Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober, 2010

Celotehan Dammar

Dammar, sekarang umur nya 2 th 7 bulan, tepatnya dia lahir pada tanggal 20 Feb 2008 secara operasi cesar dari rahim ibu nya.. ya iya lah ibu nya…masa’ dari rahim Bapaknya…hehehe.

Dan sekarang ini, tingkah polahnya itu ada-ada aja, dulu waktu Alifa, memang sih, anaknya lumayan aktif juga, tapi ternyata anak laki-laki itu lebih-lebih lagi ya, lumayan banyak aja yang seinget saya kejadian yang bikin saya geleng-geleng kepala atau panik ga terkira.

Pernah suatu hari, saya dan Alifa sedang membereskan roncean kalung manik-manik yang lepas, dan tau-tau si Dammar ambil salah satu manik-manik itu dan dia dengan tenangnya masukin ke hidung nya..” Ma.. liat nih ma.. dan si manik-manik itu masih bertengger dengan nyaman nya di ujung lubang hidung nya. Saya berusaha mengorek biar keluar tapi apa daya, si manik-manik malah makin masuk kedalam rongga hidung nya.

Alifa, sang kakak yang sangat ketakutan, langsung menangis… huaaa huaaa haaaa… mama.. kasian adek ma… sedangkan saya masih berusaha untuk mengeluarkan manik-manik itu, dengan berbagai cara, dari menyuruh Dammar tiduran, miring, berdiri, dll.

” Ayo Pak.. kita bawa adek ke RS aja, ngeri juga nih, ga mau keluar manik-maniknya.. ” dan langsung suami saya siap-siap ganti pakaian, sambil saya coba lagi usahkan untuk mengeluarkan manik-manik…” Ayo Dek.. coba deh kayak buang ingus gitu.. yang kenceng.. ayooo.. husss husss gitu sambil saya contohin di hidung saya sendiri…

Awalnya masih ga bisa keluar, dan saya coba sekali lagi, dan sambil berdiri, Dammar mencoba sekuat tenaga untuk menghembuskan hidungnya dengan keras… “husssh.. hussh… Alhamdulilah,…. keluarlah si manik-manik kecil itu dari hidung adek… bersama ingus nya sekalian..

Dan beberapa hari lalu, ada orang tua murid temennya Alifa yang kebetulan bertemu di bis, lalu dia ikutan nebeng untuk pulang ke rumah, karena saya di jemput suami dan anak-anak di MM, Bekasi Barat. Si Dammar dan Alifa yang belum pernah bertemu dengan Mama Vanesa, hanya melihat saja tanpa ekspresi,.. Mama Vanesa mencoba untuk beramah tamah dengan si Dammar..” halo Adek..” sambil mencolek dagu dan pipi nya.. tapi Dammar menepis tangan si Tante Ana itu.. ” Iiih nakal..” kata Dammar. Dan dia pindah duduk di belakang sendirian.

Setelah mengantar teman saya itu sampai rumahnya di Taman Cikas, Dammar bilang ke saya, ” Ma.. tante yang tadi kok mukanya kayak kodok ya Ma?”… antara mau tertawa atau marah.. bingung juga..hehehe.. ampun deh  si Adek.. untung aja dia ga ngomong pas masih ada teman saya itu, kalau masih ada, pasti ga enak hati banget deh saya.

Pernah juga waktu saya ke klinik Natasya kalimalang, untuk beli krim muka, sambil menunggu,saya  ditemani Alifa dan Dammar di ruang tunggu, dan ada salah seorang karyawati nya yang memanggil pasien untuk masuk ke ruangan periksa, lalu Dammar dengan polosnya bilang,” Ma.. yang mbak tadi itu, yang pakai baju ungu, cantik… dan saya balas,” kayak siapa dek? ” kayak mama….” Alhamdulilah.. hehehe.. berarti saya itu cantik di mata anak saya, atau ini hasil doktrin bapaknya juga kali ya…? dan karyawan lainnya yang ada disana, senyam senyum mendengar celoteh Dammar.

Ada lagi waktu habis lebaran kemarin, ada pembantu baru yang ikut mbak Isah datang dari kampungnya, masih sodara katanya, namanya Etik, dan komentar Dammar..” ga mau ah sama mbak Eti, mbak Eti jelek kakinya item…” tega nya kamu dek.. jangan ngomong gitu di depan orangnya dong.. kan kasian baru dateng udah di opspek…hehehe.. saya bilang ke Dammar,” Adek ga boleh ngomong gitu ya.. semua perempuan itu cantik dan kalau laki-laki itu kayak adek, ganteng.. ya sayang?

Gimana ya caranya ngajarin biar si Dammar ga terlalu polos untuk ngomong.. hehehe.. tapi namanya juga anak-anak ya? mungkin kalau sudah besar, sudah agak mengerti mana yang boleh di ucap mana yang tidak boleh.

Read Full Post »

Permen Karet

Semalam, Alifa ikut mbak Isah pergi ke warung Surya dekat rumah untuk beli bihun dan telor untuk persiapan bahan sarapan bikin bihun goreng besok pagi. Pulangnya saya sudah tebak, pasti ada aja yang dibeli Alifa, entah itu permen, es krim atau susu kotak, tergantung mood nya dia saja. Dan ternyata dia beli permen karet, ” Kak,kenapa beli permen karet, nanti adiknya minta, dia kan belum bisa makan permen karet, dan belum pernah juga lho” kata saya. ”

“Mau.. mau …Ma, permen karet nya ,” rengek si Dammar, dan memaksa kakaknya untuk memberikan permen karet nya padahal sudah di umpetin di saku nya. Dan saya sudah wanti-wanti untuk tidak boleh di telan ya, dan si Adek mengangguk-anggukan kepala tanda mengerti atau biar cepat dikasih saja, kurang tau juga deh…

Waktu di kamar sambil nonton tv, kakak dan adik berdua mengunyah permen karet tersebut, dan kembali saya bilang,” Jangan di telan ya dek.. nanti kalau sudah di kunyah, buang ke tempat sampah..” si Adek hanya mengangguk dan senyum-senyum, lalu dia menjulurkan lidah nya dan dengan tenangnya bilang,” ga ada Ma.. udah hilang…aaaaa sambil masih menjulurkan lidah nya.

” hiks hiks.. aku ga mau beli permen karet lagi Ma… “si Kakak dengan muka panik, cemas dan pucat karena ketakutan adiknya sakit karena menelan permen karet, dan menghampiri Bapaknya minta pertolongan. “Adek, kan Mama sudah bilang, jangan di telan, kok malah di telan, nanti kalau permennya nempel di usus, terus ususnya harus dikeluarin, gimana? dan lengket nanti nya” kata saya. Tanpa ekspresi ketakutan, hanya senyum, Dammar sambil tidur-tiduran minum susu….iiiih… gimana sih nih anak? pikir saya…

Lalu, si kakak, Alifa, mual dan seperti mau muntah, dia lari ke kamar mandi, masih dengan muka panik/cemas…. ini adalah efek dari sensitivitas dia, karena rasa bersalah dia terhadap adiknya. Bapak nya bilang,”sudah Kak, ga papa, besok semoga bisa keluar permen karetnya lewat EE’ nya, sudah kamu tenang aja.”

Itu Ma.. anak-anak kita itu sensitiv, perasaan mereka peka sekali lho, Dammar pun juga begitu….kata suami saya, saya hanya bisa merenung dan takjub akan hal itu, karena sudah beberapa kejadian yang saya lihat waktu Dammar terbangun malam-malam, dan dia menyuruh saya menyalakan komputer, ada lagi sebelumnya Dammar terbangun, dan manggil “Mama, jangan pergi…”

Tadi pagi, kira-kira jam 5.30, Alifa terbangun, dan tau tidak, apa yang dia tanya ke Bapaknya…dia tanya tentang adiknya,” Pak.. Adek udah EE belum?” nanti bisa keluar kan permen karetnya? tanya nya….” Iya, nanti bisa keluar” kata Bapak nya.

Oh, Alifa… anakku yang ku sayangi,di usia mu yang baru 4,5 tahun,  kau sungguh sangat sayang dengan adik mu ya, dan sangat peka, sampai-sampai terbawa sampai tidur, dan bagun tidur pun, hal itu yang ditanya… Semoga kalian berdua bersaudara terus rukun, sampai kalian besar ya…saling menjaga, dan tetap saling menyayangi juga saling mendoakan kami orang tua mu, agar bisa menjadi orang tua yang baik dan bisa berkumpul di surga NYA, Amiin….

Read Full Post »

Doa Fajar

Ya Allah,

Limpahkanlah kemurahanMu.. Sayangilah aku dengan kebaikanMu.. Jagalah diriku dan keluargaku dengan rahmatMu.. Gerakkan lidahku agar selalu berdzikir padaMu.. Terangi hatiku agar selalu mencintaiMu.. Hapuskan keputusasaanku..kesedihanku..kekecewaanku..keperihanku.. Gantikan dengan kebahagiaan dan kebajikan yang nyata padaku.. Ampunilah ketergelinciranku..kejatuhanku.. Sungguh Engkau telah perintahkan hamba-hambaMu untuk beribadah dan berdoa kepadaMu.. Demi kebesaranMu.. Perkenankan doaku.. Berikan aku yang terbaik dari ijabahMu.. Sampaikan aku pada cita-citaku akan karuniaMu.. Lindungilah aku dari kejahatan jin dan manusia.. Karena aku adalah orang yang tak memiliki apapun.. Kecuali DO’A…. Aamiin Ya Rabbal’Alaamiin..

By; Note of Yoseph

Read Full Post »

Salaam….

“……SALAAM……”by Yosep Sutedjo

Kalau hati mulai rintih.. Tak khan mungkin selamanya akan tatih.. Kalau jiwa mulai lirih.. Tak khan bisa selamanya akan sedih.. Inilah satu wujud rasa yang ada dalam hati.. Tak layak dibisik syirik.. Tak mesti dibidik kikir.. Inilah satu wujud asa yang nampak dalam jiwa.. Tak mungkin tuk konsumsi publik.. Tak harus mengumbar tutur.. Cukuplah diri dengan diriNya.. Yang selalu menyapa penuh makna.. Cukuplah raga dengan ragaNya.. Yang tak pernah luput firman sarat hakekat.. Sadar akan keakuan yang aku tanya.. Rindu akan kehambaan yang aku rasa.. Tergilas luka yang menelan rasa.. Menyingkap misteri diri yang terkaram sirna.. Sadar akan kedirian yang diri lebur.. Gusar ketaatan yang raga sandarkan.. Mengungkap kehampaan yang bersemayam.. Mengulum kehinaan yang berurutan.. Dengan hakekat firmanNya.. Pancarkan salam sebagai ucapan.. Tuhan tlah menyapa kita lewat makna selamat.. “Salaamun, qaulam mir Rabbir Rahiim..”

Read Full Post »

Doa untuk suami ku

Ya Allah, berikan lah suami ku kesehatan, berikanlah umur yang panjang dan berkah, tambahkan lah iman nya, beri dia hidayah Mu, jadikan lah ia pemimpin keluarga yang disayangi oleh istri dan anak-anak nya.

Ya Allah, aku sangat mencintai suami ku dengan sepenuh hati, dan juga aku sangat menyayangi anak-anakku, semoga kami semua dapat kembali ke surgaMu, bersama-sama, bimbinglah kami ke jalan yang Engkau ridhoi, rahmatilah keluarga kami, dan hindarkan lah kami dari godaan-godaan setan yang bisa merusak ke utuhan rumah tangga kami.

Read Full Post »

Kemarin sore, hari Senin pas pulang kerja sekitar jam 4-5 sore, hujan turun dengan sangat deras, sampai tidak kelihatan gedung sebelah, saking lebatnya hujan yang mengguyur kota Jabodetabek, dan diramalkan hari ini pun akan terjadi hujan yang deras.

Dari kantor pulang teng-go, dan sampai di depan RAtu Plaza, sudah berhenti total, kendaraan tidak bergerak, saya langsung cari bis seadanya yang ada di depan, pokoknya lewat Bekasi Barat, dan saya bisa turun di MM, lalu minta jemput suami saya. Perjalanan dari Ratu Plaza ke Semanggi, yang biasanya memakan waktu tidak sampai setengah jam, ini ditempuh “hanya lebih dari 1 jam saja” dan begitu masuk tol dalam kota, kendaraan kembali tidak bergerak, ternyata ada kecelakaan sebuah truk kontainer rem nya blong dan menabrak lebih dari 4 mobil di belakangnya.

Saya begitu melihat kejadian itu, merinding rasanya, tak terbayang kan, segala sesuatu kejadian itu tanpa kita sadari, bisa saja menimpa saya ataupun siapa saja, dan,  kembali saya di ingatkan, setiap saat nyawa kita bisa saja diambil NYA, dan apabila kita sedang melakukan dosa dan tidak sempat bertobat.. Naudzubilah… semoga Allah memberikan perlindungan dan memberikan kesempatan untuk ku memperbaiki diri dan memohon ampun atas segala kesalahan-kesalahan. Photo kecelakaan bisa di lihat di:http://www.mediaindonesia.com/foto/6916/Truk-Kontainer-Mundur-Tabrak-4-Mobil

Kapanpun, dimanapun, sebaiknya kita selalu ingat akan Allah dengan selalu berzikir menyebut namaNYA, sehingga kita selalu terhindar dari perbuatan-perbuatan yang akan menyengsarakan kita nanti nya.

Biasanya saya tiba di rumah pas magrib atau kira-kira jam 6.30, tetapi semalam saya sampai di rumah hampir jam 8 malam, dan saya dijemput suami dan anak-anak di MM.

Dan, hari ini semoga tidak terlalu parah hujannya dan selamat sampai rumah dengan tepat waktu tanpa kurang suatu apapun, Amiin YRA.

Read Full Post »

Saya copas dari bilik sebelah.

Thomas Wheeler, CEO Massachusetts Mutual Life Insurance Company, dan istrinya sedang menyusuri jalan raya antarnegara bagian ketika menyadari bensin mobilnya nyaris habis. Wheeler segera keluar dari jalan raya bebas hambatan itu dan tak lama kemudian menemukan pompa bensin yang sudah bobrok dan hanya punya satu mesin pengisi bensin. Setelah menyuruh satu-satunya petugas di situ untuk mengisi mobilnya dan mengecek oli, dia berjalan-jalan memutari pompa bensin itu untuk melemaskan kaki. Ketika kembali ke mobil, dia melihat petugas itu sedang asyik mengobrol dengan istrinya. Obrolan mereka langsung berhenti ketika dia membayar si petugas. Tetapi ketika hendak masuk ke mobil, dia melihat petugas itu melambaikan tangan dan dia mendengar orang itu berkata, Asyik sekali mengobrol denganmu. Setelah mereka meninggalkan pompa bensin itu, Wheeler bertanya kepada istrinya apakah dia kenal lelaki itu?, istrinya langsung mengiyakan. Mereka pernah satu sekolah di SMA dan pernah pacaran kira-kira setahun. Astaga, untung kau ketemu aku, Wheeler menyombong. Kalau kau menikah dengannya, kau jadi istri petugas pompa bensin, bukan istri direktur utama. Sayangku, jawab istrinya, kalau aku menikah dengannya, dia yang akan menjadi direktur utama dan kau yang akan menjadi petugas pompa bensin. (The Best Of Bits & Pieces, satu dari 71 Kisah dalam Buku Chicken Soup For The Couples Soul) Kisah diatas memberikan satu hikmah kepada kita bahwa banyak manusia yang menjadi manusia sukses karena dukungan dari wanita yang menjadi istrinya.

Sebaiknya memang, suami istri itu saling mendukung apapun kondisi si istri atau si suami, Insya Allah pernikahan kita menjadi berkah….

Read Full Post »

Selama hidup ku, sudah tak terhitung nikmat dan karunia yang sudah Allah berikan kepada ku, pokoknya tak terhingga deh, seingat ku dari aku kecil, aku pernah tercebur kolam yang dalamnya hampir 2 meter, dan di tolong oleh Om Mul yang mendengar teriakan ibu ku, waktu itu aku sedang mencari kecebong, tau kan kecebong? anak kodok yang bentuknya lucu-lucu itu..hehehe…dan waktu itu aku terpeleset saking serius nya mengambil kecebong.

Setelah itu, aku pernah juga tertabrak becak yang waktu lewat di jalan raya, waktu itu aku menyebrang jalan  setelah mengambil bunga sepatu di pinggir jalan, dan karena tidak melihat-lihat sekitar, aku langsung saja menyebrang, dan aku masuk ke kolong becak yang ada penumpangnya, sampai-sampai si penumpang lompat dari becak dan Alhamdulilah, tidak sampai parah, ibu ku langsung marah-marah karena kecerobohan diriku.

Waktu masa remaja, banyak sekali hal-hal yang negatif yang hadir di sekitar ku, tapi aku yakin doa ibu ku selalu menyertai ku, dan Allah sangat menjagaku, dulu aku sering sekali ikut-ikutan temen untuk merokok malah kadang ikut minum alkohol, tetapi Alhamdulilah, aku tidak suka dengan rokok, bau nya, rasa nya tidak ada satupun yang bikin aku menikmati nya, begitu juga dengan alkohol, apa enak nya… cuma bikin pusing, ga bisa tidur, padahal aku suka sekali tidur..hehe

Kira-kira lulus SMA, aku sekeluarga pindah rumah ke Pondok Bambu, dan aku belum punya teman di sekitar rumah ku, jadi aku masih main ke daerah Jakarta Selatan, ke Blok M, Pasar Minggu, Kalibata, dll. Ditambah juga aku waktu itu punya pacar namanya Hari, dia sudah meninggal kira-kira 6 tahun lalu, tetapi kami sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi, setelah aku pindah ke Pondok Bambu, berjalan hampir satu tahun, hubungan kami renggang, mungkin karena jarang bertemu dan komunikasi, atau juga karena dia sudah punya pacar baru teman satu kampus nya di Trisakti katanya.

Setelah itu, aku punya pacar lagi, namanya Tyo, dia dulu kerja di TIJA, Ancol, hubungan kamipun berjalan satu tahun lebih, dan ternyata hubungan pacaran dia dengan pacar sebelumnya sudah seperti suami istri, tetapi dengan aku, pacaran nya gaya anak SMA, kami hanya pergi nonton, makan, jalan-jalan keliling Jakarta, pernah suatu hari kami ke Bandung, dan dia berusaha untuk mengajak aku melakukan hal-hal yang seharusnya suami istri lakukan, tetapi aku tidak mau, karena aku berprinsip, hubungan suami istri itu ya harus dilakukan untuk suami aku nanti nya, lalu semenjak itu, dia sudah jarang datang ke rumah dan menghubungi aku lagi, dan aku juga dengar dia punya pacar baru teman satu kantor nya dan akhirnya menikah, gosipnya pun katanya sudah hamil duluan.

Alhamdulilah Allah sangat melindungi ku, dan menyayangiku, disaat usia pernikahan ku yang menjelang ke 6 tahun, aku merasakan Allah kembali memberikan peringatan kepada ku akan arti pentingnya keluarga dan suami, suami ku saat ini adalah yang terbaik yang bisa aku dapatkan begitu juga dengan keluarga nya yang sangat baik terhadap ku dan terhadap keluarga ku.

Semoga hari-hari ku selalu dalam lindungan Nya dan kasih sayang Nya, begitu juga untuk orang-orang terdekat ku, Amiin…

Read Full Post »

Kejadian ini, sudah beberapa kali… dan ada pepatah, keledai aja tidak akan melakukan kesalahan yang sama, masa’ sih aku yang manusia punya akal pikiran masih saja terulang lagi kesalahan itu.

Ini masalah kantor sebenarnya, dan tentang pengiriman uang/transfer data yang biasa saya lakukan setiap hari. Untuk transfer dalam mata uang rupiah sebetulnya tidak terlalu bermasalah, karena apabila ada kesalahan, kita hanya buat surat koreksi dan tidak ada biaya yang harus dikeluarkan, sedangkan kalau pengiriman dalam mata uang USD, apabila terjadi kesalahan, maka biaya yang dikeluarkan selain biaya pengiriman, juga adanya perbedaan rate yang diterima oleh bank yang bersangkutan.

Waktu awal kejadian, bos saya yang dulu, Homma san, dia merasa ini pun tanggung jawab dia, karena dia yang mengecek pekerjaan saya, dan dia mengusahakan untuk pakai uang kantor, jadi ditambahkan di invoice pesanan berikutnya, kalau tidak salah, jumlah nya hampir dua juta rupiah, tapi setelah itu ada kejadian kesalahan yang sama lagi, tidak mungkin kan, saya bilang lagi ke bos saya, jadi lah saya pakai uang sendiri sebesar Rp.300 ribuan, dan waktu minggu lalu saya ambil cuti untuk pergi dengan suami dan anak-anak ke taman safari, dan biasa nya teman saya yang mengerjakan pekerjaan saya. Ternyata teman saya salah memasukkan data rekening, dan saya juga tidak mengecek waktu pagi nya, jadi saya putuskan karena ini kesalahan saya juga, jadi saya yang akan membayar kekurangan pembayaran tersebut, karena adanya perbedaan rate antar bank penerima.

Saya pun sudah kirim email ke PT.Altorina, travel agent yang kita pakai agar mereka mencantumkan nomor rekening di setiap invoice yang mereka keluarkan, tetapi sampai sekarang belum ada jawaban dari pihak mereka.

Dan ini isi email saya ke pihak travel agent, semoga mereka dapat menindaklanjuti untuk meminimalisir kesalahan yang berulang.

Dear Ms.Puspa,
 
Sehubungan dengan ada nya beberapa kali kejadian kesalahan transfer dalam USD, tetapi kami transfer nya ke rekening Rupiah nya Altorina, yang menyebabkan adanya perbedaan rate, dan mengakibatkan adanya kekurangan pembayaran.
 
Sebetulnya dari pihak kami, kita sudah kirim sesuai dengan jumlah USD dalam tagihan, tetapi karena yang terkirim ke rekening Rupiah nya Altorina, maka terjadi perbedaan rate.
 
Kami mohon, ini kejadian yang sudah beberapa kali terjadi, dan kekurangan pembayaran tersebut, di bayar oleh uang pribadi kami sendiri.
 
Dulu, saya pernah minta ke mbak Nuning, kalau bisa, invoice Altorina mencamtumkan no rekening nya Dollar dan Rupiah dalam setiap invoice yang bisa mempermudah kami untuk langsung lihat dari invoice dan bagi yang mengecek pun, dia akan langsung bisa melihat dan mencocokkan no rekening yang tertera di invoice Altorina.
 
Sebagai bahan informasi, kejadian kesalahan ini, selalu terjadi hanya untuk Altorina, untuk travel agent lain, tidak pernah kejadian seperti ini, dikarenakan mereka selalu mencamtumkan no.rekening yang harus di kirim dalam setiap invoice, bisa berupa stempel, ataupun sudah memang terformat dalam invoice.
 
Kami mohon kerja sama nya untuk meminimalisir kesalahan ini dan memfollow up permohonan ini dan tentunya dalam tiap tahun kami  akan mereview travel agent2 yang kami gunakan sebagai bahan pertimbangan.
 
Terima kasih atas bantuan dan perhatian nya.
 
 
 
Note; Tolong di cc kan ke Ibu Nuning ya.. terima kasih.

Read Full Post »

Dapat artikel ini dari milis AKI OOT, dan memang intinya kalau kita mau sabar, Insya Allah akan dapat yang tadinya haram menjadi halal.. jadi ,dari pada nikmat sesaat, dan sengsaranya berlipat-lipat, lebih baik mensyukuri apa yang sekarang halal dan dinikmati, Insya Allah lebih indah…

Wass, AY

“Dulu Haram, Kini Halal”

Pada suatu ketika di zaman Nabi Muhammad SAW ada seorang pencuri yang hendak bertaubat, dia duduk di majelis Nabi Muhammad SAW dimana para shahabat berdesak-desakkan di Masjib Nabawi.

Suatu ketika dia menangkap perkataan Nabi saw : “Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal”. Sungguh dia tidak memahami maksudnya, apalagi ketika para shahabat mendiskusikan hal tersebut setelah majelis dengan tingkat keimanan dan pemahaman yang jauh dibawah sang pencuri merasa tersisihkan. 

Akhirnya malam pun semakin larut, sang pencuri lapar. Keluarlah dia dari

Masjid demi melupakan rasa laparnya.

Di suatu gang tempat dia berjalan, dia mendapati suatu rumah yang pintunya agak terbuka. Dengan insting pencurinya yang tajam ia dapat melihat dalam gelap bahwa pintu itu tidak terkunci…dan timbullah peperangan dalam hatinya untuk mencuri atau tidak. Tidak, ia merasa tidak boleh mencuri lagi. 

Namun tiba-tiba timbul bisikan aneh : “Jika kamu tidak mencuri mungkin akan ada pencuri lainnya yang belum tentu seperti kamu”. Menjadi berfikirlah dia, maka diputuskan dia hendak memberitahukan/mengingatkan pemiliknya di dalam agar mengunci pintu rumahnya, karena sudah lewat tengah malam. 

Dia hendak memberi salam namun timbul kembali suara tadi : “Hei pemuda! bagaimana kalau ternyata di dalam ada pencuri dan pintu ini ternyata adalah pencuri itu yang membuka, bila engkau mengucap salam … akan kagetlah dia dan bersembunyi, alangkah baiknya jika engkau masuk diam-diam dan memergoki dia dengan menangkap basahnya !” Ah.. benar juga, pikirnya.

Maka masuklah ia dengan tanpa suara… Ruangan rumah tersebut agak luas, dilihatnya berkeliling ada satu meja yang penuh makanan – timbul keinginannya untuk mencuri lagi, namun segera ia sadar – tidak, ia tidak boleh mencuri lagi.

Masuklah ia dengan hati-hati, hehhh …syukurlah tidak ada pencuri berarti memang sang pemilik yang lalai mengunci pintu. Sekarang tinggal memberitahukan kepada pemilik rumah tentang kelalaiannya, tiba-tiba terdengar suara mendengkur halus dari sudut ruang….Ahh ternyata ada yang tidur mungkin sang pemilik dan sepertinya perempuan cantik. 

Tanpa dia sadari kakinya melangkah mendekati tempat tidur, perasaannya berkecamuk, macam-macam yang ada dalam hatinya. Kecantikan, tidak lengkapnya busana tidur yang menutup sang wanita membuat timbul hasrat kotor dalam dirinya. 

Begitu besarnya hingga keluar keringat dinginnya, seakan jelas ia mendengar jantungnya berdetak kencang didadanya, serta tak dia sangka ia sudah duduk mematung disamping tempat tidur…Tidak, aku tidak boleh melakukan ini aku ingin bertaubat dan tidak mau menambah dosa yang ada, tidakk !! 

Segera ia memutar badannya untuk pergi. Akan ia ketuk dan beri salam dari luar sebagaimana tadi. Ketika akan menuju pintu keluar ia melalui meja makan tadi, tiba-tiba terdengar bunyi dalam perutnya…ia lapar. Timbullah suara aneh tadi : “Bagus hei pemuda yang baik, bagaimana ringankah sekarang perasaanmu setelah melawan hawa nafsu birahimu?”

Eh-eh, ya. Alhamdulillah ada rasa bangga dalam hati ini dapat berbuat kebaikan dan niat perbuatan pemberitahuan ini akan sangat terpuji. Pikir sang pemuda. Suara itu berkata :”Maka sudah sepatutnya engkau memperoleh ganjaran dari sang pemilik rumah atas niat baikmu itu, ambillah sedikit makanan untuk menganjal perutmu agar tidak timbul perasaan dan keinginan mencuri lagi!!”

Berpikirlah dia merenung sebentar, patutkah ia berbuat begitu? “Hei – tiba2x ia tersadar serta berucap dalam hati – engkau dari tadi yang berbicara dan memberi nasihat kepadaku? Tapi nasihatmu itu telah menjadikan aku menjadi tamu tidak diundang seperti ini, tidak.. aku tidak akan mendengarkan nasihatmu. Bila engkau Tuhan, tidak akan memberi nasihat seperti ini. Pasti engkau Syaithon….(hening). 

Celaka aku, bila ada orang yang di luar dan melihat perbuatanku …. aku harus keluar.” Maka tergesa-gesa ia keluar rumah wanita tersebut, ketika tiba dihadapan pintu ia mengetuk keras dan mengucap salam yang terdengar serak menakutkan.

Semakin khawatir ia akan suaranya yang berubah, setelah itu tanpa memastikan pemiliknya mendengar atau tidak ia kembali menuju masjid dengan perasaan galau namun lega, karena tidak ada orang yang memergoki dia melakukan apa yang disarankan suara aneh tadi. 

Sesampai dimasjid, ia melihat Nabi saw sedang berdiri sholat. Di sudut ruang ada seorang yang membaca al qur-aan dengan khusyu’ sambil meneteskan air mata, di sudut-sudut terdapat para shahabat dan kaum shuffah tidur. Dingin sekali malam ini, lapar sekali perut ini teringat lagi ia akan pengalaman yang baru dia alami, bersyukur ia atas pertolongan Allah yang menguatkan hatinya. 

Tapi … tidak di dengar bisikan Allah di hatinya, apakah Allah marah kepadaku? Lalu ia menghampiri sudut ruang masjid duduk dekat pintu, dekat orang yang membaca al qur-aan. Ditengah melamunnya ia mendengar sayup namun jelas bait-bait ayat suci ……

    Dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) akan berkumpul menghadap ke hadirat Allah, lalu berkatalah orang-orang yang lemah kepada orang-orang yang sombong:”Sesungguhnya kami dahulu adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari pada kami azab Allah (walaupun) sedikit saja Mereka menjawab:”Seandainya Allah memberi petunuk kepada kami, niscaya kami dapat memberi petunjuk kepadam.Sama saja bagi kita apakah kita mengeluh ataukah bersabar.Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri”. (QS. 14:21)

    Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan:”Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya.Sekali-kali tidak kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamulalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri.Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku.Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. (QS. 14:22)

Bergetarlah hatinya mendengar perkataan Allah yang di dengarnya, berkatalah ia “Engkau berbicara kepadakukah, ya Allah?” Serasa lapang hatinya, semakin asyik dia mendengarkan bacaan suci itu, maka lupalah ia akan laparnya, segar rasanya badannya. 

Cukup lama ia mendengarkan bacaan orang itu hingga tiba-tiba tersentak ia karena bacaan itu dihentikan berganti dengan ucapan menjawab salam. Terlihat olehnya pula bahwa pria itu menjawab salam seseorang wanita dan seorang tua yang masuk langsung menuju tempat Nabi Muhammad SAW sedang duduk berdzikir, dan wajah wanita itu … adalah wajah wanita tadi !!!??? Timbul gelisah hatinya, apakah tadi ketika ia berada diruangan itu sang wanita pura-pura tidur dan melihat wajahnya? Ataukah ada orang yang diam-diam melihatnya, mungkin laki-laki tua yang bersamanya adalah orang yang diam-diam memergokinya ketika ia keluar dan mengetuk pintu rumah itu? Ahh … celaka, celaka.

Namun gemetar tubuhnya, tidak mampu ia menggerakkan anggota tubuhnya untuk bersembunyi atau pergi apalagi tampak olehnya pria yang tadi membaca al Qur-aan hendak tidur dan tak lamapun mendengkur. Dan ia lihat mereka sudah berbicara dengan Nabi saw…. celaka, pikirnya panik !!

Hampir celentang jantuh ia ketika terdengar suara Nabi Muhammad SAW. : “Hai Fulan, kemarilah !” Dengan pelahan dan perasaan takut ia mendekat. Ia berusaha

menyembunyikan wajahnya. 

Ia mendengar sang perempuan masih berbicara kepada Nabi Muhammad SAW. katanya : “…benar ya Rosulullah, saya sangat takut pada saat itu saya bermimpi rumah saya kemasukan orang yang hendak mencuri, dia mendekati saya dan hendak memperkosa saya, ketika saya berontak … ternyata itu hanya mimpi. Namun ketika saya melihat sekelilingnya ternyata pintu rumah saya terbuka sebagaimana mimpi saya dan ada suara menyeramkan yang membuat saya takut. Maka segera saya menuju rumah paman saya untuk meminta dicarikan suami buat saya, agar kejadian yang dimimpi saya tidak terjadi bila saya ada suami yang melindungi. Sehingga beliau mengajak saya menemui engkau disini agar memilihkan calon suami untuk saya”.

Nabi saw memandang kepada si pemuda bekas pencuri, lalu berkata : “Hai Fulan, karena tidak ada pria yang bangun kecuali engkau saat ini maka aku tawarkan padamu, maukah engkau menjadi suaminya?” Terkejut ia mendengar itu, cepat mengangguklah ia.

Dan setelah sholat shubuh Nabi saw mengumumkan hal ini dan meminta para shahabat mengumpulkan dana untuk mengadakan pernikahan dan pembayaran mas kawin si pemuda ini.

Setelah pernikahannya, tahulah ia akan arti perkataan Nabi Muhammad yang lalu :

“Barangsiapa meninggalkan sesuatu yang haram karena Allah, maka suatu ketika dia akan memperoleh yang Haram itu dalam keadaan halal”.

Sekarang ia dapat memakan makanan yang tadi dengan halal (dahulunya haram), dan ia dapat menikmati wanita itu sebagai isterinya dengan halal. Allahu Akbar, wal Hamdu Lillah.

http://www.puarman-asuransi-syariah.blogspot.com/

Read Full Post »

Older Posts »

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian family backpacker, been to 25+ countries as a family. Yogyakarta native, now living in Crawley, UK. Author of several traveling books and travelogue. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family traveling with kids.

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

blog belalang cerewet

berbagi inspirasi, menguatkan harapan

liandamarta.com

A Personal Blog of Lianda Marta

RedDoorz Blog

Blog Traveling dan Tips

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Personal Blog - Jejak Mata, Rasa dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination