Feeds:
Pos
Komentar

Selamat siang, dan selamat menikmati hari yang cerah dan cukup sejuk, ya jelas saja sejuk, di kantor yang ada AC nya dan kalau ngga saya matiin, saya bisa kedinginan banget dan bakalan pakai syal plus jaket.

Mau nulis soal travelling yang tadinya mau direncanain tahun ini, niatnya mau ke Korea bareng anak gadis saya. Anak sulung saya ngefans lah sama band-band Korea seperti BTS, Black Pink dan ngga ngerti lagi deh nama band-band lain. Kalau emaknya ngga lain dan ngga bukan, apalagi kalau bukan Drakor alias Drama Korea, sangat ngefans sama Goong Yoo, aaaiiih cakepnya maaaak…

Memang sih saya punya rencana untuk berlibur sekali setahun sekeluarga, ngga harus ke Luar Negeri, karena pergi berempat tentunya akan banyak biaya yang harus dikeluarkan kalau ke LN.Jadi saya cukup puas di domestik aja yang belum pernah dikunjungi.Tahun lalu saya sekeluarga ke Bali, anak-anak saya belum pernah ke Bali sebelumnya.Untuk tahun ini, belum ada rencana kemana-mana, karena ini sudah bulan November, sebentar lagi masuk Desember dan pastinya akan masuk masa-masa libur anak sekolah dan juga kantor.Otomatis harga tiket dan hotel akan naik dan saya ngga pernah pergi liburan di masa anak-anak liburan sekolah…hehehee..

Ok deh tahun in skip dulu untuk liburan ke luar kota or ke luar negerinya, kita staycation saja lah di hotel-hotel terdekat dari Jakarta dan belum pernah kami inapi sebelumnya.

Agustus lalu, kami ke Bogor, memang sengaja cari hotel yang lokasinya dekat dengan pusat perkulineran, mau makan soto kuning pak Yusuf yang legendaris, mau makan mie ayam, beli martabak legendaris yang semuanya ada di sepanjang jalan Suryakencana dan dari hotel 101 bisa jalan kaki, assiik kan?

Sabtu lalu, 10 November, kami juga staycation di Hotel Borobudur, dapat harga 1 juta an dari Booking.com, dapat harga segitu karena kalau batal ngga bisa direfund, jadi dapat harga lebih murah dari harga normal yang biasanya bisa 1,2 – 1,5 jutaaan permalamnya.

 

Borobudur Hotel Jakarta

Insya Allah tahun depan di bulan Maret, kami mau ke Kualalumpur, sudah beli tiket AA buat berempat, dan ngga pake bagasi, jadi emang niatnya backpacker-an aja. Saya join group FB nya Backpacker International, dan banyak info-info tentang perjalanan dari member group, saya sudah catat beberapa destinasi yang sekiranya bisa kami kunjungi saat di KL. Berhubung hanya 3 hari 2 malam, waktunya ngga terlalu lama jadi ngga bisa jauh-jauh dari KL. Niatnya menginap di Bukit Bintang, dan dari sana bisa jalan kaki menuju Twin Tower atau Mall buat window shopping.

Tujuan utama kami berlibur bersama itu tak lain dan tak bukan untuk mempererat hubungan keluarga, karena dengan intens bersama-sama seharian tentunya akan menambah keakraban, dimana di hari lain sudah sibuk dengan urusan sekolah dan urusan kerjaan.Kenangan jalan bersama ini tentunya akan dibawa oleh anak-anak dalam ingatan mereka dan tentunya berlibur adalah sebagai salah satu cara untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak terhadap daerah lain yang berbeda dengan daerah kita.Bisa kita sekalian belajar budaya, makanan khas daerah tersebut, cerita legenda daerah yang terkenal dari daerah yang dikunjungi dan lain-lain.

Iklan

WOMAN IS SPECIAL

Sebagai wanita bekerja dan juga sekaligus ibu Rumah Tangga, tentunya kita ingin sekali mendapatkan tips seputar bagaimana menjalani kehidupan sebagai wanita bekerja dan juga ibu Rumah Tangga dengan sebaik-baiknya.Menjadi pegawai yang profesional dan juga jadi ibu yang ideal buat anak-anak serta istri yang baik buat suami, pastinya itu dambaan semua ibu bekerja deh ya? naaah karena jujur saya masih jauh kalau dibilang ibu ideal sekaligus karyawan yang baik, tentunya ikut acara-acara seperti “Woman Talk” kemarin yang diadakan oleh mbak Futri Zulya akan sangat membantu sebagai penambah wawasan kita.

Sedikit cerita latar belakang mbak Futri Zulya, dia seorang ibu dengan dua anak dan juga mempunyai bisnis dibawah bendera perusahaan Batin Group, yang usahanya bergerak dibidang kesehatan, Alat rumah tangga dan kecantikan. Anak tertua dari bapak Zulkifli Hasan ( Ketua MPR) dan istri dari Mumtaz, anggota DPR ,anak dari Amin Rais.Tentunya sebagai anak dan istri pejabat, kalau bicara soal uang, pastinya ngga kurang ya? tetapi karena pada dasarnya seorang Futri Zulya bukanlah tipe wanita yang betah diam di rumah, ketika sebelum menikah, dia juga sudah info ke calon suami kalau dia orangnya aktif berkegiatan di luar rumah, dan calon suami sangat mengerti asal tahu batasan dan kodratnya sebagai ibu dan istri.

Acara talk show yang diadakan di Kemang VI no.2 sabtu lalu bertajuk, ” Woman Talk” dengan Tema: Balance Life for Working Mom” , dipresentasikan oleh mbak Futri Zulya yang cantik dan anggun, dan juga ramah.

Futri Zulya sebagai nara sumber

Wanita adalah makhluk yang special, dan biasa disebut MOM yang bisa disingkat menjadi ” Master of Multitasking”, wanita apalagi berstatus ibu bekerja dan ibu Rumah Tangga memang secara naluri dan kebiasaan akan bisa mengerjakan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.Dari pagi ibu bekerja harus bangun lebih awal, menyiapkan sarapan untuk keluarga, mengecek menu buat makan siang, mandi, persiapan berangkat ke kantor dan tetek bengek lainnya yang seringnya kalau pagi itu justru lebih repot dan waktu berjalan sangat cepat.Selain sebagi Master of Multitasking, wanita juga sebagai “Chief Financial Officer”, kita harus bisa mengatur berbagai pengeluaran harian, mingguan, bulanan, kita juga harus pintar mengelola pemasukan dan pengeluaran secara seimbang, jangan sampai berhutang karena needs dan wants yang sering bertabrakan.

MENJADI WORKING MOM? WHY NOT?

Banyak sekali alasan untuk menjadi ibu bekerja diantaranya:

  1. Mempunyai tambahan penghasilan untuk keluarga
  2. Menambah wawasan
  3. Penghasilan yang pasti
  4. Update terhadap ilmu dan pengetahuan
  5. Sebagai secondary support
  6. Alat penyalur hobi/bakat
  7. Personal growth

Apakah bisa  sukses menjadi ibu bekerja dan ibu rumah tangga yang baik?

Kegiatan sehari-hari yang cukup banyak, apalagi sebagai karyawan dan ternyata sedang banyak pekerjaan lalu ada jadwal anak sekolah yang harus didatangi oleh orang tua, misalnya ambil raport, pertemuan orang tua murid dengan guru kelas, atau event lainnya, dan ini tentunya akan membuat ibu menjadi dilema dan memiliki perasaan bersalah yang akhirnya bisa menimbulkan stress.

TIPS HOW TO CREATE BALANCE LIFE FOR WORKING MOM

  1. Let go of your guilt: Hilangkan rasa bersalah yang mengganjal, dan rasa bersalah ini bisa kita siasati dengan cara, kita harus punya ART yang bagus, karena ART adalah perpanjangan tangan kita, jadi kita juga sebagai ibu harus punya support system yang bagus, ya salah satunya harus punya ART yang bisa dipercaya, jangan  asal pilih ART, dengan alasan, coba-coba dulu deh,,.,. karena dari awal rekrut ART, paling tidak sudah dipilih dan diinterview.Mbak Futri biasanya akan menyimpan jaminan seperti ijazah, kartu keluarga dan KTP si ART, setelah mereka berhenti bekerja akan dikembalikan.Calon ART juga harus paham pola asuh anak-anak kita.Setelah ART diterima, setiap hari mereka harus bikin daily report yang sederhana, contohnya berapa kali anak-anak pup/pee, makan apa saja, berapa kali, kondisi anak, apakah rewel atau tidak, dan lain-lain yang berkenaan dengan kondisi anak di hari itu.
  2. Let’s get organized: Siapkan satu malam sebelumnya seperti baju seragam anak-anak, baju kerja suami dan baju sendiri, menu makanan. Siapkan budget mingguan dan rencana belanja, Siapkan jadwal anak-anak seperti menu makanan, ke dokter, kegiatan sekolah dan juga yang sering terlewat adalah bayaran bulanan, jadi sebaiknya jadwal bulanan seperti bayar telepon, bayar listrik, langganan TV kabel, bayaran sekolah anak, bisa langsung pakai auto debit saja jadi ngga terlewat.
  3. Komunikasikan dengan HRD di kantor: Apakah bisa ambil cuti ketika anak ambil raport, dan juga HRD mengetahui status kita sebagai ibu dan jarak rumah ke kantor, hala-hal tersebut harus kita komunikasikan dengan HRD dan tentunya sangat beruntung apabila HRD dan bos di kantor mendukung dan memahami status kita sebagai ibu bekerja dan juga ibu rumah tangga.
  4. Set Priority: Karyawan dan Ibu Rumah Tangga secara bersamaan tentunya ada beberapa hal atau kegiatan yang harus kita jadikan prioritas.Sekarang ini belanja online begitu mudahnya, tetapi kadang malah jadi bumerang karena menghabiskan waktu untuk sekedar melihat-lihat barang yang akan dibeli, jadi kurangi langganan belanja online. Kongkow alias nongki-nongki cantik di cafe juga harus dikurangi, jadi ya memang akan ada beberapa kegiatan yang dikurangi dan ngumpul sama teman-teman juga jadi jarang, itu salah satu resiko yang memang harus kita jalani karena urusan prioritas.  Ketika di kantor, kita harus profesional, jangan campurkan urusan rumah ke kantor begitu juga sebaliknya, ketika di rumah,jangan membawa-bawa pekerjaan kantor, jadilah ibu rumah tangga yang fokus ke kebutuhan anak-anak dan suami.
  5. Cermat Merencanakan Keuangan Keluarga: Pengeluaran keluarga harus diatur secermat mungkin, jangan sampai gaji habis di tengah bulan, dan malah jadi ngutang, jangan belanja pakai kartu kredit, usahakan belanja kebutuhan harian memakai kartu debit.Pemakaian kartu kredit untuk belanja sering tidak terkontrol, di tabungan masih banyak padahal tagihan kartu kredit juga banyak.Memakai kartu debit untuk belanja justru lebih bisa mengontrol pengeluaran harian.

FINANCIAL GOALS

Sebagai manusia, kita selalu mempunyai cita-cita atau mimpi, dan untuk mewujudkan mimpi tersebut, kita harus punya rencana dan action agar mimpi tersebut menjadi kenyataan.Contohnya saja dalam 5 tahun kedepan, ingin punya tabungan di bank 100 juta, dalam 5 tahun ke depan ingin punya mobil, biaya kuliah, ibadah haji, liburan dan lain-lain.

Mengapa Kita Harus Mengelola Uang? Karena uang sebagai arus kas mempunyai fungsi likuiditas, fungsi anti inflasi, capital growth.

Mengelola Arus Kas dibedakan menjadi 3 bagian : Saving, Playing and Living

  • Potongan Gaji 10%                    : Saving
  • Potongan GAji 5%                     : Dana Darurat
  • Potongan Gaji 5 %                    : Dana Zis/sosial
  • Potongan Gaji 30%                   : Cicilan
  • Potongan Gaji 40%                   : Biaya bulanan (Living)
  • Potongan Gaji 10%                   : Gaya Hidup (Playing)

Bedakan antara NEEDS and WANTS, untuk sandang, pangan dan papan itu adalah Needs, sedangkan belanja keperluan diluar needs yang hanya karena ingin, harus dikurangi, khususnya kurangi belanja online yg amat mudah dilakukan dengan aplikasi HP, dan bayar menggunakan kartu debit, jangan kartu kredit.

SIKLUS KEHIDUPAN KEUANGAN, biasanya usia antara 20 – 40 adalah saatnya pengumpulan tabungan, karena usia tersebut adalah usia produktif.

Usia antara 40-50 tahun, usia matang, menikmati hasil dan biasanya banyak yang ingin menjadi pengusaha.

Bagaimana untuk bisa menjadi pengusaha? Yang pasti, jangan ikut trend, siapkan mental, mulai benahi ritme kerja, pilih yang masuk akal.

Naaah tulisan di atas adalah presentasi yang disampaikan oleh mbak Futri Zulya, bermanfaat banget kan? walaupun saya berumah tangga udah cukup lama, 13 tahun, tetapi kadang mengatur keuangan itu harus disiplin, dan harus konsisten kalau memang kita mempunyai goals seperti liburan, biaya sekolah anak, pergi haji dan lain-lain.

Setelah acara talk show yang seru dan bergizi, mbak Futri juga mengadakan demo make up, ngga nyangka ya, dia pinter make up juga, yang dimake up juga kelihatan makin cantik, walaupun memang aslinya juga udah cantik sih, tapi didandanin tipis-tipis aja bukan yang model kayak topeng, kelihatan banget kecenya.Tips untuk memulai make up yaitu: awalnya kulit harus bersih dulu, dibersihkan dengan kapas dan cairan pembersih, gunakan pelembab, setelah itu jangan lupa primer, foundation, eye shadow, bulu mata, dan bedak tabur juga jangan sampai ketinggalan.

 

Group Batin juga punya tempat treatment kecantikan namanya Z Glow, dan rencana akan dibuka cabang baru  di Grand Galaxy, Bekasi. Tidak jauh nih dari rumah saya, kapan-kapan bisa mampir untuk melakukan perawatan agar wajah kita yang sering terkena polusi, AC juga kurang lembab, bisa lebih terawat dan enak dipandang.

What a fruitful activity kan? Sebagai emak-emak jaman sekarang, harus pinter pilih kegiatan, kalau misalnya ngga bermanfaat, mending ngga usah deh, apalagi cuma ngumpul di cafe trus nggosip, trus belanja yang belum tentu kepakai, jadi mending ikut acara kayak gini, buat nambah wawasan kita sebagai ibu bekerja.

 

Sering kan kita baca atau dengar, sebelum menegur atau protes, sebaiknya ngaca dulu, kita sendiri udah bener apa belum, seringnya sih belum, hehehe.

Tetapi sebagai orang tua, tentunya sudah menjadi tugas kita memberikan instruksi kepada anak seperti mengerjakan PR, sholat, membersihkan kamar dan lain sebagainya.Khususnya buat memaksa anak melakukan sholat, dan di saat si anak protes, kok kenapa bapak dan kakaknya ngga sholat, atau kok kakaknya sholatnya cepet banget, saya sering jawab,” dek,,, kamu ngga usah ngurusin orang lain dulu, kamu perbaiki kamu dulu baru negur orang lain, kamunya udah rajin belum sholatnya?” dan anak saya jawabnya, ” mamah juga udah perbaiki diri belum?”.

Ini saya bingung mau responsnya, antara saya harus merenung karena memang saya masih  jauh dari ibu yang baik, atau saya harus omelin karena ngga sopan bicaranya terhadap orang tua.

Yaaa balik lagi karena saya sebagai orang tua memang harus belajar terus untuk menjadi lebih baik dan contoh yang nyata buat anak-anak.

Anak-anak sekarang itu kritis banget, banyak informasi yang dia bisa serap apalagi gadget dengan fasilitas internet di rumah, tentunya anak-anak dengan mudahnya menonton tayangan, bacaan dan lain-lain dalam genggaman tangannya.

Anak-anak generasi masa kini merupakan generasi digital native, yaitu mereka sudah mengenal media elektronik dan digital sejak lahir. Mereka lebih cenderung terbuka, blak-blakan, dan berfikir agresif. Mereka cenderung ingin memperoleh kebebasan.Mreka tidak suka diatur dan dikekang.Mereka ingin memegang kontrol dan internet menawarkan kebebasan berekspresi. Generasi digital selalu mengakses dengan Google, Yahoo atau mesin pencari lainnya. Kemampuan belajar mereka jauh lebih cepat karena segala informasi ada di ujung jari mereka.

Tugas orang tua diharapkan mampu melindungi anak-anak dan ancaman era digital, tetapi tidak menghalangi potensi manfaat yang bisa ditawarkan.

 

 

Peninggalan rumah mertua yang harus diurus dan dimanfaatkan tentunya, kalau punya asset sih seneng ya, tapi kalau malah jadi beban itu yang bikin males.Bayar pajak bumi dan bangunan setiap tahun biayanya naik, bayar pemeliharaan seperti pembantu, tukang kebon, juga listrik dan telepon.

Harus mulai mikir, mau diapakan ini rumah agar bisa menghasilkan dan bisa membiayai pengeluaran yang harus dibayarkan.

Setelah berdiskusi kami memutuskan rumah mamah mau kami sewakan untuk acara pertemuan sederhana, pernikahan sederhana atau hanya sekedar reunian/arisan. Tidak menutup kemungkinan juga akan disewakan untuk acara shooting iklan atau sinetron, bisa juga untuk pemotretan pre-wedding atau buku tahunan sekolah.

Selain itu juga ada pilihan lain, untuk dilisting di airbnb, saya yakin banyak juga bule yang nyari tempat menginap tapi ingin suasana rumah, bukan di hotel, apalagi di Jakarta yang terkenal macet dan banyak gedung perkantoran. Villa Adema sangat nyaman, luas, masih banyak pohon jadi bisa mendapatkan udara segar di pagi hari. Mau jogging bisa di halaman depan atau belakang, mau sepedaan juga bisa, disediakan sepeda untuk sekedar sepedaan santai.

Next akan diiklanin juga di medsos seperti FB, IG, Olx dan lain-lain.

Lokasi tepatnya di Jl.Inspeksi saluran, Kalimalang, Jakarta Timur

Mohon doanya ya semoga lancar dan berkah.

Beberapa spot griya adema

Untuk yang minat tanya-tanya buat lokasi shooting, sewa harian acara keluarga, arisan, dll, silahkan bisa hubungi anita di 0815-9997030.

 

Yoga di Kantor

Baru kali ini akhirnya bisa juga ikut latihan Yoga. Sudah lama kepingin, tapi selalu aja banyak halangan. Males ke tempat latihannya, apalagi kalau hari kerja, akan selalu banyak alasan untuk tidak pergi ke tempat latihan yoga.

Sebenernya pingin latihan yoga buat scoliosis saya, kata orang-orang bisa membantu mengurangi gejala sakit pinggang yang sering saya rasakan. Tapi kan untuk cari tempat yoga yang khusus buat scoliosis aja,aduuuh.. PR banget ngga sih?

Dan ternyata semesta mendukung, ada temen yang biasa latihan yoga di kantor PUPR, ada guru yoga, perempuan yang bersedia mengajar ke kantor-kantor, dan jadwalnya masih bisa untuk ngajar orang kantor saya. Perbulan biayanya 2 juta, dan maksimal peserta itu 12 orang, jadi kita bayar sharing untuk gurunya, jadilah saya ikut latihan yoga di kantor, dan sampai saat ini sudah berjalan satu tahun lho… ngga berasa banget, karena latihannya cuma seminggu sekali, harusnya tuh minimal 3 kali seminggu, biar ototnya lemes dan ngga kaku lagi. Kalau sekarang, begitu selesai yoga, otot pada merengkel semua, sakit karena kaget kali ya? kalau setiap hari, yakin deh ngga akan kejadian otot pada sakit kayak abis lari marathon, hehe.

Walaupun dalam hitungan hari, latihan yoga udah setahunan, tapi gerakannya masih basic banget, belum bisa yang agak susah, masih ngga jauh-jauh dari downdog, child pose, tree pose, plank, cobra, dancer pose, pokoknya gerakan pemula banget lah. Masih jauh untuk bisa berdiri terbalik, hahaha.

Sekarang ini, jadwal yoga di kantor dilakukan pas jam makan siang, jadi orang lain istirahat, kita beryoga ria, makannya setelah yoga, dan biasanya niiih.. kalau udah capek yoga, terus makan terus apaaa?? yaaak anda benarr.. trus ngantuk.. hahahha… jadilah kalau diajak ngomong ama bos agak kurang semangat, biar kata bosnya lagi baik, lagi manis, lagi pake baju cucok… tetep aja mata dan badan saya lemes.

dancer pose dan pose angkat bokong

Niat sih mau nambah jadwal yoga pas weekend gitu, mau nyari tempat latihan deket dari rumah, semoga niatnya terlaksana ya, ada aammin disini? aamiin ya Rabbal alamin.

Alhamdulilah, minggu lalu ada kegiatan fun yoga, yang ngajar temen di Komunitas Emak Blogger tapi dia emang ngajar yoga juga.Pas banget liat postingan si Mira Sahid ini di FB, saya langsung daftar. Lokasinya ngga jauh dari rumah, di Jaka Permai, samping Super Indo supermarket, Kalimalang, ada tempat ngopi baru, namanya saya_kopinuansa, yang punya mbak Aya, temennya mbak Mira Sahid jadi sekalian promosiin tempatnya juga, dan emang bener, kopinya enak, jadi silahkan mampir ya…

abis yoga, trus ngopi di saya_kopinuansa

Gerakan dasar yang bisa dilakukan untuk pemula, sebaiknya tiap hari, diulang 20 kali masing2 gerakan

 

 

Baru sempat nulis sejak abis libur lebaran tahun ini, saya mau cerita sedikit soal pendaftaran masuk SMP anak sulung saya.

Sejak naik kelas 6, saya daftarkan anak saya ikut bimbel di luar sekolah, di Bintang Pelajar dekat rumah, karena memang niat saya, untuk jenjang SMP, saya mau anak saya masuk ke sekolah SMP Negeri yang bagus, bagus dalam artian, NEMnya yang diterima tinggi, dan favorite di daerah Jakarta Timur. Selain bimbel di luar sekolah, ada juga tambahan bimbel di sekolah, setiap hari, ada tambahan jam pelajaran di pagi hari sebelum dimulai kegiatan belajar mengajarnya dan juga ditambah setiap hari Sabtu dari jam 7 pagi sampai jam 12 siang.

Saya pikir, setelah ikut bimbel, tentunya hasil tryout untuk ujian nasional akan mendapatkan nilai yang memuaskan, tapi tryout pertama, nilainya dibawah 6, dan untuk tryout kedua, juga masih kurang maksimal. Akhirnya saya agak ngga pede, jadi untuk cadangan swastanya, saya tanya anaknya mau sekolah di mana, ada beberapa pilihan di dekat rumah saya di Bekasi, diantaranya, SMP Darussalam, SMP Al Azhar Jaka Permai, Al Azhar Kemang Pratama,SMP Putra di Kalimalang, SMP JISC juga di Kalimalang.

Anak saya pilih Al Azhar Kemang Pratama, dan pas hari saya cuti, untuk ambil formulir, sekalian urus berkas di sekolah SDnya, besoknya saya daftarkan ke AL Azhar KP, dengan menggunakan jalur prestasi, karena anaknya pernah ikut tahfiz, hafalan juz 30 dan ada sertifikatnya, Alhamdulilah tanpa test reguler, dia bisa keterima. Setelah pengumuman diterima, harus sudah bayar minimal 16 juta untuk awalnya, sisanya bisa dibayar setelah bulan Juli, karena saya tetap berharap untuk bisa daftar ke SMP Negeri di Jaktim yaitu pilihannya antara 255, 252 atau 109.

Ketika jadwal pendaftaran online untuk masuk SMP, saya taunya kalau untuk jalur lokal artinya pemegang KK DKI yang satu zona, jadi kalau mau SMP yang dituju di daerah Duren sawit, saya ngga bisa ikut jalur lokal, karena KK nya kecamatannya beda, walaupun sama-sama DKI. Jadinya saya tunggu jalur umum yaitu tanggal 2-4 Juli, sambil lihat-lihat siapa tahu nilai NEM anak saya bisa masuk. Di hari pertama, saya lihat sepertinya nilai anak saya 81 masih bisa nembus di SMP pilihan, jadi saya datang ke sekolah SMP 255 untuk penyerahan berkas dan ambil token untuk daftar online. Setelah dicoba input oleh petugasnya, ternyata ngga bisa. Setelah dari situ, saya coba ke SMP lain yaitu 109 di Kodam, ketika diinput, ternyata juga ngga bisa.

KECEWA? tentu saja…

Saya tanya ke petugasnya, kenapa ngga bisa, di website kan jadwal umum masih bisa, dan menurut dia karena SD nya di Bekasi, harus ada pra pendaftaran yaitu tanggal 25 Juni yang lalu dan bisa mendapatkan token juga pada saat itu. Yaaaah… begini nih kalau kurang update info-info, kurang gaul juga sama ibu-ibu sesama yang anaknya masuk SMP. Alhamdulilah sih sudah daftar swasta ya, coba kalau belum ada cadangan.. harus cari sekolah lagi yang sisa-sisa bangku kosong.

Jadi lesson learned ya.. harus banyak nanya-nanya ke teman, datangin ke sekolah penyelenggara ppdb online, jadi ngga ketinggalan berita.

Mulai tanggal 6 Juli yang lalu, anak saya sudah MPLS di sekolah barunya, namanya anak ABG tentunya harus beda lagi nih pola asuhnya, di masa-masa dia yang mulai mencari jati diri, mulai fase melawan/membantah dan juga perubahan hormon.

Saya berharap dia bisa beradaptasi dengan baik dengan teman baru juga guru baru.

Anak pertama dan kedua, tahun ini jadi wakil ketua kelas.. kok bisa kompakan gitu ya nak? hehehe.

Doa kami orang tua selalu menyertai langkah-langkah kalian,.. semoga Allah selalu melindungi.

 

 

 

Dammar: Mah,  selamat ulang tahun ya… Ini aku ksh kado,  sisa uang THR aku dan tabungan aku,  ambil semua aja.

Saya: waah makasih ya dek… kok semuanya?  Berapa ini?  550 rb,  lhoo banyaaak amaat.

D: iya ga papa.

S: mamah sih ga perlu kado.. yg penting doa dari anak2 mamah,  dan anak mamah jd anak yg baik, dan berbakti sama orang tua aja mamah udah seneng banget,  itu kado paling berharga buat mamah ( sambil brebes mili, terharu beneran)

D: ooh ya udah kalo gitu.. Balikin lagi uang aku…

S: laaah kok diminta balik… Ga bisa kalao udh diksh ga boleh diminta lagi.

D: yeee kok mamah galau katanya yg penting doanya tadi.

Dan saya bertahan tetep ga mau balikin uangnya.. Lagian pas ditanya ikhlas apa ngga,  kata dia ikhlas,  hehe.

Angpau lebaran dia kebeli mainan dan sisanya bingung beli apa jadi dikasih ke emaknya aja.. Alhamdulilah… Rejeki ga kemana❤

 

Vanya2V

Mom of Rhapsody

cerita si nina

here and now, i only have words to tell you!

backpackology.me

An Indonesian travelling family, been to 25+ countries as a family. Author of several travelling books and travelogue. Write travel articles for media. Owner of OmahSelo Family Guest House Jogja. Strongly support family travelling with kids/babies.

phdmamaindonesia

stories of womanhood and ideas for Indonesia

pacarkecilku

"Jika kau punya cerita, bagilah dengan kata-kata. Jika kau punya kerinduan, kenanglah dengan pertemuan"

Macangadungan

Sketchbook , Dreams, Beer, and all other stuffs.

RedDoorz

Your Traveling Buddy

falafu.wordpress.com/

Tuhan tidak pernah bimbang, selalu seimbang..

Wiwin Hendriani

Berbagi Karya, Berbagi Cerita

YSalma

Jejak Mata dan Pikiran

Fitri Ariyanti's Blog

Mengolah Rasa, Menebar Makna

Oerleebook's Situs

Kumpulan data-data artikel menarik, inovatip, mendidik. dari berbagai sumber

Nata Riawan | Bali Animator Illustrator Graphic Designer

Desain Grafis bukan sekedar Print Art Paper

tarjiem

Jasa Penerjemah Inggris Indonesia

My Idea My Imagination

About me, about my inspiration, about my imagination