Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2010

Tart Labu

Akhir-akhir ini, karena banyak libur, jadi semangat buat bikin kue, selain kue kering, saya juga bikin kue basah, sementara ini, saya masih bisanya bikin yang gampang-gampang aja, kalau yang agak-agak ribet, atau bahannya yang agak-agak susah didapat, udah malas duluan, belum lagi si krucil dua anak saya yang pasti akan ikut bersibuk ria bantuin mecahin telor lah, bantuin nimbang-nimbang bahan kuenya, atau sekedar megang kocokan/mixer.

Kali ini saya nyoba bikin kue tart labu, bisa dari labu siam atau labu parang, karena saya dapat labu parang yang cukup besar dari Ayah saya yang dibawa dari Bengkulu, saya manfaatkan selain dibikin kolak, saya bikin buat campuran kue.
Ini resepnya:
BAhan:
125 gr Margarin
130 gr gula pasir
4 butir telur
200 gr tepung terigu
1 bh labu siam/labu parang(seperempatnya saja), rebus, haluskan
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa

Cara membuat:
1.Kocok margarin, gula pasir sampai lembut. Masukan telur satu persatu sambil dikocok terus.
2.Tambahkan tepung terigu dan labu sambil diaduk perlahan.
3.Tuangkan santan, aduk kembali lalu masukan ke dalam loyang yang telah diolesi margarin.
4.Oven sampai matang selama 45 menit

Saya tambahkan kismis diatasnya, biar ada rasa yang beda, dan gulapun saya kurangi, karena saya mau kasih ke ibu saya, kebetulan beliau punya penyakit diabetes, jadi ga boleh terlalu manis, tapi kalau untuk kita, ga usah dikurangi takarannya, karena menurut saya, sudah cukup.

Iklan

Read Full Post »

Anak kedua saya, laki-laki, Alhamdulilah setelah anak pertama, perempuan, kami diberi amanah dengan satu anak lagi, berjenis kelamin laki-laki yang kami beri nama Dammar Fazli Bharoto, lahir 20 Feb 2011.

Pengalaman memberikan ASI Eksklusif ke Alifa waktu itu terganggu dan kurang sabar, dan akhirnya Alifa lebih mudah terkena alergi dibanding Dammar, saya memerah susu ASI di kantor sampai Dammar berumur 9 bulan, dan Alhamdulilah walaupun dia ada bakat alergi, tetapi lebih mudah sembuh dan ga gampang sakit, karena daya tahan tubuhnya lebih kuat, jadi saya bela-belain untuk setiap hari memerah minimal dua kali di kantor lalu saya taroh di kulkas dan pulang ke rumah bawa oleh-oleh susu perahan, hehe.

Umur setahun lebih sedikit, Dammar bisa berjalan tanpa bantuan orang lain, dan mulai deh semua barang diacak-acak, semuanya dipegang, kalau main ke rumah mama mertua, betul-betul harus diawasi secara seksama, kalau ga, bisa-bisa pecah semua tuh kristal-kristalnya Eyang, jadi lumayan pegel kalau bawa anak-anak ke rumah Eyangnya, karena setiap saat harus diikuti terus.
Alifa senang dan sayang dengan adiknya, kalau saya marah dengan Dammar, dan saya pura-pura ancam akan dikasih ke orang, Alifa pasti nangis,..” jangan Ma.. jangan.. kasian adek Ma..” tuh kan, saking sayangnya tuh dengan adiknya.

Untuk acara ulang tahun, saya ga merayakannya setiap tahun, tapi waktu Dammar umur 2 tahun, saya sempat undang teman kantor, diantaranya Fani,dan Linda yang sudah ga satu kantor lagi, dan juga Desy, sekarang masih di JICA, Fani dan Desy bawa anak mereka, cukup ramai juga akhirnya, karena ibu bapak saya dan adik-adik saya datang.Untuk kue saya pesan ke Arta, tetangga di Galaxi, kuenya enak dan bagus, semua tamu bilang, kuenya enak, Alhamdulilah, ga salah pilih kalau gitu, dan karena Dammar suka dengan karakter Pocoyo saat itu, saya pesan pakai edible image di Pak Ismed, Coklat mentari, teman sesama Master Mind di TDA Bekasi.

Dammar sekarang diumurnya menjelang tiga tahun, mulai deh mengalami yang namanya temper tantrum, kalau sudah ngambek, dan ga dituruti apa kemauannya, nangis dan marah bisa lebih dari setengah jam, dan kalau sudah gitu, kadang-kadang sampai mimisan, keluar darah dari hidungnya.Tapi semoga masa-masa itu cepat berlalu dan saya sebagai orang tua bisa semakin sabar dan belajar menjadi orang tua yang baik.
Saya dan suami masih berharap dikasih amanah untuk dapat anak satu lagi, jadi bisa tiga orang, semoga saja, Amiin.. bisa dapat anak yang sholeh/sholehah.

Read Full Post »

Bertepatan dengan ulang tahun Mama Dien, tanggal 25 Desember 2010, ada usulan dari adik suami, mbak Retno, untuk pergi jalan-jalan dan menginap di Bandung, awalnya kita mau sewa Wisma Nova yang berlamat di Jl.Banda, Bandung, lokasinya dekat dengan Factory Outlet di Jl.Riau, Jl.Aceh, dll, jadinya kita bisa sambil jalan-jalan dekat situ aja. Alhamdulilah, Mas Uki, suami mbak Retno dapat pinjaman rumah di daerah Dago Pakar Resort, rumah-rumah disana bagus-bagus seperti villa dan kita-kita bercanda, kalau nanti mau beli rumah disini deh,.. hehe…

Berangkat dari rumah Mama Dien di kalimalang, jam 6.30 pagi, kita sewa mobil Elf yang bisa 14 kursi dan ada tambahan anggota, Tante Kanti, adiknya Mama Dien, justru lebih baik agar Mama ada temannya di perjalanan. Ternyata mobil Elf itu kursinya kecil-kecil banget ya,itu baru untuk badan aja, gimana kalau nanti pulangnya bawa oleh-oleh? di sepanjang perjalanan, waktu perginya tidak terlalu macet, kita langsung menuju Ciwidey, tiba sekitar pukul 11.00, ada wisata kawah putih yang pemandangannya bagus sekali, seperti di luar negeri lho..( kayak sering ke luar negeri aja,..hehe)

Untuk sampai di Wisata Kawah Putih itu, perlu perjuangan juga lho, karena jalannya yang menanjak, takut kalau mobil sewaannya ga bisa naik, berabe lah, kita semua berdoa dalam hati, agar diberikan kelancaran, ada lho mobil lain yang ga kuat menanjak, padahal mobilnya mobil bagus. Sampai di sana, lelah pun terobati dengan pemandangan yang sangat indah, sungguh karunia Allah yang kita patut jaga dan lestarikan, Kawahnya itu berwarna putih, kehijau-hijauan muda, dan berkabut, disana kita tidak perlu lama-lama karena bau belerang yang cukup menyengat dan juga anginnya cukup kencang, apalagi krucil-krucil yang balita, anak-anak saya si Alifa dan Dammar, kasian mereka kalau kelamaan.

Setelah itu kita cari tempat makan siang di Kampung Strawberry, ternyata penuh, dan kita pindah ke Sindang Reret, hotel sekalian tempat makan, bentuknya saung-saung gitu, dan tempatnya sangat asri, ditemani angin semilir, perut yang lapar, makanpun terasa nikmat dengan menu sayur asam, ayam bakar, tahu goreng, es kelapa jeruk dan sambal ijo,.. hmmm..yummy… betul-betul anugrah Allah yang patut disyukuri.Karena ga cukup untuk satu saung, kita pakai dua saung, dan ternyata saung yang ditempati para Ayah dan anak-anak cowok, malah datangnya makanan belakangan, padahal si anak-anak itu yang sudah teriak-teriak sepanjang jalan..Lapar.. lapar.. lapar…tapi malah harus sabar karena makanan yang dipesan datangnya agak lama.

Saya dan anak-anak cukup menikmati perjalanan, karena ini jarang terjadi pergi sama-sama keluarga besar, dan keluar kota, biasanya hanya jalan-jalan di Jakarta saja, makan di restoran di Mall, kalau ini kan sepanjang hari bersama-sama, awalnya mau konvoi tapi sudah terbayang macetnya jalanan di BAndung, kasian si para supir nantinya,bisa-bisa darah tinggi,kecapean, stress, dll, jadi keputusan sewa mobil adalah ide yang paling ok.

Hampir Magrib kita sampai di Villa di daerah Dago Pakar Resort, setelah mandi-mandi, leyeh-leyeh, kita pergi cari makan di restoran dekat situ, ada The Valley yang ngetop itu, saya belum pernah kesana, tapi ternyata antriannya crowded sekali, lalu kita pindah ke Sierra dekat situ juga, dan kita bisa dapat meja, anak-anak saya cuma makan french fries, karena saya sudah kasih dia Pop Mie sebelumnya untuk ganjal perut dari pada kelamaan, dan bisa kembung deh perutnya, Dammar sempat rewel karena ngantuk, dan minta susu, tapi saya ga bawa susu, lalu kita mampir ke Alfa Mart dekat situ juga, beli susu kotak, dan makanan ringan, setelah minum susu, dan sampai lagi di Villa, eh malah dia dapat tenaga baru, sampai hampir jam 12 malam, ga mau tidur-tidur, padahal Emak Bapaknya udah teler berat, tapi akhirnya tertidur juga setelah menangis karena berantem kakak beradik, rebutan apa saya udah lupa deh…

Esok paginya, kita pergi ke Kebun Raya dekat situ, yang katanya bisa tembus ke Maribaya, ada Goa Jepang dan Goa Belanda, saya hanya masuk ke Goa Jepang, karena si Dammar minta pup, jadi yang lain sudah duluan masuk ke Goa Belanda. Di dalam Goa Jepang itu, gelap, jadi kita harus sewa senter untuk penerangan, dan di dalam goa itu terhadap lorong-lorong yang jaman dulu untuk tempat tidur, tempat penyimpanan alat-alat perang, dan Dammar ga betah, karena gelap, dia minta buru-buru keluar juga otomatis juga minta gendong.

Waktu Dammar pup, ada warung juga dekat toilet itu, yang punya warung itu punya anak seusia Dammar juga, waktu Dammar saya pakaikan kaos kaki, satu kaos kaki lainnya mau diambil oleh anak yang punya warung itu, dan dimarahi oleh Dammar.. ” eeeh.. jangan.. huuuhh nakal” omel Dammar ke anak itu.
Setelah kita selesai liat goa, kita balik arah pulang, dan melewati warung itu lagi, kita jalan rombongan, dan tau-tau anak kecil yang punya warung itu ngejar Dammar hendak memukul.. dan Dammar lari lalu berhenti berbalik arah dan pasang gaya perang power rangers.. hiiiaaaahhhh… dengan tangan diangkat ke atas, dan anak itu lari lagi balik ke warungnya, lucu banget, semuanya pada tertawa melihat kejadian itu, kocak banget, ada-ada aja, dan sepanjang jalan Dammar ngoceh, ” anak itu nakal ya Ma.. di penjara aja ya,,. di tembak aja ya,..nakal…” sampai ke mobil pun Dammar masih kesal sama anak itu.

Setelah kembali ke Villa, kita berbenah dan cari tempat makan siang, lalu ke Heritage, Factory Outlet, setelah itu menuju ke Jakarta, sepanjang jalan tol Padalarang, macet total, berangkat dari jam 4.30 sore dari Heritage, sampai di peristirahatan jam 8.30 malam, semua pipis, karena sudah kebelet banget, lalu lanjut ke Jakarta, dan sampai rumah Mama Dien jam 11.15 malam, lalu makan malam dulu karena sudah disiapkan, dan beres-beresin barang-barang ke mobil masing-masing, lalu pulang menuju rumah masing-masing juga. Alhamdulilah sampai di rumah jam 12.30 malam, anak-anak malah seger, tapi saya paksa tidur, karena saya besok harus masuk kerja, bisa-bisa kesiangan bangunnya.

Insya Allah bisa pergi sama-sama lagi, liburan sama-sama lagi, Amiin..

Read Full Post »

Sebetulnya, tanggal pastinya ulang tahun ibu saya, saya ga tau pasti, yang pasti itu, waktu ibu saya lahir, kakek saya tulis di jendela/tembok di rumah nenek saya di kampung, di Lais, Bengkulu utara, dan tertulis disana, kalau lahirnya ibu saya itu bulan Desember, tidak ditulis tanggal lengkapnya.

Berhubung, hari ini tanggal 22 Desember bertepatan dengan hari Ibu di Indonesia, saya juga ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk ibu saya yang tercinta, yang selama ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya telah membesarkan saya, mendidik saya, menyayangi saya tanpa syarat dan selalu mendoakan yang terbaik buat saya.

Kenangan saya semasa kecil yang paling berkesan, ibu saya selalu memisahkan makanan yang terbaik buat saya, anaknya yang baru pulang sekolah, kehausan, kecapean, karena jalan kaki yang jaraknya lumayan jauh, SD saya itu di pelamampang, dekat buncit, sedangkan rumah saya dulu di jalan bangka, dekat Kemang, dan kalau saya bayangin sekarang ini, ya ampun ,ga nyangka, kuat juga ya saya jalan sejauh itu, hampir setiap hari, kadang-kadang suka juga dijemput ayah saya kalau dia sedang tidak bekerja.

Saya anak tertua dari empat bersaudara, tiga perempuan dan satu laki-laki yang paling bontot, tapi untuk urusan jodoh, adik saya Yuli yang nomor 3 malah duluan menikah, lalu naik tangga, menyusul si Iyus, adik saya yang nomor 2, dan naik tangga lagi yaitu menyusul, saya menikah tahun 2005, saya sempat berpikir, kalau saja si Imam,yang paling bontot nikah duluan juga…kelewatan deh,.. masa’sih saya harus dilangkahi terus?hehe.. tapi Alhamdulilah, semuanya terjadi atas kehendakNYA, dan Insya Allah semuanya yang terbaik buat saya.
Ibu saya paling sensitif kalau ditanya tetangga, kerabat dan handai tolan tentang anak-anaknya yang belum menikah, dan ibu saya bilang ke saya, “padahal anak-anak saya ga jelek-jelek amat, dan ga bodoh-bodoh amat, tapi kenapa ya anak orang yang sepertinya ga begitu cantik dan ga kaya juga, tapi malah nikahnya cepat, tapi anak-anak saya nikahnya pada telat-telat, ibu saya pernah sampai menangis terharu, dan berpikir, jangan-jangan ada yang ga suka atau ada yang guna-guna karena saya pernah nolak cinta seseorang, hmm.. ada-ada aja.

Saya suka kesal kalau ibu saya itu cerewetnya ga kira-kira dan dia termasuk orang yang tidak sabaran, pernah jaman kita-kita pada kecil, adik saya yang paling bontot, Imam, pernah dia pukul pakai gagang sapu, karena saat itu, Imam melempar batu ke arah ibu saya, dan dengan emosi yang tinggi, Ibu saya memukul pantat Imam dengan gagang sapu, sampai sekarangpun kalau berhadapan dengan cucu-cucunya yang nakal, terutama si Agam, anaknya Iyus, ibu saya paling tidak sabaran, karena Agam itu anak yang agak susah dikasih tau, dan mudah ngambek, gampang pula teriak-teriak, dan dikarenakan, saat ini Iyus sekeluarga tinggal satu rumah dengan ibu saya, jadi otomatis, setiap hari bertemu dan ibu saya tahu tentang tingkah polah cucu-cucunya.

Saya sadar, setelah saya berumah tangga, punya anak, bagaimana ibu saya merawat kita, waktu kita masih balita, yang pasti sering bolak balik pilek, demam, apalagi dengan empat orang anak yang juga butuh perhatian, tetapi kita masih suka tidak berterima kasih dan kadang suka menyakiti beliau, dengan tidak menjawab panggilannya, menolak perintahnya atau menunda-nunda pekerjaan rumah, main ke rumah teman tidak bilang-bilang, bagaimana khawatirnya seorang ibu, saya baru merasakannya sekarang ini.

Saya sadar dan yakin, saya bisa seperti ini karena doa ibu saya, dan tidak ada satu pekerjaanpun di dunia ini yang lebih mulia dari seorang ibu, dari bangun pagi, harus urus rumah tangga, urus anak-anak, urus suami agar semuanya berjalan dengan baik dan lancar, dan nabi Muhamad pernah menjawab pertanyaan,bahwa berbuat baiklah kepada Ibumu, yang kedua Ibumu lalu Ibumu baru Ayahmu, tuh kan, bagaimana posisi ibu dalam Islam?

Sepenggal doa saya untuk ibu saya, Suaiyati….yang terkasih…

“Ibu, doakan anakmu ini, selalu dalam denyut nadimu, ridhoilah jalan ku, ya Allah , ampunilah dosa-dosa ibuku, yang telah melahirkan ku, aku berjanji aku akan membahagiakannya sampai akhir hayat, ya Allah berilah kesempatanku untuk membalas kebaikan-kebaikan ibuku, semoga selalu diberikan kesehatan,kesabaran, ketakwaan dan tawakal, bahagia selalu dunia akherat, dan selalu rukun dengan Ayahku,Amin ya Rabal Alamin”

Read Full Post »

Selama cuti minggu ini, selain nyoba bikin nastar keju resep Ny.Liem, saya juga nyoba bikin kukis havermut kismis pakai resepnya majalah Sedap edisi pemula, Alhamdulilah, bikinnya ga susah, dan rasanya juga lumayan, terutama suami saya doyan banget.

Ini resepnya ya, siapa tau ada yang mau nyoba bikin juga

Bahan:
175 gr margarin
150 gr gula tepung
2 kuning telur
1/2 sendok teh moka pasta
50 gr kismis,belah dua
50 gr havermut,sangrai 10 menit diatas api kecil
175 gr tepung terigu protein rendah, seperti kunci biru
25 gr tepung maizena
1/2 sdt baking powder

Cara membuat:
1.Kocok margarin dan gula tepung 40 detik.Tambahkan kuning telur dan moka pasta.Kocok rata.
2.Masukkan kismis dan havermut.Aduk rata.
3.Tambahkan tepung terigu,tepung maizena,dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
4.Sendokkan di loyang yang dioles margarin
5.Oven 25 menit dengan suhu 150 derajat Celcius

Dan, kismis sebaiknya diseduh air hangat sebentar dan tiriskan sampai kering agar kismis tidak terlalu keras waktu dioven.

Read Full Post »

Nastar Keju

Akhir Desember 2010, saya ambil cuti tiga hari, karena kalau tidak diambil, bakal hangus, rugi kan? jadi walaupun planning belum jelas, tapi ada satu aktivitas yang saya ingin lakukan yaitu sudah lama ga bikin kue kering, naaah.. hari Sabtu kemarin, saya coba bikin kue nastar,dan saya coba pakai resepnya Ny.Liem, ini resepnya:

Bahan I
100 gr mentega
50 gr margarine
60 gr gula bubuk
2 kuning telur
1 putih telur
1/2 sdt esens susu

Bahan II
150 gr keju parmesan

Bahan III (campur dan ayak)
25 gr susu bubuk full cream
300 gr tepung terigu protein sedang

Bahan IV (Isi)
1 kg nenas, parut (aku pake food processor adza *males*)
400 gr gula pasir
1/2 sdt garam

Bahan V (campur dan saring)
5 kuning telur
1 sdm air
1/2 sdt minyak sayur
2 tetes pewarna kuning

Bahan VI
100 gr keju cheddar/parmesan, parut (aku cheddar aja)

Cara membuat :

* Campur dan kocok bahan I menjadi satu hingga mengembang dan putih.

* Masukkan bahan II, kocok sebentar hingga rata. Tambahkan bahan III sedikit demi sedikit, aduk berlahan dengan spatula hingga tercampur rata.

* Bahan IV : Masak nenas hingga airnya menyusut, masukkan gula dan garam, masak kembali hingga matang dan mengental. Angkat dan dinginkan (aku selama dimasak diaduk-aduk dengan sendok kayu hingga kering).

* Isi adonan dengan bahan IV, bentuk bulat lonjong. Letakkan dan susun di dalam loyang yang telah diolesi dengan sedikit margarine hingga rata (lebih baik invest beli silpat deh, gak ribet ngoles-ngoles loyang, dijamin gak lengket).

* Olesi seluruh permukaan adonan dengan bahan V hingga rata. Taburi dengan bahan VI.

* Panggang ke dalam oven dengan suhu 150 C selama 15 menit dan kecilkan api sampai 100 C,lalu panggang lagi hingga matang dan kering.

* Angkat dan dinginkan. Simpan dalam toples kedap udara.

Ternyata hasilnya sih, untuk rasa memang enak, tapi sepertinya api oven saya yang kebesaran, jadi luarnya sudah coklat, tapi pas dimakan, dalamnya masih agak lembek.
Ga papa, namanya juga pertama kali bikin, besok-besok pasti lebih ok, yakin deh…

Read Full Post »

Kantor saya libur mulai tanggal 23 Desember dan 24 Desember, lalu masuk kantor lagi, tanggal 27 dan 28 Desember, dan bablas deh dari tanggal 29 Desember sampai 4 Januari 2011, tra lala tri lili.. senangnya hatiku…hehehe..

Lagi bingung juga rencana mau kemana, masih belum terpikirkan dan terencana dengan baik, tapi alternatif sih diantaranya nih:

1. Bandung/Lembang tanggal 19,20 Des (ambil cuti tahunan yang masih sisa)

2. Puncak

3.Kebun Binatang Ragunan/pusat primata ( ajak asisten biar  sekalian mrk jalan2) tanggal 21 Des atau tgl.29 Des 2010

4.Kidzania

5.Ancol (Gelanggang Samudra)

Liburan Bikin Pintar

//  

Long weekend kerap dimanfaatkan keluarga untuk berlibur ke tempat-tempat yang tak begitu jauh. Puncak, Lembang, Bandung, atau Anyer, sudah pasti jadi pilihan. Yang duitnya sedang berlebih, bisa pula berlibur singkat ke Bali atau Singapura. Kota-kota seperti Garut, Cirebon, atau Solo pun, sekarang mulai menjadi target liburan, karena tempatnya yang indah.

Sebaiknya waktu berlibur memang tidak disia-siakan. Manfaatnya banyak, lho. Anda tidak hanya menjadi fresh lagi setelah sibuk bekerja, anak-anak pun menjadi lebih pintar. Tak percaya?

Menurut Heny E. Wirawan, M.Hum, Psi., banyak sekali manfaat yang akan diperoleh anak dengan berlibur. Di antaranya:

Menambah pengalaman. Selama perjalanan banyak pengalaman baru yang didapat anak. Ia melihat banyak hal untuk pertama kalinya, seperti laut, gunung, candi, kapal, pesawat, tari-tarian, pakaian adat, makanan, dan sebagainya.

Belajar mengenal aktivitas baru. Anak juga bisa melihat sekaligus belajar mengenal beberapa aktivitas baru yang hanya ada di tempat itu, misalnya Pak Tani yang sedang membajak sawah, pemain surfing yang sedang berselancar di pantai, pramugari yang melayani penumpang, dan sebagainya. Manfaatkan momen itu untuk menambah perbendaharaan katanya.

Mengenal nama daerah yang dikunjungi. Di usia balita anak juga sudah bisa diajarkan mengenal nama-nama tempat atau daerah yang dikunjungi. Misalnya, diajak berlibur ke Bali. Tempat wisata yang disinggahi apa saja? Pantai Kuta, pantai Sanur, Pura Uluwatu, Ubud, dan sebagainya. Supaya mudah, ingatkan anak dengan ciri khas atau kenangan yang dilakukan di tempat itu. Umpamanya di Pantai Kuta, waktu bermain layang-layang dan di Pura Uluwatu melihat monyet.

Melatih rasa percaya diri. Pengalaman naik pesawat, berenang di pantai, merasakan dinginnya air terjun, dan sebagainya, membuat keyakinan dirinya bertambah. Sebaiknya Anda tidak banyak melarang, biarkan anak memuaskan rasa ingin tahunya. Misalnya, ia penasaran melihat air laut yang sangat banyak. Biarkan ia mendekat dan merasakan dinginnya air laut dan kuatnya deburan ombak. Tentu saja pengawasan orangtua sangat dibutuhkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Mempererat hubungan keluarga. Bepergian jauh atau berlibur selama beberapa hari bersama keluarga dalam suasana gembira akan mempererat hubungan keluarga. Anak akan merasakan kasih sayang dari ayah dan ibu sekaligus belajar mengekspresikan rasa sayangnya.

female.kompas.com

//

Read Full Post »

Older Posts »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travel guide books and travelogue. Write travel articles for media. Strongly support family travelling | travelling with baby/kids. .

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

BLOG BELALANG CEREWET

dicatat biar awet

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination