rp. 48.104.838 + Rp. 440.961
= Rp. 48.545.799

Lain halnya dengan cara perhitungan tingkat suku bunga flat,
bank tidak akan mengijinkan pembayaran angsuran yang berbeda
dari tabel ilustrasi, karena keuntungan yang akan didapat oleh
pihak bank justru berada di periode belakang.

Dalam analisa lebih lanjut, apabila kita menjumlahkan total
bunga dari kedua puluh empat periode dalam tabel ilustrasi
diatas, maka kita akan mendapatkan nilai total bunga sebesar
Rp. 14.230.574. Nilai yang hampir sama dengan nilai total bunga
flat dalam kasus pertama, yaitu Rp. 14.400.000.

Hal ini menunjukkan bahwa dari kedua kasus dengan nilai total
hutang yang sama-sama Rp. 120.000.000,- dan tenor yang sama-sama
2 tahun, tingkat suku bunga flat 6% akan menghasilkan bunga yang
sama dengan tingkat suku bunga efektif 11%.

Artinya? Kembali lagi ke pertanyaan pertama dari artikel ini.
Apabila Anda ditawarkan hutang dengan tingkat suku bunga 6%, apakah
bunga ini murah atau mahal? Jawabannya adalah tergantung apakah
suku bunga itu flat, atau efektif. Bila ternyata suku bunga 6% flat,
artinya MAHAL. Sedangkan suku bunga 6% efektif, artinya MURAH.

Tingkat suku bunga yang beredar di pasaran saat ini (Mei 2011) adalah
sekitar 5-6% untuk bunga flat dan 10-12% untuk bunga efektif. Tentunya
bila Anda bisa mendapatkan tingkat suku bunga yang lebih murah daripada
pasaran akan semakin bagus.

Sekian dulu pembahasan finansial dalam kesempatan kali ini. Semoga
penjelasan ini dapat lebih membuka wawasan kita mengenai hutang.

Terima kasih.

Regards,

David Ciang
http://www.keuanganpribadi.com?id=julyanna.

Read Full Post »

Sebelum menikah, saya mencicil dengan KPR rumah di daerah Cibarusah, Cikarang, dengan cicilan kurang dari Rp.300 rb/bulan selama 15 tahun, dan sudah berjalan selama 10 tahun cicilan tersebut. Karena rumah tersebut tidak ada niat untuk ditempati, mengingat lokasi antara tempat kerja yang terlalu jauh, maka dari tahun 2000, saya sudah menyewakan rumah tersebut, sampai saat ini sudah beberapa kali ganti penyewa, mereka rata-rata adalah pegawai pabrik di daerah Cikarang dan keluarga muda, yang baru menikah atau baru punya anak satu.

Pengalaman saya dalam hal menyewakan rumah yang terpenting adalah rumah yang kosong tersebut ada yang merawat, dan menjaga, agar tidak ada tangan jahil yang merusak rumah tersebut. Dari pada kosong, lambat laun pun rumah akan rusak, dan harganya juga akan mengalami penurunan, maka untuk patokan harga sewa, saya tidak terlalu mematok dengan harga tinggi, yang penting adalah rumah tersebut dijaga dan dirawat, selain juga uang sewa tersebut bisa membantu cicilan KPR saya yang masih berjalan, jadi hitung-hitung bayar cicilan tetapi pakai uang orang lain, dua keuntungan kan? rumah kita ada yang jaga dan bayar cicilan pakai uang penyewa.

Satu hal lagi adalah surat perjanjian, agar tidak ada yang merasa dirugikan,  saya selalu membuat surat perjanjian sewa menyewa rumah, agar juga si penyewa merasa bertanggung jawab karena telah menandatangani perjanjian yang isinya antara lain, diharuskan menjaga/merawat rumah, pembayaran listrik dibayarkan oleh penyewa, dan uang titipan yang harus diberikan apabila penyewa akan pindah, karena untuk pembayaran listrik, dan perbaikan-perbaikan apabila ada lalu diperhitungkan dengan uang titipan tersebut.

Biasanya untuk penawaran rumah yang akan disewakan, kalau untuk yang di Cibarusah, saya meminta tolong tetangga disana, dan apabila deal, saya kasih komisi ke tetangga saya tersebut, tetapi sebelumnya saya minta data-data seperti pekerjaannya apa, anak berapa, sebelumnya tinggal dimana, dan lain-lain. Tetapi untuk rumah petak yang ada di Bintara Jaya,Bekasi Barat,  saya pasang iklan gratis lewat internet, karena rumah petaknya hanya ada 4 pintu, dan iklan tersebut juga masih ada terus, jadi sampai sekarang masih aja ada yang telpon atau sms menanyakan rumah petakan tersebut, ya Alhamdulilah sampai saat ini sudah penuh, semoga saja bisa nambah lagi kalau dananya sudah terkumpul. Untuk perjanjian tetap saya terapkan walaupun mereka menyewa perbulan, saya tetap bikin perjanjian yang harus ditandatangani agar menghindari hal-hal yang tidak enak  dibelakang hari, yah meminimalisir sajalah. Dikarenakan rumah petak disana jauh dari rumah saya dan saya juga tidak bisa mengontrol setiap saat, maka saya lebih pilih orang yang sudah berkeluarga dari pada yang masih lajang, kita kan ga tau, dia bilang itu adiknya yang menginap, sodaranya dan lain-lain padahal bukan, dari pada dapat uang tetapi dosa/ga berkah, jadi mending untuk keluarga, dan saya pasti minta surat nikah, serta identitas-identitas lain seperti KTP, Kartu nama kantor, KK.

So, tunggu apa lagi?? dari pada punya properti tetapi nganggur, kan lebih baik dan untung kalau disewakan, masih banyak lho yang butuh rumah karena kondisi mereka yang masih belum mampu beli rumah seperti yang diinginkan oleh mereka.

Nih, ada contekan tentang Perhitungan sederhana untuk memperkirakan nilai sewa rumah:

Nilai sewa maksimal pertahun = (harga rumah + fasilitas)/ 24.
Nilai sewa minimal pertahun = (harga rumah + fasilitas)/ 48.

Nilai 24 mengacu pada masa pakai rumah setelah 24 tahun akan mengalami penurunan fungsi. Sementara angka 48 berarti masa pake rumah setelah 48 tahun dianggap sudah tidak layak dihuni, sehingga jika pemilik rumah hanya bisa menyewakan rumah dengan harga sewa minimum.

Ok, sampai jumpa lagi.. makan siang dulu ya..

Read Full Post »

Sebagai ibu yang punya anak balita, menurut survey dan curhatan teman-teman, memang kepingin banget rasanya lebih dekat ke anak-anak yang dimana masa-masanya mereka sangat butuh perhatian dari orang tuanya, sedangkan sebagai ibu yang bekerja di luar rumah sebagai pegawai dan mengharuskan pergi pagi pulang malam, rasanya beraaaat sekali, apalagi kalau anak-anak hanya ditinggal dengan pembantu yang kita ga tau, seperti apa sehari-harinya mereka dan cara pengasuhan mereka. Alhamdulilah suami lebih banyak ada di rumah, jadi saya tidak begitu khawatir karena pembantu ada yang mengontrol dan anak-anak juga jadi lebih dekat ke Bapaknya dari pada ke saya sebagai ibunya, ya biar lah karena kondisi dan pilihan yang harus dijalankan, lebih baik dekat dengan bapaknya kan dari pada dekat dengan pembantu, bisa-bisa tambah ngiri deh saya….

Ada artikel dari websitenya Ciputra way nih, yang bisa jadi bahan acuan untuk memulai bisnis dari rumah,semoga bermanfaat buat yang membaca ya.

Kiat Sukses Berbisnis di Rumah

PDF Cetak E-mail
 
Teknologi komunikasi memberi pilihan untuk melakukan pekerjaan yang dapat dikerjakan di rumah.  Bagi wanita, selain lebih praktis, pelaku bisnis di rumah juga dapat mengurus keluarga, khususnya anak yang masih kecil. Namun sebelum terjun langsung pada bisnis yang dikelola di rumah, ada baiknya memperhatikan peluang mencipta bisnis. Simak beberapa hal mengenai peluang kerja di rumah seperti dilansir dari situs Shine.

Jangan mudah tertipu iklan bekerja di rumah

Anda pasti sering kali melihat iklan di internet terkait
pekerjaan yang mengandalkan jaringan internet di rumah Anda.

Biasanya, iklan tersebut berbunyi, ‘Saya seorang ibu berpenghasilan jutaan rupiah per bulan, Anda pun bisa seperti saya’. Anda harus waspada terhadap skema tersebut, apalagi jika mengharuskan Anda menginvestasikan sejumlah uang. Kemungkinan besar, iklan tersebut hanya modus penipuan.

 

Definisikan ‘waktu ibu’ dan ‘waktu berbisnis’.
Menyeimbangkan antara waktu bekerja dan mengurus rumah tangga merupakan hal yang mengagumkan bagi banyak ibu. Namun, Anda harus realistis. Bedakan waktu berbisnis dan mengurusi anak dan rumah tangga.  Bantuan orangtua atau jasa pengasuhan anak dapat membantu saat Anda bekerja. Anda juga memerlukan ruangan kerja khusus di rumah, agar tidak terganggu dari tugas-tugas rumah tangga Anda.

Pilih bisnis sesuai modal

Salah satu alasan sebuah permulaan bisnis gagal adalah tidak memiliki cukup modal. Coba realistis terkait modal yang Anda miliki. Jangan mencoba untuk mengembangkan usaha dengan modal yang lebih besar dari yang Anda miliki. Bisnis jasa kecil-kecilan, seperti menulis lepas atau konsultasi, adalah kesempatan ideal karena tidak memerlukan modal besar. Jika Anda tidak memiliki cukup modal untuk mendukung bisnis Anda minimal selama enam bulan sampai satu tahun, Anda harus mempertimbangkan pilihan bisnis lain.

Legalitas bisnis
Mungkin Anda menganggap ini adalah bisnis sampingan, tapi jangan mengabaikan aspek hukum bisnisnya. Banyak pemilik usaha kecil yang tidak mendaftarkan bisnis mereka pada pemerintah agar terbebas dari kewajiban membayar pajak. Namun, Anda tetap harus
memastikan legalitas bisnis Anda.

Rayakan tiap keberhasilan

Sebagai seorang pengusaha, perjalanan bisnis Anda adalah hal yang menarik dan penuh tantangan. Sepanjang jalan bisnis Anda, jangan lupa untuk mengakui prestasi yang dibuat, walaupun kecil. Lihat ke belakang, dan tetaplah terinspirasi untuk terus memotivasi diri mengembangkan bisnis Anda. (*/Vivanews)

Read Full Post »

Sejak dari tahun lalu, rencana saya untuk menambah jumlah pintu kontrakan di tempat yang sekarang ini, di Sumber Arta, tetapi sampai sekarang, belum juga terealisasikan. Saya mencoba pinjaman ke bank BTN dan tahun lalu sudah disurvey ke rumah yang di Cibarusah, karena saya pakai agunan rumah itu, tetapi hanya dapat Rp.70 juta, dan dipotong hutang saya KPR, masih ada sisa 10 jutaan, karena target saya mau bangunnya minimal 2 pintu, maka jumlah 70 juta tsb, saya tolak, saya mau coba pinjam ke bank lain.

Dan tahun 2011 ini, saya kembali hunting ke bank-bank selain BTN, yaitu bank BRI Syariah, bank NSIP Syariah, Bank Niaga, Bank Commonwealth, dari kesemua bank itu, yang saya follow up yaitu NSIP Syariah, karena selama 2 tahun , bunga cicilan hanya 8,7%, sedangkan bank Niaga dan Commonwealth, minimum jaminan harus diatas 100 jt, sedangkan rumah yang saya agunkan hanya dihargai 100 juta, jadi tidak memenuhi syarat. Sedangkan untuk NSIP Syariah, mereka hanya bisa memberikan pinjaman kredit 60 juta, padahal awalnya bagian marketingnya bilang, mereka bisa memberikan 80 juta, dan saya sudah meng-iyakan agar diproses.

Tetapi dalam perjalanan prosesnya, ternyata saya diberitahukan bahwa management hanya bisa memberikan pinjaman sebesar Rp.60 juta,,,… yach… kok malah lebih kecil dari Bank BTN dan itupun tahun lalu, lalu saya minta nego agar bisa diberikan 80 juta, dan marketingnya mau mengusahakan, tetapi akhirnya keputusan final tetap di angka 60 juta.

Setelah berdiskusi dengan suami tercinta, mengenai jumlah pinjaman dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun kontrakan 2 pintu yaitu lebih kurang 91 juta belum termasuk pemasangan listrik baru dan mesin pompa juga taman apabila diperlukan( RAB) dari teman saya yang arsitek. Suami sepertinya keberatan kalau kita memaksakan diri harus mengambil uang tabungan suami atau menjual perhiasan atau pinjam ke orang tua.

Saya pikir pun, apabila kita memaksakan pinjaman yang masih nomboknya juga terlalu banyak, nantinya akan menyusahkan cash flow keluarga saya dan akan gali lobang tutup lobang nantinya.. males juga ya? ya sudah lah, saya putuskan untuk menunda rencana yang ada lagi. Ada satu masukan dari suami, dan sepertinya benar juga, yaitu, apabila kita membangun kontrakan di tempat yang sekarang, tidak menambah aset, lebih baik kalau ada uang/rejeki bisa buat beli tanah atau ruko atau kios atau KPR rumah lagi di tempat yang berbeda, dan apabila ingin dijual nantinya Insya Allah harganya akan naik , ya hitung-hitung sebagai investasi, tetapi apabila kita pinjam uang dari bank, lalu bangun rumah petak di tempat sekarang, dan apabila kita perlu uang, dan mau dijual, ga bisa kan? masa’ mau dijual satu petak aja, ga mungkin kan? kalau dijual semua juga sepertinya sayang aja.

Insya Allah apartemen Kalibata akan serah terima bulan November ini, dan apabila ada yang menyewa, katanya sih pasarannya antara 20-25 juta /tahun, kalau memang bisa cepat dapat penyewa, kan bisa uang tersebut dibelikan tanah dan kalau bisa bayarnya dicicil, lumayan kan jadi nambah aset lagi, Amiin.. semoga saja.

 

Read Full Post »

Masa anak-anak itu cepat banget ya, dan ga terasa tau-tau si Dammar udah mulai cerewet dan banyak nanya. Kalau sudah nanya, ya harus segera dijawab, kalau kita lagi ngerjain sesuatu, dia bakal teriak-teriak, untuk minta segera dijawab.

Suatu hari, pas kita lewat di jalan dekat rumah yang banyak polisi tidurnya, Dammar tanya ke saya, ” Ma, itu polisi tidur ya?” iya dek, jawab saya, dan dia kembali bertanya, ” kalau polisi bangun itu kayak gimana Ma”, hehehe.. bingung jawabnya, saya bilang aja, ya kalau polisi bangun itu yang sedang berdiri di pinggir jalan mengatur jalanan dan pakai seragam polisi.

Waktu pergi ke Giant, Pekayon, belanja keperluan rumah tangga, waktu pulangnya, si Dammar nanya lagi, ” Ma, kalau dilarang itu kenapa ga boleh?”… waduh.. kenapa ya.. karena kalau dilarang ya berarti ga boleh dilakukan, nanti bahaya”, jawab saya.

” Mbak Isah.. mainan aku mana? tanya Dammar.. ” mainan siapa De.. ? balas mbak Isah.. ” ya mainan punya akulah, masa’ mainan punya orang lain, kan ga boleh?”… hehe..( mbak Isah cuma geleng-geleng)

” Ma.. aku ga suka sotonya,dagingnya geli-geli” kata Dammar ,.. ( waktu makan soto kaki sapi di Cipinang).

” Adek.. jangan cubit-cubitin kakak dong, kata Alifa yang sedang merebut susunya yang diminum adiknya.

Jadi orang tua yang punya anak balita, memang harus punya wawasan yang luas ya? hehe

Senin,20 Juni 2011.

Saya telpon ke rumah, dan Alifa yang angkat, kebetulan ada Eyang Dien di rumah,setelah dari rumah Bu De Mun di Bekasi, lalu mampir dulu ke rumah,anak-anak ikutan, dan saya bilang ke Alifa: kakak jangan bikin Eyang pusing ya, jangan nakal lho..” terus, si Ifa langsung nanya ke Eyangnya ( masih pegang telpon), ” Eyang.. Eyang pusing ga? ini Mama tanya…” trus telponnya dikasih ke Eyangnya.. hehe..

Tadi pagi, Dammar kebangun, gara-gara saya cium, dan kaget gitu, lalu marah-marah, sambil bilang ” ga mau dilepas.. gelangnya, mau kesana lagi” jadi tuh ceritanya, semalam, kita pergi ke kidzania, dan Dammar belum mau pulang, karena belum puas mainnya, ternyata terbawa sampai mimpi, jadilah saya pagi-pagi ngebujukin dia untuk kapan-kapan kita jalan2 lagi ke kidzania dan lusa mau ke puncak, menginap dan berenang, dan perlahan-lahan mulai tertarik, lalu diam deh.. dan saya bisa mandi untuk siap-siap berangkat ke kantor.

* Mama.. jangan pijitin bapak.. bapak jelek.. nanti mama ikutan jelek juga lho…” rengek Dammar yg maksa minta saya temani untuk main.

* Ma.. kok pipis aku kayak minyak goreng ya..? tanya Dammar ( waktu itu lagi di mobil, kondisi macet total dan dia pipis di mobil pakai plastik)

* Ma.. emang waktu mama dioperasi, mama ga meninggal ya, ga sakit? ( tanya Alifa waktu saya cerita ttg melahirkan dia)

*Ma.. kenapa sih mbak nya ada dua, akukan maunya satu aja” kata Alifa, dan saya jawab.. ” kalau kamu sudah bisa apa-apa sendiri tanpa bantuan, nanti mbaknya satu aja cukup, makanya kamu harus belajar mandiri ya”

Okt 2011: Dammar: ” Ma..aku ga mau masuk surga /Kenapa dek? / karena nanti harus meninggal dulu kan, dan aku ga mau jadi pocong, katanya kalau orang meninggal, jadi pocong, aku ga mau, Ma/ saya hanya bisa senyum simpul.. tahu dari mana dia ya?

Read Full Post »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

blog belalang cerewet

berbagi inspirasi, menguatkan harapan

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

RedDoorz Blog

Blog Traveling dan Tips

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Personal Blog - Jejak Mata, Rasa dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination